logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Sex & Relationship

Pengobatan Gonore Menggunakan Antibiotik, Masihkah Ampuh?

open-summary

Pengobatan gonore utamanya adalah pemberian antibiotik pada penderita yang terjangkit. Antibiotik untuk gonore terdiri dari dua jenis yaitu ceftriaxone, azithromycin atau doxycycline.


close-summary

19 Jun 2019

| Azelia Trifiana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Pengobatan gonore yang utama adalah pemberian antibiotik

Efektivitas antibiotik sebagai pengobatan gonore mulai menurun

Table of Content

  • Bagaimana pengobatan gonore dilakukan?
  • Perlukah antibiotik dalam pengobatan gonore?
  • Benarkah gonore kian sulit diobati?

Masih ingat dengan bagaimana masifnya penyakit kencing nanah atau gonore yang bisa menyerang 78 juta orang setiap tahunnya? Dengan angka yang fantastis itu, artinya pengobatan gonore juga tidak boleh main-main.

Advertisement

Gonore adalah penyakit menular seksual yang cukup umum dan biasanya terjadi pada orang yang masih aktif berhubungan seksual. Mengingat gejala gonore cukup mengganggu, pengobatan gonore harus dilakukan sesegera mungkin.

Baca Juga

  • Kenali 5 Penyakit Menular Seksual pada Pria dan Gejalanya
  • Penyakit Gonore Disebabkan oleh Bakteri yang Menular secara Seksual
  • Ini Cara Penularan Hepatitis A, Pernah Terbayang Sebelumnya?

Bagaimana pengobatan gonore dilakukan?

Untuk mengetahui apakah seseorang terinfeksi bakteri gonore di tubuhnya, dokter akan melakukan analisis berdasarkan sampel selnya. Sampel ini bisa diperoleh lewat tes urine dan swab di area yang terdampak seperti tenggorokan, uretra, atau vagina.

Di beberapa negara, ada juga pilihan untuk melakukan swab test di rumah dan mengirimkan sampel ke laboratorium. Hasilnya pun bisa dikirimkan lewat surat elektronik atau telepon.

Pengobatan gonore utamanya adalah pemberian antibiotik pada penderita yang terjangkit. Jangka waktu pengobatan dapat berbeda tergantung dengan tingkat keparahan masing-masing penderita. Bagi penderita dengan gonore yang parah dan sudah menyebar ke organ tubuh lain, pengobatan akan berlangsung lebih lama.

Perlukah antibiotik dalam pengobatan gonore?

Penyakit gonore disebabkan karena bakteri Neisseria gonorrhoeae. Apabila bakteri yang ada dalam tubuh masih sensitif terhadap antibiotik, antibiotik bisa digunakan sebagai langkah medikasi.

Bagi orang yang menderita gonore akibat infeksi menular seksual, dokter akan meresepkan dua jenis antibiotik:

  • Ceftriaxone
  • Azithromycin atau Doxycycline

Dosis pengobatannya bergantung pada seberapa parah infeksi gonore yang diderita. Apabila pasien alergi terhadap Ceftriaxone, maka pengobatan lain yang bisa dicoba adalah:

Centers for Disease Control and Prevention atau CDC merekomendasikan dual therapy dengan menggunakan dua jenis obat, yaitu:

  • Intramuscular ceftriaxone (250 mg)
  • Oral azithromycin (1 gr)

Bagi penderitanya, sangat penting untuk disiplin mengonsumsi obat yang diresepkan oleh dokter. Selain itu, jaga kerahasiaan pengobatan Anda. Bagi dua orang yang sama-sama menderita gonore, belum tentu akan mendapatkan resep obat yang sama.

Pengobatan memang bisa menghentikan infeksi dalam tubuh. Meski demikian, luka atau kondisi yang sudah terjadi akibat bakteri ini tidak bisa dikembalikan seperti sedia kala.

Benarkah gonore kian sulit diobati?

WHO pernah merilis bahwa gonore menjadi salah satu penyakit yang kian sulit diobati. Bahkan, bakteri Neisseria gonorrhoeae bisa menjadi kebal terhadap antibiotik!

Gejala resistensi ini ditemukan di Jepang, Spanyol, dan Prancis. Bukan tidak mungkin kekebalan bakteri penyebab gonore ini bisa meluas ke penjuru dunia.

Kasus resistensi pertama terjadi pada November 2017 lalu di Quebec, Kanada. Pemberian antibiotik ceftriaxone lewat suntik tidak efektif mengobati gonore. Fakta ini jelas menjadi pertanyaan besar bagi para ahli, apakah pengobatan gonore semakin sulit?

WHO bekerja sama dengan The Global Antibiotic Research and Development Partnership terus menginvestigasi bakteri-bakteri ‘bandel’ ini. Target akhirnya tentu saja menemukan pengobatan baru yang ampuh mengalahkan bakteri penyebab gonore. Bahkan dipercaya ada obat alami gonore, namun keefektifannya belum bisa dibuktikan.

Selama pengobatan yang benar-benar mutakhir belum ditemukan, alangkah bijaknya melakukan hubungan seksual aman dengan menggunakan kondom dan tidak gonta-ganti pasangan.

Advertisement

penyakit menular seksualgonorrheakencing nanah

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved