Cara mencegah kanker serviks dapat dilakukan dengan pemeriksaan rutin dan vaksinasi
Penting untuk melakukan pencegahan kanker serviks sejak dini

Kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang paling banyak terjadi di Indonesia. Untuk itu, penting bagi para wanita untuk lebih paham mengenai pencegahan penyakit yang satu ini. Terdapat beberapa cara mencegah kanker serviks yang bisa Anda lakukan, di antaranya melalui pemeriksaan rutin dan vaksinasi.

Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Oleh karena itu, agar terhindar dari penyakit berbahaya ini, ada baiknya Anda mengetahui lebih jauh mengenai langkah pencegahan kanker serviks yang efektif.

Pemeriksaan Kesehatan dan Vaksin Sebagai Cara Mencegah Kanker Serviks

Terdapat tiga langkah yang bisa Anda jalani sebagai cara mencegah maupun deteksi awal munculnya kanker serviks, yaitu tes pap smear, HPV, serta vaksin HPV.

1. Pap Smear

Pap smear adalah pemeriksaan untuk mengetahui adanya perubahan pada leher rahim (serviks), yang berhubungan dengan pertumbuhan kanker. Dengan begitu, selain dapat mencegah, pemeriksaan ini juga dapat menjadi cara untuk mendeteksi kanker serviks secara dini.

2. Pemeriksaan Human Papillomavirus (HPV)

Pemeriksaan ini dilakukan untuk melihat jenis virus HPV di tubuh, yang dapat menyebabkan terjadinya perubahan sel pemicu kanker. Individu dengan usia 30-65 tahun dapat berkonsultasi dengan dokter mengenai pilihan pemeriksaan kanker serviks yang paling tepat.

3. Vaksinasi HPV

Vaksinasi HPV tersedia bagi anak perempuan dan wanita berusia 9-26 tahun. Vaksin ini paling efektif apabila diberikan sebelum seorang wanita mulai aktif secara seksual.

Virus HPV diberikan dalam satu rangkaian, sebanyak dua atau tiga kali selama 6-12 bulan sekali. Vaksin ini umumnya akan disuntikkan pada otot paha atau lengan atas, dan dapat menimbulkan sedikit rasa nyeri.

Langkah Lain untuk Mencegah Kanker Serviks

Selain pemeriksaan, menjaga gaya hidup sehat juga dapat membantu mencegah timbulnya kanker serviks. Ikuti dua cara mencegah kanker serviks lainnya ini agar Anda terhindar dari risiko terkena kanker serviks.

1. Hindari Merokok

Anda dapat mengurangi risiko terkena kanker ini dengan tidak merokok. Orang yang merokok akan lebih sulit untuk menyingkirkan infeksi virus HPV dari tubuh. Hal ini dapat memicu terjadinya kanker.

2. Lakukan Hubungan Seksual dengan Aman

Tidak sedikit kasus kanker serviks yang terjadi, berhubungan dengan infeksi virus HPV. Virus ini dapat tersebar melalui hubungan seksual. Jadi, pasangan Anda disarankan untuk menggunakan kondom saat melakukan hubungan seksual agar terhindar dari risiko penularan virus ini.

Dengan melakukan langkah pencegahan di atas, risiko Anda terkena penyakit ini diharapkan dapat berkurang. Konsultasikan dengan dokter agar langkah pencegahan yang Anda lakukan dapat efektif.

Kementerian Kesehatan RI. 
http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/infodatin/infodatin-kanker.pdf
Diakses pada Februari 2019

Verywell Health. 
https://www.verywellhealth.com/cervical-cancer-prevention-513831
Diakses pada Februari 2019

Centre for Disease Control and Prevention (CDC).
https://www.cdc.gov/cancer/cervical/basic_info/prevention.htm
Diakses pada Februari 2019

https://www.cdc.gov/cancer/cervical/basic_info/screening.htm
Diakses pada Februari 2019

NHS UK. 
https://www.nhs.uk/conditions/cervical-cancer/prevention/
Diakses pada Februari 2019

Mayo Clinic
https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/cervical-cancer/symptoms-causes/syc-20352501
Diakses pada Februari 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed