logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Bayi & Menyusui

Wajarkah Jika Bayi Sering Kentut? Simak Penyebab dan Cara Mengatasinya

open-summary

Bayi sering kentut bisa terjadi karena ada banyak gas atau udara yang terperangkap di sistem pencernaannya. Ini penyebab dan cara efektif mengatasi kondisi tersebut.


close-summary

14 Jan 2020

| Atifa Adlina

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

penyebab bayi sering kentut

Salah satu penyebab bayi sering kentut adalah ketika perutnya penuh udara

Table of Content

  • Penyebab bayi sering kentut
  • Cara mengatasi bayi sering kentut
  • Catatan SehatQ

Meski mungil, jangan heran jika bayi sering kentut dengan suara yang cukup nyaring. Mengingat sistem pencernaannya masih dalam tahap perkembangan, perut bayi secara alami mengandung gas.

Advertisement

Itulah mengapa orangtua perlu menggendongnya dalam posisi tegak, agar bayi bisa bersendawa setelah menyusu. Hal ini dilakukan agar perutnya tidak terasa kembung.

Selain itu, apa saja penyebab perut bayi bunyi dan sering kentut? Bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel ini.

Penyebab bayi sering kentut

Bayi baru lahir tergolong biasa mengalami perut bunyi dan kentut terus. Mengutip Medical News Today, hampir sebagian besar bayi mengalami perut kembung atau terdapat gas dalam perutnya.

Adanya gas terjadi saat udara masuk ke saluran pencernaan. Sebagai contoh, ketika bayi mengisap payudara atau botol, lalu udara pun tertelan.

Sistem pencernaan bayi bekerja seperti orang dewasa. Saat ada makanan seperti ASI masuk ke lambung, usus halus akan menyerap zat yang bermanfaat. Sementara, usus mengolah limbahnya menjadi feses dan gas.

Namun, karena sistem pencernaanya belum sempurna, bayi rentan mengalami kembung akibat proses pembuangan gas masih tidak lancar.

Maka dari itu, gas yang tertahan di dalam perut ini perlu keluar dengan cara bayi sering kentut dan sendawa. Berikut adalah beberapa penyebab yang perlu orangtua ketahui.

1. Menelan banyak udara

Salah satu penyebab perut bayi bunyi dan sering ketut adalah karena banyak udara yang tertelan.

Ada banyak momen yang menyebabkan bayi bisa menelan udara lebih banyak dari seharusnya. Contohnya saat perlekatan menyusui tidak tepat, saat posisi botol dot kurang pas, atau hanya saat mengoceh atau menangis.

2. Menangis terlalu lama

Saat sedang menangis, bayi punya kecenderungan menelan udara. Hal ini menyebabkan perut mereka akan terasa penuh gas dan membuatnya sering kentu. Biasanya, kondisi ini terjadi apabila bayi menangis dalam periode waktu terlalu lama.

3. Masalah pencernaan ringan

Bayi kentut terus juga bisa disebabkan oleh masalah pencernaan ringan seperti konstipasi atau sembelit. Pada kondisi ini, mungkin bayi akan jarang BAB dan sering kentut.

Apabila kondisi ini berlangsung terus menerus dan membuat bayi tampak tidak nyaman, konsultasikan pada dokter spesialis anak.

4. Sistem pencernaan masih berkembang

Dalam perkembangan bayi, tubuh mungilnya masih beradaptasi bagaimana cara mencerna makanan. Itulah salah satu sebab bayi sering kentut, karena cenderung menyimpan gas lebih banyak ketimbang orang dewasa.

5. Mengenal makanan baru

Pada saat anak memasuki fase MPASI, wajar jika bayi kentut terus saat berkenalan dengan jenis makanan baru. Pada beberapa anak, kondisi ini bisa jadi mengindikasikan reaksi sensitif terhadap jenis makanan tertentu.

Untuk mengenali apakah bayi sering kentut perlu mendapat perhatian lebih atau masih terbilang normal, berikut beberapa gejala yang perlu diperhatikan:

  • Bayi menangis saat kentut atau setelah kentut.
  • Melengkungkan punggung.
  • Mengangkat kedua kaki.
  • Perut tampak seperti membengkak.

Jika bayi menunjukkan gejala seperti di atas, maka segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lengkap.

Baca Juga

  • Bibir Sumbing pada Bayi, Dapat Terdeteksi Sejak dalam Kandungan
  • Gangguan Sistem Pencernaan Anak yang Umum Terjadi dan Cara Mengatasinya
  • Baru Makan Sedikit, tapi Cepat Kenyang? Mungkin Gangguan Pencernaan Ini yang Anda Alami

Cara mengatasi bayi sering kentut

Walaupun udara yang masuk ke dalam perut bayi normal terjadi, tak jarang kondisi perut kembung serta sering kentut juga membuat bayi rewel serta lebih sering menangis (kolik).

Apabila si kecil tampak tidak nyaman dengan banyaknya gas dalam perutnya, ada beberapa hal untuk membantunya. Coba beberapa metode ini saat bayi kentut terus:

1. Gerakan mengayuh sepeda

Pertama, baringkan bayi dan angkat kedua kakinya dengan lutut ditekuk. Kemudian, gerakkan kaki dengan gerakan mengayuh sepeda untuk membantu melepaskan gas yang terjebak dalam perutnya.

2. Mengangkat kepala

Angkat kepala bayi lebih tinggi dari posisi perutnya. Selain itu, orangtua juga bisa menggendong juga bayi dengan posisi tegak untuk membantu mereka sendawa (burping). Hal ini bisa membantu mengeluarkan gas dalam tubuhnya sehingga kentut bayi bisa berkurang.

3. Memijat perut

Cara lain untuk membuat bayi merasa lebih nyaman karena sering kentut adalah dengan memijat perut bayi secara perlahan. Anda bisa menekan dengan gerakan searah atau berlawanan dengan jarum jam. Gerakan I L U juga bisa membantu melancarkan konstipasinya.

4. Tummy time

Sebisa mungkin, biasakan bayi berada dalam posisi tummy time atau tengkurap saat sedang terjaga serta dalam pengawasan orang dewasa.Cara ini dapat memperkuat otot bagian tubuh atas dan memberi stimulus untuk mengangkat kepalanya.

Posisi ini juga dapat membebaskan gas yang terjebak di perut sekaligus membantu masalah perut bayi bunyi dan sering mengalami kentut.

Catatan SehatQ

Apabila bayi masih diberikan ASI eksklusif, tak perlu menghentikan menyusui hanya karena bayi sering kentut.

Hal yang bisa Anda lakukan adalah mencatat apa saja yang dikonsumsi atau dilakukan yang memicu bayi sering kentut setelahnya. 

Selain itu, jangan lupa menggendong bayi dalam posisi tegak sambil ditepuk-tepuk ringan untuk membantunya bersendawa. Bayi yang masih kecil rata-rata belum mahir bersendawa dengan sendirinya.

Tak hanya itu, seiring dengan pertumbuhan bayi, sistem pencernaan mereka juga akan jadi semakin baik. Artinya, kebiasaan bayi yang kentut terus atau merasa tidak nyaman pun juga perlahan akan mereda.

Untuk mengetahui lebih banyak mengenai penyebab dan cara mengatasi bayi sering kentut, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi Kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App store dan Google Play.

Advertisement

konstipasibayi sembelitperut kembungtumbuh kembang bayigangguan pencernaanperkembangan bayibayi & menyusui

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved