Pekerjaan Anda Memicu Alergi? Ketahui Cara Mengatasi Alergi dengan Tepat

Hidung terasa gatal dan bersin terus-menerus saat di kantor merupakan gejala Anda mengalami rhinitis alergi
Bersin terus-menerus merupakan salah satu gejala rhinitis alergi

Alergi layaknya misteri. Kadang harus dicari tahu betul apa pemicu atau alergennya sebelum bisa mengambil langkah untuk mengobatinya. Kali ini, kita akan membahas cara mengatasi alergi yang disebabkan pekerjaan.

Dalam kasus rhinitis atau radang selaput lendir pada hidung, situasinya cukup kompleks. Peradangan ini bisa mengakibatkan rasa tidak nyaman pada penderitanya.

Tak hanya itu, mereka juga akan mengalami gejala-gejala seperti bersin terus-menerus, hidung tersumbat, hingga hidung terasa gatal.

Bagaimana cara mengatasi alergi karena pekerjaan?

Hal terpenting yang harus diingat adalah ketika seseorang mengalami alergi karena pekerjaan, artinya alergennya telah terdeteksi dengan pasti. Cara mengatasi alergi dalam hal ini tentu dengan menghindari pemicunya.

Apakah semudah itu? Tentu tidak. Kadang, seseorang tetap harus bersinggungan dengan pekerjaan pemicu alergi ini dan tidak bisa menghindarinya.

Contoh pekerjaan-pekerjaan itu adalah:

  • Pekerja salon 

Memanjakan diri di salon selama beberapa jam memang hal yang menyenangkan. Tapi bukan berarti demikian bagi orang yang sehari-hari bekerja di salon.

Paparan bahan kimia dari produk kecantikan dapat menimbulkan iritasi pada membran di hidung. Sebut saja hair spray, bubuk cat rambut, hingga cat kuku.

Cara mengatasi alergi bisa dengan memastikan ventilasi salon tempat bekerja terbuka dengan baik, mengganti hair spray berbentuk tabung dengan pompa water-based, atau menggunakan masker penutup mulut jika memungkinkan.

  • Pekerja kebersihan

Para pekerja kebersihan adalah pahlawan yang sehari-hari mau tidak mau harus bersinggungan dengan debu hingga jamur di udara.

Salah satu cara mengatasi alergi adalah dengan memastikan tiap ruangan telah berganti udara sebelum dibersihkan. Tak lupa, pakai masker selama bekerja.

  • Dokter hewan 

Meski dokter hewan punya kecintaan sangat besar pada segala jenis binatang, ada kalanya alergi tak terhindarkan. Apalagi, sehari-hari mereka selalu bersinggungan dengan bulu binatang.

Pastikan selalu membersihkan AC dan ruangan secara menyeluruh. Beri perhatian lebih pada benda-benda yang bisa menjadi tempat bersembunyinya debu dan bulu, seperti karpet, meja, dan lainnya.

  • Pegawai restoran

Bahayanya menjadi perokok pasif sudah bukan rahasia lagi. Bagi pegawai restoran terutama di bar, kasino, atau tempat yang bisa merokok lainnya, sehari-hari mereka terpapar asap rokok.

Cara mengatasi alergi untuk kondisi seperti ini adalah memastikan ruangan memiliki ventilasi yang baik. Selain itu, jeda sejenak dari pekerjaan untuk mencari udara segar juga jadi pilihan bijak.

Pekerjaan dan rhinitis

Dalam kaitannya dengan pekerjaan, rupanya tidak semua orang bisa bekerja menjalani rutinitas mereka tanpa kendala berarti.

Bagi orang kebanyakan, kendala biasanya datang dari pekerjaan yang menumpuk, atasan yang memerintah tak ada habisnya, berselisih paham dengan rekan kerja, dan banyak lagi.

Namun bagi penderita rhinitis, lingkungan pekerjaan justru menjadi pemicu terjadinya alergi. Gejala alergi menjadi semakin parah ketika berkutat dengan pekerjaan itu, dan mereda ketika tidak berurusan dengan hal itu.

Jika memang tidak memungkinkan untuk berganti pekerjaan, setidaknya berusahalah untuk seminimal mungkin terpapar pemicu alergi. Bila alergi muncul terlalu sering dan mengganggu kenyamanan, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter.

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/allergy-pictures/8-worst-jobs-for-people-with-allergies.aspx
Diakses 19 Juni 2019

Health 24. https://www.health24.com/Medical/Allergy/Health-tips/5-jobs-that-may-aggravate-your-allergies-20190318
Diakses 19 Juni 2019

WebMD. https://www.webmd.com/allergies/ss/slideshow-dirty-jobs
Diakses 19 Juni 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed