Penggemar Film Horor, Sudah Tahu Dampaknya untuk Kesehatan?

Menonton film horor bisa memberikan rasa takut, sehingga Anda pun mengalami gangguan tidur
Film horor bisa saja membuat Anda mengalami gangguan tidur

Apakah Anda senang menonton film seram atau yang dikenal juga dengan film horor? Penggemar film ini tentunya menemukan kesenangan tersendiri saat sedang menontonnya.

Namun jika Anda termasuk orang yang takut untuk menyaksikan film genre ini, Anda mungkin bertanya-tanya mengapa ada orang yang rela mengorek koceknya demi mendapatkan rasa ngeri dan deg-degan sepanjang film.

Apa yang membuat Anda menyukai film horor?

Pria biasanya senang mengajak pasangannya untuk menonton film horor untuk membuktikan keberanian mereka

Umumnya, orang-orang menganggap rasa takut sebagai emosi yang tidak menyenangkan. Tapi sebagian orang lainnya justru senang memicu rasa takut ini, misalnya dengan melakukan kegiatan bungee jumping atau menonton film horor.

Banyak orang yang ingin menguji dan mengetahui seberapa tinggi keberanian mereka saat menonton film horor. Mereka ingin tahu tingkat rasa takut yang bisa mereka tolerir, dan tidak jarang muncul kepuasan tersendiri ketika mereka mampu menahan rasa takutnya.

Di samping rasa puas tersebut, beberapa hal di bawah ini juga bisa menjadi alasan seseorang menjadi suka menonton film seram:

1. Mengeksplorasi ‘sisi gelap’

Sebuah studi dari Temple University di Jepang menemukan bahwa banyak orang yang merasa penasaran dan tertarik dengan ‘sisi gelap’ dari kehidupan manusia. Karena itu, mereka ingin mencoba untuk memahaminya.

Ini juga berlaku untuk film horor. Plot dan kejadian dalam film horor umumnya berbeda dari kehidupan sehari-hari dan tak jarang yang aneh. Hal inilah yang kemudian membuat orang-orang tertarik untuk menontonnya.

2. Memiliki kepribadian tipe T

Orang-orang yang hobi menonton film horor termasuk golongan orang yang memiliki kepribadian tipe T. Apa maksudnya?

Tipe T mengacu pada orang-orang dengan kepribadian thrill-seeking. Tipe kepribadian ini terbagi menjadi dua kelompok, yaitu big T dan small T.

Orang-orang dengan jenis kepribadian big T menyukai ketidakpastian, hal yang baru, dan rasa ingin tahu saat membuat keputusan. Contohnya, mereka yang hobi melakukan skydiving atau memiliki profesi sebagai wartawan perang.

Sedangkan orang-orang dengan kepribadian small T menyukai hal-hal yang stabil, mudah ditebak, dan dapat dipercaya. Salah satunya adalah penggemar film horor.

Film horor merupakan media thrill-seeking yang menyenangkan. Pasalnya, tubuh Anda akan mengalami reaksi fisik pada sesuatu yang ada di layar, tetapi Anda tetap menyadari bahwa kejadian tersebut tidaklah nyata. Hal inilah yang kemudian memberikan sensasi senang tanpa perlu menempatkan diri dalam bahaya.

3. Akibat sosialisasi gender

Para pakar mengemukakan bahwa penggemar film horor lebih banyak dari jenis kelamin laki-laki ketimbang wanita. Hal ini terjadi karena pria selalu diasosiasikan dengan sifat pemberani dan menyukai hal-hal yang mengancam. Para pria bisa merasa bangga jika mereka tidak takut untuk menonton film horor.

Itulah mengapa sebuah penelitian juga menemukan bahwa pria biasanya senang mengajak pacarnya untuk menonton film horor. Apalagi jika si wanita takut menonton film seram, jadi si pria dapat memamerkan kekuatan dan keberaniannya dengan menunjukkan bahwa ia tidak takut.

4. Menikmati pacuan adrenalin

Ketika menonton film horor, adrenalin Anda akan terpacu. Pasalnya Anda merasa takut, tapi tahu bahwa Anda sebenarnya tidak dalam situasi yang berbahaya.

Sensasi tersebut bisa menjadi pelarian dan membantu dalam mengalihkan pikiran penontonnya dari masalah yang sedang mereka hadapi.

Dampak positif menonton film horor bagi kesehatan

Denyut jantung akan meningkat saat Anda menyaksikan film horor

Bagi pecinta film horor, Anda bisa mendapatkan beberapa manfaat berikut ini:

1. Baik untuk kekebalan tubuh

Ketika sedang mengalami rasa takut saat menonton film horor, ritme pernapasan dan denyut jantung akan meningkat. Pembuluh darah perifer akan menyempit, sementara pembuluh darah pusat akan melebar.

Pelebaran pembuluh darah pusat akan membawa oksigen dan nutrisi yang berlimpah untuk organ-organ vital. Kadar glukosa dalam darah juga akan bertambah, sehingga menyediakan simpanan energi jika dibutuhkan.

Demikian pula dengan kadar kalsium dan sel darah putih yang turut meningkat dalam tubuh Anda. Peningkatan jumlah sel darah putih ini tentu baik untuk sistem kekebalan tubuh Anda.

2. Dapat membakar kalori

Sekelompok peneliti dari Universitas Westminster di London menemukan bahwa orang-orang yang menonton film horor selama 90 menit, dapat membakar hingga 180 kalori. Uniknya, jumlah kalori yang dibakar ini lebih banyak daripada ketika Anda berjalan kaki selama 30 menit.

3. Membantu dalam mengatasi rasa takut yang sebenarnya

Tiap orang memiliki sifat dasar untuk senantiasa waspada terhadap adanya bahaya di sekitarnya. Menonton film horor dikatakan dapat membantu seseorang untuk menghadapi rasa takut terhadap kekerasan yang sebenarnya.

Tak hanya itu, menonton film horor juga dikatakan bisa menjadi salah satu langkah yang membantu seseorang dalam mengendalikan rangsangan untuk bertindak agresif atau kejam. Dengan ini, Anda dapat menahan keinginan untuk melakukan kekerasan.

Dampak negatif dari menonton film horor

Anak-anak yang senang menonton film horor rentan mengalami gangguan tidur

Di samping manfaatnya untuk kesehatan, menonton film horor juga memiliki efek negatif pada kesehatan. Apa sajakah dampak negatifnya?

1. Meningkatkan risiko pengentalan darah

Beberapa peneliti menemukan bahwa sering menonton film horor dapat membuat darah Anda semakin mengental. Meski demikian, pembekuan darah yang muncul ini diprediksi tidak akan mengarah pada pembentukan gumpalan darah.

2. Bisa terkena gangguan tidur

Penelitian lain menyebutkan bahwa orang-orang yang menonton film horor sebelum usia 14 tahun, mengalami gangguan tidur. Mereka juga sering merasa cemas dengan kegiatan yang seharusnya aman.

Meski film horor hanyalah cerita yang diciptakan dari imajinasi pembuatnya, anak-anak (khususnya, umur lima hingga tujuh tahun) yang menontonnya akan mempercayai apa yang mereka lihat dan belum bisa membedakan dengan baik mana yang fantasi dan realita. Karena itu, rasa takut akan membuat mereka mengalami kesulitan tidur setelah menonton film seram.

3. Meningkatkan potensi pingsan

Saat Anda sedang merasa takut atau cemas, tubuh akan melepaskan hormon adrenalin. Jantung kemudian memompa darah semakin banyak ke bagian kaki sebagai persiapan untuk lari.

Sebagai akibatnya, aliran darah ke bagian tubuh atas (khususnya kepala) menjadi berkurang dan mengakibatkan seseorang mudah pingsan. Kondisi ini bisa saja terjadi ketika Anda sangat ketakutan saat menonton film horor.

Menikmati film horor memang tidak dilarang, dan terkadang bisa menyehatkan. Dengan mengenali dampak positif dan negatifnya, Anda diharap bisa melakukan aktivitas ini secara wajar.

Khusus untuk anak-anak, perlu pengawasan saksama dari orangtua jika ingin menyaksikan film horor. Jangan sampai film seram menjadi trauma bagi mereka.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323492.php
Diakses pada 19 Agustus 2019

WebMD. https://www.webmd.com/a-to-z-guides/features/exploring-thrill-seeking-personalities#1
Diakses pada 19 Agustus 2019

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/emotional-health/0426/fear-factor-why-we-love-scary-movies.aspx
Diakses pada 19 Agustus 2019

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/weight/1029/the-new-workout-watching-a-scary-movie.aspx
Diakses pada 19 Agustus 2019

Psych Central. https://psychcentral.com/blog/why-some-people-love-horror-movies-while-others-hate-them/
Diakses pada 19 Agustus 2019

WebMD. https://www.webmd.com/mental-health/features/why-we-love-scary-movies#2 Diakses pada 19 Agustus 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health-news/why-being-scared-can-make-you-faint#2
Diakses pada 19 Agustus 2019

Health Day. https://consumer.healthday.com/circulatory-system-information-7/clots-health-news-731/horror-films-really-can-curdle-your-blood-706214.html
Diakses pada 19 Agustus 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed