Pengobatan Alternatif, Benar-Benar Aman Atau Sekadar Viral?

Pengobatan alternatif dengan menggunakan herbal sering menjadi pilihan orang-orang dalam mendapatkan kesembuhan
Obat-obatan herbal biasanya banyak digunakan oleh orang yang mencari alternatif kesembuhan

Tak hanya sekali dua kali Indonesia dibuat gempar dengan pengobatan alternatif yang peminatnya sampai rela mengantre berhari-hari. Meski demikian, perlu diingat bahwa pengobatan alternatif bukan pengganti pengobatan medis. Belum lagi jika pengobatan alternatif masih belum teruji secara ilmiah.

Tentu setiap individu ingin tahu seberapa aman praktik atau produk kesehatan tertentu sebelum menggunakannya. Tentu parameter “aman” ini hanya bisa disematkan setelah ada uji ilmiah tertentu.

Kerap kali, pengobatan alternatif yang viral tidak jelas asal-usulnya dari mana. Orang banyak mendengar dari mulut ke mulut, dari testimoni orang lain, dan budaya masyarakat Indonesia seringkali percaya dan meletakkan urusan keamanan di nomor sekian.

Pengobatan alternatif, aman atau tidak?

Untuk menarik batasan yang tegas antara pengobatan alternatif aman dan tidak, Anda perlu tahu risiko dan manfaatnya. Beberapa pengobatan alternatif yang cukup populer di antaranya:

Pengobatan akupuntur tusuk jarum
Akupuntur telah diakui oleh dunia medis

1. Akupuntur

Teknik pengobatan tradisional dari Tiongkok ini menggunakan jarum untuk menstimulasi titik-titik spesifik pada tubuh. Akupuntur bertujuan untuk membantu proses penyembuhan alami dalam tubuh. Menurut studi, akupuntur dapat mengatasi masalah seperti sakit punggung, mual, cemas berlebih, depresi, insomnia, dan banyak lagi. Saat ini akupuntur sudah menjadi salah satu cabang ilmu spesialis di kedokteran.

2. Yoga dan meditasi

Teknik meditasi dalam yoga juga dapat disebut sebagai pengobatan alternatif yang aman karena tidak memasukkan zat apapun ke dalam tubuh. Yoga membantu seseorang mendengarkan tubuhnya lebih baik sehingga tahu apa yang dibutuhkan tubuh.

3. Chiropractic

Praktik chiropractic fokus pada struktur tubuh, terutama fungsi tulang belakang. Pakar chiropractic akan menggunakan beragam teknik untuk menyesuaikan tulang belakang atau bagian tubuh lainnya ke postur ideal. Selain masalah tulang belakang, chiropractic juga efektif mengatasi sakit kepala hingga nyeri di leher.

obat herbal pengobatan alternatif
Banyak orang memilih obat herbal untuk atasi penyakit

4. Obat herbal

Ada banyak pengobatan alternatif yang memberikan obat-obatan herbal. Menurut World Health Organization, setidaknya 80 persen penduduk dunia menggunakan obat-obatan herbal untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan. Meski demikian, suplemen herbal perlu dibuktikan apakah benar-benar aman dan efektif sebelum dikonsumsi.

5. Ayurveda

Salah satu metode kesehatan tertua di dunia adalah Ayurveda yang berasal dari India. Sejak ribuan tahun lalu, pengobatan Ayurveda mengacu pada diet spesial, obat herbal, hingga praktik yang unik. Meski demikian, belum ada uji klinis untuk membuktikan efektivitas Ayurveda.

Jangan mudah percaya pengobatan alternatif

Ada banyak alasan mengapa pengobatan alternatif sebaiknya tidak serta-merta dipercaya. Apabila ada pengobatan alternatif yang menjanjikan hasil instan dan terlalu mudah, sebaiknya cari tahu lebih jauh.

Beberapa klaim yang dijual pengobatan alternatif namun perlu dipertanyakan kebenarannya adalah:

  • Janji kesembuhan

Biasanya diikuti dengan kata-kata seperti obat ajaib, terobosan sains, kandungan rahasia, atau ramuan nenek moyang.

  • Menyembuhkan segalanya

Skeptislah pada pengobatan alternatif yang mengklaim bisa menyembuhkan segala penyakit sekaligus. Tentunya, mustahil satu produk saja bisa menjadi obat untuk berbagai keluhan kesehatan.

  • Testimoni

Terkadang, orang mudah percaya pada pengobatan alternatif karena sudah mendengar langsung testimoni dari pengguna sebelumnya. Namun ingat, testimoni tidak sama dengan uji ilmiah. Bisa saja apa yang dialami seseorang hingga merasa sembuh setelah menjalani pengobatan alternatif tertentu tidak terjadi karena faktor itu saja. Jangan lupa juga ada efek samping atau gagal pengobatan yang tidak diceritakan.

  • Harus berebut untuk mendapatkannya

Jangan terlalu percaya klaim yang mengharuskan seseorang untuk berebut atau mengantre berhari-hari untuk mendapatkan pengobatan alternatif tertentu. Bisa saja itu merupakan teknik marketing untuk membuat seseorang terburu-buru membeli sesuatu sebelum mencari tahu lebih jauh.

  • Natural belum tentu aman

Kini ada banyak label natural yang disematkan pada berbagai produk pengobatan alternatif. Namun ingat, natural belum tentu aman. Produk-produk pengobatan herbal atau vitamin dan mineral tertentu bisa saja menimbulkan efek samping tertentu bagi tubuh seseorang apabila dikonsumsi dalam dosis tertentu.

Untuk itu, sebelum percaya dengan klaim dari pengobatan alternatif tertentu, coba cari tahu lebih jauh siapa yang menggagasnya. Apa latar belakang pendidikan dan spesialisasinya hingga bisa membuat pengobatan alternatif tertentu yang diklaim lebih ampuh ketimbang pengobatan medis.

Apabila Anda sebelumnya telah mengonsumsi pengobatan medis, cari tahu juga apakah ada kemungkinan terjadi komplikasi atau reaksi negatif apabila kedua metode pengobatan berbeda ini dikonsumsi bersamaan.

Pengobatan alternatif ada sebagai panduan – bukan pengganti – pengobatan medis konvensional. Mempercayakan pengobatan kepada ahlinya sesuai dengan spesialisasi mereka bisa jadi adalah pilihan yang paling bijak untuk mengatasi penyakit Anda.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/complementary-alternative-medicine/in-depth/alternative-medicine/art-20046087
Diakses 7 Januari 2020

NCCIH. https://nccih.nih.gov/health/safety
Diakses 7 Januari 2020

WebMD. https://www.webmd.com/balance/guide/what-is-alternative-medicine#1
Diakses 7 Januari 2020

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed