Tidak Hanya Antibiotik, Kenali Jenis Pengobatan Radang Tenggorokan Lainnya!

Penyebab radang tenggorokan bisa berasal dari banyak hal, namun tidak semuanya memerlukan antibiotik radang tenggorokan.
Antibiotik dapat digunakan untuk mengobati radang tenggorokan

Ketika tenggorokan terasa gatal atau kesulitan menelan, biasanya kita ingin segera mengobatinya atau meredakan gejalanya. Radang tenggorokan yang biasa disebabkan oleh bakteri, atau juga dikenal sebagai radang tenggorokan strep, merupakan salah satu gejala radang tenggorokan yang dapat diobati. Anak-anak cenderung lebih sering mengalami penyakit ini, namun demikian orang dewasa pun juga bisa terinfeksi.

Jika radang tenggorokan disebabkan oleh bakteri Streptococcus, dokter biasanya menyarankan untuk menjalani tes laboratorium terlebih dahulu sebelum memberikan pengobatan antibiotik radang tenggorokan.

Pada beberapa kasus, radang tenggorokan biasa dapat diobati dengan pengobatan ringan, seperti dengan bahan-bahan yang bisa ditemukan di rumah. Namun, jika terjadi demam lebih dari 38 derajat celcius dan berlangsung lebih dari dua hari, mengalami kesulitan untuk beristirahat karena nyeri, serta ada pembengkakan di area tenggorokan, maka bisa saja kondisi ini disebabkan karena infeksi bakteri.

Penyebab Radang Tenggorokan

Berikut beberapa penyebab radang tenggorokan yang umumnya terjadi:

1. Bakteri

Radang tenggorokan biasanya disebabkan oleh infeksi yang diakibatkan oleh bakteri atau virus. Ada sekitar 20-300 kelompok virus yang menyebabkan pilek dan juga radang tenggorokan. 90 persen radang tenggorokan disebabkan oleh virus tersebut, sedangkan 10 persen sisanya disebabkan oleh infeksi bakteri Streptococcus. Kondis ini disebut sebagai radang tenggorokan strep. Jika radang tenggorokan disebabkan oleh bakteri tersebut, biasanya dokter akan meresepkan antibiotik radang tenggorokan.

2. Faktor Eksternal

Faktor-faktor eksternal, seperti kelembapan yang rendah, asap rokok, polusi udara, dan alergi dapat memicu radang tenggorokan karena faktor-faktor tersebut memungkinkan masuknya bakteri-bakteri yang merugikan bagi tubuh.

3. Virus

Jika radang tenggorokan disebabkan oleh virus, biasanya gejala ini akan hilang selama kurun waktu 7-10 hari. Gejalanya berupa kesulitan menelan dan demam lebih dari 38 derajat Celcius. Gejala-gejala yang muncul juga akan lebih parah di malam hari.

[[artikel-terkait]]

Pengobatan radang tenggorokan

Radang tenggorokan dapat diobati melalui beberapa cara, seperti dengan antibiotik, pereda nyeri, hingga cara alami. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

1. Antibiotik Radang Tenggorokan

Pengobatan untuk radang tenggorokan sebaiknya dilihat dari faktor penyebabnya. Jika disebabkan oleh virus, pemberian antibiotik radang tenggorokan tidak disarankan karena jenis obat ini tidak mampu membunuh virus. Penggunaan antibiotik secara sembarangan juga dapat menyebabkan bakteri tersebut resisten terhadap antibiotik. Tanpa antibiotik, 85 persen pasien akan sembuh dalam kurun waktu 1 minggu apabila penyakitnya disebabkan karena virus.

Antibiotik radang tenggorokan akan diberikan oleh dokter jika penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri. Antibiotik yang biasa diberikan adalah jenis penicillin. Jika pasien memiliki alergi terhadap jenis antibiotik penicillin, maka akan diberikan antibiotik jenis eritromisin.

2. Obat pereda nyeri

Penggunaan ibuprofen atau paracetamol bisa membantu untuk meredakan nyeri pada tenggorokan yang disertai dengan demam. Khusus untuk anak-anak, lebih baik gunakan paracetamol.

3. Cara-cara alami

Berikut adalah beberapa cara alami yang dipercaya mampu meredakan radang tenggorokan:

  • Minum banyak air putih atau minuman hangat dan hindari minuman yang terlalu panas
  • Makan makanan yang lunak
  • Hindari merokok dan tempat berasap
  • Berkumur dengan cairan kumur atau dengan garam
  • Mengonsumsi permen pelega tenggorokan seperti lozenges

Jika gejala belum membaik, segera temui dokter untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat jika. Anda juga perlu segera ke dokter apabila muncul kondisi-kondisi berikut:

  • Gejala radang tenggorokan semakin parah
  • Memiliki gejala yang tidak membaik setelah satu minggu lebih
  • Sering mengalami radang tenggorokan yang parah
  • Sistem kekebalan tubuh yang sedang lemah, misalnya baru saja kemoterapi, memiliki HIV, atau mengonsumsi obat-obatan yang menekan kekebalan tubuh.

WebMd. https://www.webmd.com/oral-health/understanding-strep-throat-treatment#1
Diakses pada April 2019

Osteopathic. https://osteopathic.org/what-is-osteopathic-medicine/sore-throat/
Diakses pada April 2019

PharmacyTimes. https://www.pharmacytimes.com/publications/issue/2014/november2014/treating-sore-throat
Diakses pada April 2019

NHS. https://www.nhsinform.scot/illnesses-and-conditions/ears-nose-and-throat/sore-throat
Diakses pada April 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed