Penjelasan Medis di Balik Cara Memperbesar Penis Secara Alami

Cara memperbesar penis secara alami umumnya tidak efektif dan signifikan
Ilustrasi pengukuran penis

Memperbesar penis dapat dilakukan lewat operasi yang dilakukan oleh dokter ahli, namun prosedur tersebut tidak jarang menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, banyak pria lebih memilih cara memperbesar penis secara alami karena dinilai lebih minim risiko.

Ukuran penis memang merupakan hal sensitif bagi pria. Tidak sedikit pria yang kurang percaya diri karena merasa memiliki ukuran penis kecil sehingga menempuh berbagai cara untuk memperbesar alat vitalnya, misalnya melakukan gerakan olahraga tertentu, menggunakan alat penarik penis, hingga bahan-bahan alami.

Padahal menurut banyak dokter urologi, ukuran alat vital mereka itu sebetulnya tidak ada masalah secara fisik. Sehingga melakukan berbagai cara untuk memperbesar penis sebetulnya tidak diperlukan karena justru berisiko memperparah fungsinya. Selain itu, perlu diketahui bahwa pria dewasa memiliki rata-rata panjang ukuran penis normal sekitar 5-10 cm saat lemas dan 12-19 cm saat ereksi.

Fakta di balik cara memperbesar penis secara alami

Berseluncurlah di dunia maya, maka Anda akan banyak menemukan berbagai cara memperbesar penis secara alami. Meski demikian, Yayasan Urologi Amerika (UCF) menegaskan tidak ada satupun dari metode ini yang efektif membesarkan atau memanjangkan penis Anda.

Berikut penjelasan medis seputar beberapa cara memperbesar penis secara alami yang patut Anda ketahui.

  • Memperbesar penis dengan alat khusus

Alat khusus yang dipercaya dapat memperbesar penis disebut penile extenders. Alat ini diklaim dapat memperpanjang alat vital Anda dengan cara menarik jaringan penis sedikit demi sedikit hingga mencapai ukuran yang Anda inginkan.

Meski banyak orang mengklaim cara ini berhasil, penelitian ilmiah yang dilakukan pada tahun 2010 ini berkesimpulan bahwa cara tersebut tidak mampu memperpanjang penis secara signifikan. Efek samping penggunaan alat ini pun belum diketahui sehingga para peneliti tidak merekomendasikan cara memperbesar penis secara alami ini.

  • Menggunakan daun tiga jari

Di Indonesia, salah satu cara memperbesar penis secara alami yang terkenal adalah menggunakan daun tiga jari alias bungkus Papua. Dalam kajian kesehatan yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan, daun dari tanah Papua ini memang secara fisik dapat membuat penggunanya mengalami pembesaran penis setelah beberapa kali pemakaian.

Meski demikian, dokter setempat menyatakan pertambahan ukuran penis itu adalah bentuk edema, yakni pembengkakan karena adanya cairan yang tersumbat di bagian tubuh tertentu. Dengan kata lain, ukuran penis Anda akan membesar, namun fungsi ototnya akan sama atau bahkan berkurang karena pembengkakan tersebut.

  • Alat vakum

Berbeda dengan penile extender, alat vakum penis ini digunakan untuk memompa darah ke area penis sehingga mengakibatkan penis membesar untuk sementara. Penggunaan alat ini lebih digunakan untuk mengatasi impotensi, namun tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan vakum penis efektif memperbesar ukuran alat vital.

  • Pil dan losion

Pil dan losion pemberbesar penis diklaim memiliki kandungan vitamin, mineral, hormon, dan ramuan herbal yang dapat menambah ukuran alat vital. Lagi-lagi, cara memperbesar penis secara alami ini juga belum memiliki bukti medis yang memadai.

Adakah cara yang efektif untuk memperbesar penis?

Hanya ada satu cara yang hingga kini terbukti dapat memperbesar penis, yakni dengan jalan operasi. berdasarkan hasil studi terhadap 400 pria yang menjalani operasi ini, 81 persen di antaranya mengaku “puas” atau “sangat puas” terhadap hasil akhir dari operasi pembesaran penis.

Operasi ini sendiri terdiri dari dua jenis, yakni:

  • Operasi pembesaran penis

Operasi ini bertujuan menambah diameter penis sekitar 1-4 cm. Prosedur ini melibatkan pengambilan jaringan lemak dari bagian tubuh Anda yang lain, kemudian dipindahkan ke bagian penis. Meski demikian, bukan tidak mungkin ukuran penis Anda akan kembali seperti semula seiring dengan berjalannya waktu. Pasalnya, ada kemungkinan lemak tersebut kembali diserap oleh tubuh dan diedarkan ke bagian tubuh lainnya.

  • Operasi pemanjangan penis

Operasi ini bertujuan menambah panjang penis sekitar 2 cm. Prosedur ini dilakukan dengan mengencangkan kulit penis yang kendur. Meski demikian, cara ini tidak akan menambah panjang penis saat ereksi.

Dari penjelasan di atas dapat diketahui bahwa pembesaran penis memiliki risiko dan tingkat keberhasilan masing-masing. Sebelum Anda melakukan cara memperbesar penis secara alami maupun operasi, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

NHS. https://www.nhs.uk/live-well/sexual-health/penis-enlargement/
Diakses pada 17 Maret 2020

Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/penile-enlargement-3300133
Diakses pada 17 Maret 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323688
Diakses pada 17 Maret 2020

Pranata, Setia, dkk. 2014. Di Balik Rahasia “Bungkus” Daun Tiga Jari. Jakarta: Balitbangkes.
Diakses pada 17 Maret 2020

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/edema/symptoms-causes/syc-20366493
Diakses pada 17 Maret 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/mens-health/penis-enlargement-surgery-cost
Diakses pada 17 Maret 2020

Artikel Terkait