Penumpukan lemak terutama di bagian perut bawah akan membuat penis tampak mengecil
Saat seorang pria menua, ia kemungkinan mengalami penyusutan ukuran penis

Adakah yang lebih horor selain kondisi penis mengecil? Bagi para pria, bisa jadi ini bukan masalah sepele. Berbeda dengan mikropenis atau ukuran penis kecil, penis mengecil atau atrofi penis terjadi karena faktor-faktor tertentu. 

Ukuran penis seorang pria dapat mengecil meskipun tidak signifikan. Biasanya, menyusutnya penis hanya beberapa inci saja dan kurang dari 1 cm. 

Pada beberapa kasus, menyusutnya penis bisa terjadi permanen. Namun tidak menutup kemungkinan juga kondisi ini dapat diatasi dengan mengubah gaya hidup.

Penyebab penis mengecil

Ukuran penis setiap pria tentu bervariasi. Jika selama ini ukuran penis kerap dikaitkan dengan ras atau etnis, rupanya tidak selamanya benar. Tapi satu yang pasti: seorang pria yang menua tentu akan mengalami penyusutan ukuran penis dan testis.

Penyebab penis mengecil di antaranya adalah:

1. Penuaan 

Ketika seseorang menua, ukuran penis dan testis bisa menyusut. Salah satu faktor pemicunya adalah penumpukan lemak di arteri yang menyebabkan aliran darah ke penis tidak selancar dulu.

Dari waktu ke waktu, jaringan erektil di sekitar penis juga bisa mengalami gesekan akibat aktivitas olahraga atau hubungan seksual. Alhasil, terbentuk jaringan parut di sekitar penis. Hal ini dapat menyebabkan penis mengecil bahkan membatasi kemampuan ereksi.

2. Obesitas

Kelebihan berat badan atau obesitas terutama di perut bagian bawah juga dapat membuat penis tampak lebih pendek. Tumpukan lemak bisa menutupi bagian atas penis.

Itulah mengapa bagi orang yang mengalami obesitas, penis mereka bisa terlihat lebih kecil. Bahkan pada kasus obesitas ekstrem, tumpukan lemak dapat menutupi penis.

3. Operasi prostat

Setidaknya 70% pria akan mengalami penyusutan ukuran penis setelah menjalani prosedur pengangkatan kelenjar prostat yang terkena kanker. Prosedur ini disebut dengan radical prostatectomy.

Hingga kini, para peneliti masih terus mencari tahu apa penyebab penis tampak lebih kecil setelah prosedur prostactectomy. Salah satu dugaan terbesar adalah penis mengecil karena ada kontraksi otot di lipatan paha sehingga penis seakan “tertarik” ke arah tubuh.

Tak hanya itu, kesulitan mengalami ereksi setelah operasi prostat juga membuat jaringan erektil sekitar penis membutuhkan asupan oksigen. Kondisi ini menyebabkan sel otot di sekitar penis semakin menyusut.

4. Penyakit Peyronie

Penderita penyakit Peyronie bisa saja memiliki bentuk penis yang melengkung sedemikian rupa sehingga penetrasi menjadi terasa nyeri atau bahkan mustahil. Bahkan, Peyronie juga dapat mengurangi panjang penis.

5. Konsumsi obat

Beberapa jenis pengobatan juga bisa menyebabkan penis mengecil. Biasanya, obat-obat yang bisa memicu atrofi penis adalah antidepresan, obat hiperaktif, atau obat untuk mengatasi pembesaran prostat.

6. Merokok 

Substansi kimia yang ada di rokok juga dapat menyebabkan cedera pada pembuluh darah di penis. Akibatnya, darah tidak dapat mengalir ke penis dengan lancar untuk ereksi. 

Bisakah penis mengecil diatasi?

Pada beberapa kasus, penis mengecil memang terjadi secara permanen. Namun tidak menutup kemungkinan kondisi ini bisa diatasi dengan mengubah gaya hidup. Beberapa cara mengatasinya di antaranya:

  • Aktif berolahraga 
  • Mengonsumsi makanan yang bernutrisi
  • Tidak merokok
  • Menghindari konsumsi alkohol berlebihan

Jelas ada hubungan erat antara gaya hidup sehat dengan fungsi penis yang optimal. Ereksi bisa terjadi ketika ada aliran darah kaya oksigen ke penis. Hal ini tentu mencegah penis mengecil.

Langkah di atas bisa dilakukan apabila penis mengecil karena faktor usia. Namun bagi yang mengalami atrofi penis setelah menjalani operasi prostat, sebaiknya bersabar selama 6-12 bulan. Biasanya, penis akan kembali ke ukuran normal setelah periode tersebut.

Artinya, bagi pria yang mengalami penis mengecil karena gaya hidup, maka cara paling cepat untuk mengembalikan ukuran penis seperti semula adalah dengan berhenti merokok dan mengurangi berat badan. 

Jarang sekali kasus atrofi penis sampai memerlukan pengobatan tertentu. Cara yang ampuh untuk mengembalikan ukuran penis adalah dengan menjalani hidup yang lebih sehat. Tak hanya baik untuk organ reproduksi, tapi juga untuk kesehatan Anda, bukan?

Healthline. https://www.healthline.com/health/mens-health/penis-shrinkage#outlook
Diakses 29 Oktober 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320883.php#when-to-see-a-doctor
Diakses 29 Oktober 2019

The Sun. https://www.thesun.co.uk/news/5557057/penis-shrink-size-length/
Diakses 29 Oktober 2019

WebMD. https://www.webmd.com/men/penis-changes-age#1
Diakses 29 Oktober 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed