Pengertian Bullying dan Jenis-jenisnya yang Harus Diwaspadai

(0)
18 Aug 2020|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Pengertian bullying meliputi beberapa jenis bullying, misalnya bullying fisikBullying kerap terjadi di sekolah
Pengertian bullying, yang juga dikenal dengan istilah perundungan, merupakan perilaku agresif yang tidak diinginkan di antara anak-anak (khususnya usia sekolah), yang melibatkan ketidakseimbangan kekuatan antara pelaku dan korban. Sebuah tindakan dapat dikategorikan sebagai perundungan apabila perilaku tersebut sangat agresif dan mencakup:
  • Ketidakseimbangan kekuatan antara anak yang melakukan perundungan, baik berupa kekuatan fisik, akses informasi pada hal yang memalukan korban, atau memiliki popularitas sehingga mampu mengendalikan dan membahayakan korban
  • Terjadi pengulangan perilaku intimidasi atau berpotensi untuk terjadi lebih dari satu kali.
Beberapa tindakan yang juga termasuk dalam bullying, di antaranya perbuatan yang dapat membahayakan anak lain, menyebarkan rumor yang merugikan korban, melakukan penyerangan secara fisik atau verbal, dan juga mengucilkan anak dari sebuah kelompok secara sengaja.

Perbedaan pengertian bullying dan bercanda

Ada kalanya, bullying dan bercanda tidak bisa dibedakan karena keduanya bisa jadi bersifat iseng atau mengerjai anak yang menjadi korban. Namun, ada batasan yang sangat jelas antara bullying dan bercanda.Bercanda dilakukan anak-anak sebagai salah satu cara komunikasi dan bentuk interaksi sosial. Bercanda dapat mempererat hubungan pertemanan di antara anak karena mereka dapat tertawa bersama dan menjadi lebih akrab. Bahkan, sebagian bentuk candaan mungkin hanya dapat dilakukan pada anak-anak yang berteman akrab.Sementara itu, perbedaan mencolok pengertian bullying dari candaan adalah tujuan pelaku yang melakukan perundungan karena perasaan benci dan bermaksud menyakiti. Tujuan melakukan bullying bukanlah untuk membangun hubungan, melainkan untuk mempermalukan dan menyakiti korban sehingga pelaku merasa lebih hebat.Namun, perlu diwaspadai bahwa walaupun bercanda tidak memiliki tujuan awal buruk, tapi hal yang lucu bagi seorang anak, mungkin tidak menyenangkan bagi anak lainnya. Pada saat candaan yang tidak menyenangkan terus dilakukan berulang kali dan membuat anak lainnya tersakiti, maka bercanda pun bisa berubah menjadi bullying.

Dampak bullying terhadap anak

Bullying memiliki dampak yang luas. Selain bagi anak-anak yang menjadi korban, dampak negatif juga dapat dirasakan pelaku perundungan hingga mereka yang menyaksikan perundungan. Tindakan perundungan telah banyak dikaitkan dengan dampak negatif pada perkembangan anak, termasuk gangguan kesehatan mental, penggunaan narkoba, depresi, hingga bunuh diri.

1. Bagi anak korban perundungan

Anak korban perundungan dapat mengalami masalah kesehatan fisik, sosial, emosional, mental dan juga masalah akademik. Mereka juga bisa merasakan gejala-gejala, seperti depresi, cemas, meningkatnya perasaan sedih, perubahan pola tidur dan makan, serta hilangnya minat untuk melakukan aktivitas sehari-hari.Tidak jarang korban perundungan kemudian melakukan tindakan balasan yang sangat kejam. Masalah anak-anak ini juga dapat bertahan hingga usia dewasa.

2. Bagi anak pelaku perundungan

Anak pelaku perundungan dapat terlibat dalam perilaku kekerasan dan berisiko lainnya, di mana perilaku ini bisa terbawa hingga dewasa. Mereka akan cenderung agresif dan terlibat penyalahgunaan alkohol, narkoba, melakukan tindak pelecehan, perusakan, bahkan melakukan tindakan pidana setelah dewasa.

3. Bagi anak-anak yang menyaksikan bullying

Anak-anak yang menyaksikan bullying dapat mengalami peningkatan penggunaan tembakau, alkohol atau obat-obatan, memiliki masalah kesehatan mental, temasuk depresi dan kecemasan serta membolos sekolah.

Jenis-jenis bullying

Terdapat berbagai jenis bullying yang dapat terjadi di tengah lingkungan pergaulan anak.

1. Perundungan fisik

Bullying fisik adalah tindakan intimidasi yang dilakukan sebagai usaha mengontrol korban dengan kekuatan yang dimiliki pelakunya. Termasuk di antaranya menendang, memukul, meninju, menampar, mendorong, dan serangan fisik lainnya.Bullying fisik merupakan jenis bullying yang paling mudah dikenali dan biasanya orangtua maupun guru lebih peka terhadap tipe perundungan ini.

2. Bullying verbal

Bullying verbal merupakan jenis perundungan dengan menggunakan kata-kata, pernyataan, dan sebutan atau panggilan yang menghina. Pelaku perundungan verbal akan terus melakukan penghinaan untuk meremehkan, merendahkan, dan melukai orang lain.Hasil sebuah penelitian menunjukkan bahwa intimidasi verbal dan pemberian nama panggilan yang buruk memiliki konsekuensi serius pada korban dan dapat meninggalkan bekas luka emosional yang dalam.

3. Agresi relasional

Agresi relasional adalah tipe perundungan yang dilakukan secara emosional dan kerap luput dari perhatian orangtua dan guru. Padahal tipe perundungan ini tidak kalah berbahaya. Dalam agresi relasional, biasanya pelaku berusaha menyakiti korban dengan menyabotase status sosial mereka dengan cara:
  • Mengasingkan korban dari kelompok
  • Menyebarkan gosip atau fitnah
  • Pelaku berusaha menaikkan kedudukan sosial sendiri dengan mengendalikan atau mengintimidasi korban.

4. Cyberbullying

Cyberbullying adalah tindakan perundungan yang terjadi secara online di dunia maya. Ini merupakan tindakan perundungan yang paling jarang disadari oleh orangtua dan guru. Pelaku melakukan perundungan dengan cara melecehkan, mengancam, mempermalukan, dan menargetkan korban melalui media online.Besar kemungkinan seorang anak korban bullying tidak bicara terus terang jika dia mengalami perundungan. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mulai lebih peka jika anak-anak menunjukkan perubahan perilaku yang tidak biasa.Untuk menyelesaikan masalah perundungan, mungkin akan diperlukan kerjasama oleh beberapa pihak, termasuk dengan pihak sekolah. Mungkin pihak kepolisian harus dilibatkan jika perundungan telah melibatkan kekerasan fisik atau pemerasan.
bullying
Stop Bullying
https://www.stopbullying.gov/bullying/what-is-bullying
https://www.stopbullying.gov/bullying/effects
Diakses 5 Agustus 2020
Understood
https://www.understood.org/en/friends-feelings/common-challenges/bullying/difference-between-teasing-and-bullying
Diakses 5 Agustus 2020
Very Well Family
https://www.verywellfamily.com/types-of-bullying-parents-should-know-about-4153882
Diakses 5 Agustus 2020
Empowering Parents
https://www.empoweringparents.com/article/my-child-is-being-bullied-what-should-i-do/
Diakses 5 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait