Dari Batu Ginjal Kecil Hingga Pengobatan Alami, Inilah Pilihan Pengobatan Batu Ginjal

Pengobatan batu ginjal bergantung pada ukuran dan jenis batu yang terbentuk
Pengobatan batu ginjal kecil umumnya tidak memerlukan tindakan invasif.

Batu ginjal merupakan endapan dari kalsium, asam urat, atau zat lainnya di dalam kandung kemih. Pengobatan batu ginjal bergantung pada tingkat keparahannya. Apabila batu ginjal yang ditemukan sudah membesar, tindakan operasi perlu dilakukan.

Pengobatan Batu Ginjal Berukuran Kecil

Sebaliknya, pengobatan batu ginjal berukuran kecil umumnya tidak memerlukan tindakan invasif. Batu ginjal berukuran kecil dapat diobati dengan cara-cara berikut:

  • Minum banyak air. Seseorang yang mengalami batu ginjal dianjurkan meminum setidaknya 2 liter air dalam sehari. Apabila pasien tidak dapat minum, dianjurkan untuk diberikan terapi cairan lewat infus.

  • Obat pereda nyeri. Perjalanan batu keluar melalui saluran kemih dapat menyebabkan rasa tidak nyaman. Untuk meredakan nyeri yang dialami, Anda dapat meminum obat pereda nyeri, seperti parasetamol atau ibuprofen.

  • Obat antispasmodik. Obat golongan alpha blocker atau calcium channel blocker dapat digunakan untuk memfasilitasi pengeluaran batu lebih cepat dengan relaksasi dari otot ureter.

Selain obat pereda nyeri dan antispasmodik, dokter dapat memberikan jenis obat yang berbeda berdasarkan jenis batu yang terbentuk. Pada batu kalsium, dapat diberikan obat golongan diureitk tiazid untuk mencegah pembentukan batu jenis ini. Apabila terbentuk batu asam urat, Anda dapat diberikan obat allopurineol untuk menurunkan kadar asam urat di darah dan urine. Obat untuk membuat urine alkali juga bisa disertakan. Kedua obat ini dapat membantu melarutkan batu asam urat.

Pengobatan Batu Ginjal Secara Alami

Selain obat yang diberikan dokter, terdapat pengobatan batu ginjal alami yang dapat Anda coba untuk mengatasi penyakit batu ginjal, seperti:

1. Konsumsi Air Putih

Konsumsi air putih merupakan cara terbaik untuk mencegah sekaligus mengobati batu ginjal. Jumlah yang direkomendasikan adalah sebanyak minimal 8 gelas dalam sehari atau 2,5 liter. Konsumsi air putih 12 gelas sehari dapat memperlancar batu keluar atau memperlambat pembesaran dari endapan batu di ginjal.

2. Jus Lemon

Lemon mengandung sitrat yang dapat membantu memecah depost kalsium dan mencegah pembentukan batu ginjal. Sebaiknya membuat jus lemon sendiri. Perhatikanlah label jus lemon yang Anda beli. Berbagai produk yang dijual di pasaran hanya mengandung sedikit kandungan lemon asli dan memiliki kadar pemanis yang tinggi. Produk tersebut malah meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal dan memperparah kondisi batu yang terbentuk.

3. Jus Seledri

Seledri kaya atas kandungan antioksidan dan kandungan yang dapat meningkatkan produksi urine, Jus seledri ini dapat diminum setiap hari. Selain itu, penambahan seledri dalam makanan juga dapat membantu menurunkan risiko terbentuknya batu ginjal.

4. Kacang Merah

Kacang merah merupakan makanan yang kaya akan magnesium, sebuah zat yang diketahui dapat membantu mengurangi batu ginjal dan gejala yang dialami. Untuk dapat memperoleh manfaat dari kacang merah, Anda dapat merebusnya selama 5 sampai 6 jam, kemudian disaring, dan didinginkan.

5. Cuka Apel

Kandungan asam sitrat dalam cuka apel dapat membantu melarutkan deposit kalsium. Anda dapat mencampurkan dua sendok makan cuka apel murni dengan 250 ml air. Hal ini dapat mengurangi gejala batu ginjal dan mencegah terjadinya perburukan. Campuran ini dapat diminum beberapa kali dalam sehari. Waktu yang paling efektif untuk meminumnya adalah sebelum makan.

6. Jus Delima

Seperti seledri, delima juga memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Selain itu, kandungan di dalamnya dapat membantu mengurangi keasaman dalam urine sehingga mempersulit pembentukan batu.

Sebelum Anda mengonsumsi berbagai jenis herbal, sebaiknya konsultasikan hal ini kepada dokter. Ketika penanganan batu ginjal gagal dengan obat, dokter Anda akan mempertimbangkan pendekatan invasif, yaitu operasi batu ginjal.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/kidney-stones/diagnosis-treatment/drc-20355759
Diakses pada April 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/319418.php
Diakses pada April 2019

Frassetto L, Kohlstadt I. Treatment and Prevention of Kidney Stones: An Update. AFP. 2011 Dec 1;84(11):1234–42.

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed