Pantangan Ibu Hamil Trimester 3: Apa Saja Aktivitas yang Harus Dihindari?


Hamil tua atau memasuki trimester ketiga biasanya akan menimbulkan perasaan bahagia yang bercampur dengan kecemasan untuk mempersiapkan kelahiran dan menghadapi berbagai perubahan yang akan terjadi pada tubuh.

(0)
21 Aug 2019|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Pantangan ibu hamil trimester 3 salah satunya adalah minum alkoholpantangan ibu hamil trimester 3 salah satunya adalah mengangkat beban berat
Mengetahui pantangan ibu hamil trimester 3 atau saat hamil tua penting untuk diperhatikan. Pasalnya, di usia kehamilan ini, ada sejumlah aktivitas yang harus dihindari saat hamil tua agar kesehatan ibu dan janin tetap terjaga guna menghindari komplikasi.

Apa saja pantangan ibu hamil trimester 3 saat hamil tua?

Kesehatan dan keselamatan ibu hamil serta janin yang sedang berkembang tentu menjadi perhatian utama selama kehamilan. Apalagi, hamil tua menjadi masa kehamilan yang dikenal riskan untuk ibu dan janin. Untuk itu, sebaiknya Anda mengetahui semua pantangan ibu hamil trimester 3 agar usia hamil tua tetap sehat terjaga. Berikut sejumlah aktivitas yang harus dihindari saat hamil tua agar kesehatan janin dan ibu tetap terjaga: 

1. Minum alkohol

Pantangan ibu hamil trimester 3 yang pertama adalah minum alkohol. Ketika ibu hamil minum alkohol, zat ini akan melewati plasenta dan dapat memengaruhi janin. Minum alkohol secara berlebihan ketika hamil, apalagi saat hamil tua, bisa menyebabkan masalah kesehatan, seperti kelainan fisik, cacat intelektual, kejang, pertumbuhan yang buruk, keterlambatan perkembangan, dan lainnya.

2. Mengonsumsi makanan mentah

Daging, ikan hingga telur mentah tidak baik dikonsumsi oleh ibu hamil karena berpotensi mengandung salmonella dan toksoplasmosis yang menyebabkan cacat lahir. Selain itu, makanan seperti jeroan juga sebaiknya dihindari karena jika berlebihan bisa bersifat racun dan mengganggu tumbuh kembang janin.Baca juga:  Apa Saja Pantangan Makanan Ibu Hamil?

3. Mengonsumsi kafein berlebihan

Seperti halnya alkohol, kafein juga dapat melewati plasenta dan memengaruhi janin. Mengonsumsi kafein berlebih dapat membahayakan janin dan meningkatkan risiko keguguran serta berat lahir rendah. Sebaiknya, ibu hamil tidak mengonsumsi lebih dari 1,5 cangkir kafein per hari.

4. Ibu hamil yang merokok

Pantangan ibu hamil trimester 3 lainnya adalah merokok. Terutama sedang hamil tua, merokok memiliki risiko masalah dengan plasenta, melahirkan bayi dengan berat badan rendah, prematur, cacat lahir, atau mengalami gangguan dalam belajar kelak.

5. Berendam di air panas dan sauna

Berendam di air panas dan sauna berbahaya untuk ibu hamil karena dapat meningkatkan suhu tubuh yang dapat menyebabkan masalah pada bayi, seperti meningkatkan risiko cacat lahir.Baca juga: Cara Mengatasi Sakit Perut Bagian Bawah saat Hamil Tua

6. Mengonsumsi obat-obatan tertentu

pantangan ibu hamil trimester 3 selanjutnya adalah konsumsi obat-obatan tertentu. Ini dilarang karena dapat membahayakan janin. Dokter mungkin akan menyarankan untuk menghindari ibuprofen atau obat anti-inflamasi nonsteroid lainnya.

7. Berbaring telentang

Ibu hamil tidak boleh berbaring telentang karena rahim yang tumbuh dapat menekan pembuluh darah utama hingga menyebabkan tekanan dan nyeri pada panggul. Selain itu, berbaring telentang juga mampu menurunkan denyut jantung dan tekanan darah yang membuat ibu hamil merasa pusing dan sesak.

8. Bepergian jauh

Ibu hamil yang sudah memasuki kehamilan trimester 3 sebaiknya tidak bepergian jauh karena bisa saja terjadi persalinan yang tak terduga. Selain itu, dapat pula menimbulkan masalah lain, seperti komplikasi kehamilan, terpapar virus, atau meningkatkan pembentukan darah beku jika duduk terlalu lama.

9. Melakukan aktivitas yang berat

Ketika sedang hamil tua, akan lebih baik jika ibu hamil tidak melakukan aktivitas yang berat karena dapat membahayakan diri sendri dan janin. Selain itu, pantangan ibu hamil trimester 3 lainnya yang perlu diperhatikan adalah tidak boleh banyak melakukan olahraga. Bukan hanya terlalu sering berolahraga, ibu hamil tua juga dilarang untuk mengangkat beban berat.Pasalnya, saat hamil, pusat gravitasi Anda akan bergeser dan otot-otot tubuh akan mengalami ketegangan. Berolahraga terlalu berat dan sering akan mengganggu kehamilan karena membuat tubuh bekerja lebih ekstra.Baca juga: Macam-macam Olahraga Ibu Hamil yang Paling Direkomendasikan

10. Duduk dalam ruang yang sempit

Pantangan ibu hamil trimester 3 yang perlu diperhatikan adalah dilarang duduk di ruang yang sempit seperti berhadapan dengan meja dan duduk terlalu maju saat berada dalam mobil.

11. Terpapar produk kimia

Hindari terlalu banyak melakukan kontak dekat dengan berbagai produk berbahan kimia berbahaya. Pasalnya, bukan hanya bisa terpapar lewat kulit, bahan kimia tersebut juga bisa terhirup dan mengancam perkembangan janin dalam kandungan.

12. Makan terlalu banyak

Di trimester 3 saat hamil tua, usahakan untuk tidak terlalu banyak makan hingga mengalami lonjakan berat badan tinggi. Pasalnya, berat badan berlebih pada ibu hamil tua bisa mengganggu proses kehamilan dan meningkatkan terjadinya risiko diabetes.Saat hamil tua, perut Anda akan semakin membesar sehingga membutuhkan space lebih ketika duduk. Berbagai pantangan tersebut harus dipatuhi oleh ibu hamil. Hal itu bertujuan agar ibu hamil dan janin dapat terus sehat hingga janin berhasil dilahirkan. Ada baiknya menghindari duduk di ruang yang terlalu sempit untuk mencegah terjadinya cedera.

Bolehkah berhubungan intim saat hamil tua?

Memasuki trimester ketiga saat hamil tua, perut yang besar dapat membuat hubungan seks menjadi lebih sulit. Selain itu, dikutip dari Mayo Clinic, hasrat untuk melakukan hubungan seks juga mungkin berkurang. Namun, melakukan hubungan seks saat hamil tua sah-sah saja.Janin yang sedang berkembang dalam kandungan dilindungi oleh cairan ketuban di dalam rahim dan otot-otot kuat rahim. Oleh sebab itu, berhubungan seks tidak akan memengaruhi janin, asalkan tidak terdapat masalah dalam kehamilan dan tidak dilarang oleh dokter.Dokter akan menyarankan ibu hamil untuk tidak melakukan hubungan seks jika:Berbicara mengenai posisi berhubungan seks yang baik saat hamil tua, tentu pilihlah posisi yang tidak menimbulkan tekanan pada perut. Berikut posisi berhubungan seks yang nyaman ketika hamil tua:
  • Penetrasi dari belakang. Pada posisi ini, ibu hamil akan menungging dan pasangannya akan melakukan penetrasi dari belakang dengan posisi setengah berdiri.
  • Wanita di atas. Pada posisi ini, ibu hamil akan duduk di atas pasangannya yang tidur terlentang untuk melakukan penetrasi.
  • Posisi spooning. Pada posisi ini, ibu hamil bersama pasangan akan tidur dengan posisi miring. Suami akan memeluk ibu dari belakang untuk melakukan penetrasi.
  • Penetrasi dari samping ke samping. Pada posisi ini, ibu hamil dan suami akan tidur menyamping dan berhadapan. Ketika kaki ibu berada di atas pinggulnya, maka suami akan melakukan penetrasi dari depan.
Baca juga: Tetap Aman dan Nyaman, Ini Gaya Bercinta Saat Hamil Tua

Bolehkah makan nanas saat hamil tua?

Mengonsumsi nanas saat hamil diperbolehkan. Nanas memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk ibu hamil seperti vitamin C, vitamin A, magnesium, zat besi, natrium, fosfor hingga kalsium dan enzim bromelain. Nanas juga kaya akan air sehingga dapat mencegah dehidrasi pada ibu hamil.Enzim bromelain dikenal dapat meningkatkan kontraksi alami pada ibu hamil. Usahakan mengonsumsi nanas yang masih segar, bukan dijus ataupun dalam bentuk makanan kaleng.Selain itu, disarankan untuk makan inti dari buah nanas, karena di sanalah mengandung banyak enzim bromelain. Namun, tetap konsumsi buah nanas sewajarnya atau jangan terlalu banyak karena bisa mengganggu pencernaan.

Bagaimana posisi tidur yang baik saat hamil tua?

Pada umumnya, wanita yang hamil tua tidak dianjurkan untuk tidur telentang. Ketika tidur telentang, rahim yang berat dapat mengurangi aliran darah ke rahim dan janin. Selain itu, tidur telentang saat hamil tua bisa menyebabkan sakit punggung, masalah pernapasan, masalah pencernaan, tekanan darah rendah, wasir, serta mengurangi sirkulasi jantung dan janin.Sementara itu, penelitian menunjukkan bahwa posisi tidur terbaik selama kehamilan adalah miring ke kiri. Tidur miring ke kiri dapat membantu ibu hamil bernapas lebih baik, mengurangi tekanan pada rahim, serta akan membantu memompa lebih banyak nutrisi dan darah ke plasenta dan janin .Perubahan posisi yang tidak disadari ketika tidur mungkin terjadi. Namun, ketika ibu hamil sadar telah berubah posisi, sebaiknya segera kembali ke posisi tidur miring ke kiri. Posisi tersebut akan membuat ibu hamil merasa nyaman dan lebih nyenyak saat tidur.

Apa yang terjadi saat hamil tua?

Ketika memasuki hamil tua, terjadi banyak perubahan pada tubuh ibu. Perubahan ini mungkin dapat membuat ibu hamil merasa tidak nyaman. Namun, jangan khawatir karena perubahan ini umum terjadi.Sebagian besar ibu hamil tua akan mengalami gejala kehamilan seperti di antaranya: 

1. Sakit punggung

Hormon kehamilan mengendurkan jaringan ikat yang menahan tulang. Hal ini dapat menyebabkan sakit punggung dan tidak nyaman. Namun, jika sakit punggung juga disertai gejala lain, sebaiknya segera konsultasikan pada dokter.

2. Baxton Hicks

Kontraksi Braxton Hicks. Anda mungkin akan mulai merasakan kontraksi ringan biasanya terjadi pada sore atau malam hari. Kontraksi akan menjadi lebih sering dan lebih kuat ketika waktu untuk melahirkan semakin dekat.

3. Kelelahan dan sesak napas

Mudah lelah umumnya terjadi saat masa hamil tua. Terkadang, kondisi ini bisa menyebabkan sesak napas saat Anda melakukan suatu aktivitas. Meningkatnya kadar hormon progesteron di dalam tubuh juga bisa menjadi salah satu penyebab munculnya sesak napas.

4. Heartburn

Hormon kehamilan dapat menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan hingga timbul sensasi terbakar di dada. Tak perlu khawatir ketika mengalami heartburn, kondisi ini bukan pertanda adanya gangguan jantung.Penyebab heartburn bisa terjadi adalah karena naiknya makanan yang sudah berada di dalam lambung ke arah kerongkongan atau dikenal juga dengan istilah asam lambung naik akibat pembesaran rahim.

5. Lebih sering buang air kecil

Ketika janin bergerak lebih dalam ke panggul, ibu hamil akan merasakan tekanan pada kandung kemih sehingga menjadi lebih sering buang air kecil. Apalagi jika ibu sedang tertawa, batuk, atau bersin.Kondisi sering buang air kecil ini umumnya disebabkan oleh pertumbuhan janin yang mulai turun ke panggul sebagai persiapan untuk memasuki kelahiran dan memberikan tekanan pada kandung kemih.

6. Sulit untuk bisa tidur dengan nyaman

Dr. Murphy dari Northwestern Medicine, merekomendasikan ibu yang sedang hamil tua agar mengurangi asupan cairan sebelum tidur untuk mengurangi frekuensi ke kamar mandi dimalam hari.Saat akan tidur, tempatkan posisi yang nyaman dengan meletakkan bantal secara strategis, khususnya di antara lutut atau punggung belakang. Untuk memastikan perubahan yang terjadi saat hamil tua bukanlah sesuatu yang membahayakan, sebaiknya Anda berkonsultasi pada dokter. Selain adanya perubahan, terdapat beberapa hal yang harus Anda hindari saat hamil tua.Jika Anda ingin bertanya seputar pantangan hamil tua di trimester terakhir ini, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
menjaga kehamilanmasalah kehamilan
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/sleep-positions#takeaway
Diakses pada 19 Agustus 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/dos-and-donts#no-hot-tub-or-sauna
Diakses pada 19 Agustus 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/third-trimester-concerns-tips#sleeping-positions
Diakses pada 19 Agustus 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/pregnant-sex#sex-positions
Diakses pada 19 Agustus 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/pregnancy/art-20046767
Diakses pada 19 Agustus 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/sex-during-pregnancy/art-20045318
Diakses pada 19 Agustus 2019
Medical news Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322873.php
Diakses pada 19 Agustus 2019
WebMD. https://www.webmd.com/baby/features/sex-during-pregnancy-is-it-safe#1
Diakses pada 19 Agustus 2019
Northwestern Medicine. https://www.nm.org/healthbeat/healthy-tips/staying-comfortable-in-the-third-trimester
Diakses 5 Juni 2020
Healthy Women. https://www.healthywomen.org/content/article/tips-your-third-trimesterDiakses 5 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait