logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kulit & Kecantikan

Cara Pencegahan Herpes Genitalis, Salah Satunya Memakai Kondom

open-summary

Herpes genital adalah infeksi menular seksual yang disebabkan oleh kontak seksual dengan penderita. Beberapa upaya pencegahan herpes genitalis yang bisa Anda lakukan adalah menggunakan kondom, menghindari hubungan intim, dan hindari berhubungan seks dengan berganti pasangan.


close-summary

8 Jul 2020

| Dina Rahmawati

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Menggunakan kondom saat berhubungan seks menjadi cara utama pencegahan herpes genitalis

Herpes genitalis bisa menyebabkan rasa sakit dan gatal di area genital

Table of Content

  • Pencegahan herpes genitalis
  • Catatan SehatQ

Herpes genital adalah infeksi menular seksual yang disebabkan oleh virus herpes simplex (HSV) tipe 2. Kontak seksual menjadi cara utama penyebaran virus ini. Ketika terinfeksi, Anda bisa merasakan sakit, gatal, dan adanya luka di area genital. Bahkan dapat pula menyebabkan demam, tidak enak badan, sakit kepala, dan lainnya.

Advertisement

Akan tetapi, pada sebagian kasus mungkin tak ada tanda atau gejala yang terjadi. Meski begitu, Anda masih dapat menularkan infeksi ini. Memiliki infeksi menular seksual dapat meningkatkan risiko Anda terkena HIV. Jadi, sangat penting untuk melakukan pencegahan herpes genitalis agar terhindar dari kondisi tersebut. 

Pencegahan herpes genitalis

Terdapat beberapa upaya yang bisa Anda lakukan sebagai pencegahan herpes genitalis, yang meliputi:

1. Menggunakan kondom setiap kali berhubungan seks

Ketika berhubungan seks, gunakanlah kondom lateks. Kondom lateks dapat membantu melindungi Anda dari virus herpes karena mencegah adanya kontak kulit ke kulit secara langsung dengan penderita.

2. Hindari berhubungan intim dengan penderita herpes genital

Sebelum berhubungan intim, tanyakan pada pasangan apakah ia memiliki penyakit menular seksual atau tidak. Sebagian besar orang yang menderita herpes genital tidak tahu apabila dirinya terinfeksi. Namun, jika ia memiliki riwayat penyakit menular seksual maka lebih cenderung berisiko mengalami herpes genital.

3. Hindari berhubungan seks dengan seseorang yang bergonta-ganti pasangan

Seseorang yang memiliki banyak pasangan seksual lebih mungkin untuk terinfeksi virus herpes. Jadi, hindarilah berhubungan intim dengan seseorang yang sering bergonta-ganti pasangan seperti halnya pekerja seks komersial.

4. Tidak memiliki lebih dari satu pasangan seksual

Sebaiknya, jangan memiliki lebih dari satu pasangan seksual karena kemungkinan untuk terkena herpes genital menjadi lebih besar. Semakin sedikit pasangan seksual yang Anda miliki, maka semakin kecil kemungkinan Anda untuk terkena masalah tersebut.

5. Jangan berhubungan seks dengan pasangan yang memiliki luka pada alat kelaminnya

Ketika Anda melihat adanya luka pada alat kelamin pasangan, sebaiknya jangan berhubungan seks terlebih dahulu. Pastikan bahwa itu bukan herpes genitalis dengan melakukan pemeriksaan ke dokter. Luka herpes genital terkadang bisa sangat sulit dikenali.

6. Jangan menerima oral seks apabila pasangan memiliki lepuh di mulutnya

Herpes oral kerap ditandai dengan adanya lepuh dingin atau luka di mulut. Herpes tersebut dapat ditularkan ke alat kelamin melalui seks oral sehingga menjadi herpes genitalis.

7. Lakukan tes herpes genital bersama pasangan

Jika Anda atau pasangan berisiko terkena herpes genital, lakukanlah tes untuk mengetahui kebenarannya. Dengan melakukan tes, maka keamanan Anda dan pasangan lebih terjaga. 

8. Tidak berhubungan seks saat mabuk

Alkohol dan obat-obatan terlarang bisa menurunkan kewaspadaan dan kesadaran. Orang-orang pun cenderung menjadi kurang berhati-hati dalam melakukan hubungan seks yang aman saat mabuk sehingga mungkin saja hubungan intim terjadi dengan penderita herpes genital.

Kemungkinan terinfeksi herpes genital saat berhubungan seks sebetulnya bergantung pada banyak faktor, termasuk frekuensi berhubungan seks, menggunakan kondom atau tidak, dan berapa lama pasangan telah terinfeksi. 

Seseorang yang telah memiliki virus tersebut untuk waktu yang lama kurang menular daripada orang yang baru saja terinfeksi. Secara umum, wanita lebih berisiko tinggi terinfeksi virus ini daripada pria. Dalam suatu studi terhadap orang yang menderita herpes genital, 5-10% pasangannya menjadi terinfeksi pula dalam satu tahun. Akan tetapi, hal itu terjadi karena jarangnya penggunaan kondom saat berhubungan seks. 

Baca Juga

  • Perhatikan Hal Berikut Jika Divonis Positif HIV
  • 8 Cara Mencegah Penyakit Menular Seksual untuk Hubungan yang Lebih Sehat
  • 13 Penyebab Benjolan di Penis dari yang Ringan Hingga Berbahaya

Catatan SehatQ

Cobalah untuk saling terbuka bersama pasangan. Jangan sampai menularkan herpes genital secara diam-diam dan menjadi masalah besar nantinya. Pastikan untuk melakukan hubungan seks yang aman dengan menggunakan kondom dan tidak bergonta-ganti pasangan seksual. Sebab ini merupakan salah satu cara utama pencegahan herpes genital yang efektif.

Jika ingin berkonsultasi langsung pada dokter, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.

Advertisement

herpesinfeksi menular seksualherpes genital

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved