Sejarah Perjalanan Pekan Olahraga Nasional Pertama Sampai Sekarang


Pekan Olahraga Nasional alias PON menjadi ajang pembuktian para atlet Tanah Air untuk berjuang memasuki pemusatan latihan nasional (Pelatnas). Namun ternyata pada masa awal penyelenggaraannya tahun 1948, PON menjadi 'kendaraan' pemersatu bangsa, sekaligus bagian dari deklarasi kedaulatan Indonesia di mata dunia.

0,0
19 Feb 2021|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
PON Pertama digelar di Solo, Jawa Tengah, pada 1948PON XX rencananya akan diselenggarakan di Papua pada Oktober 2021
Tahun 2020 lalu seharusnya menjadi momen berbagai event olahraga akbar. Salah satunya Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua yang akhirnya diputuskan diundur hingga Oktober 2021. Nah, sambil menunggu PON XX/Papua digelar, ada baiknya Anda mengetahui sejarah pekan olahraga nasional pertama sampai sekarang.Di era modern seperti saat ini, PON dikenal sebagai ajang pembuktian atlet-atlet daerah agar bisa dilirik untuk masuk ke pemusatan latihan nasional (Pelatnas). Sementara itu bagi daerah yang menjadi tuan rumah, multiajang olahraga level tertinggi di Indonesia ini juga kerap dijadikan media promosi potensi daerah, terutama dari segi pariwisata.Semangat ini berbeda 180 derajat dari saat pertama kali PON diselenggarakan pada 1948. Ketika itu, pemerintah memutuskan menggelar PON dengan semangat membangun persatuan di dalam masyarakat Indonesia sendiri, sekaligus sebagai bagian dari deklarasi kedaulatan Indonesia di mata internasional.

Sejarah penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional pertama sampai sekarang

PON I menjadi bagian deklarasi kedaulatan Indonesia
Sejak pertama kali diselenggarakan pada 1948, Pekan Olahraga Nasional sudah digelar sebanyak 19 kali hampir di semua pulau di Indonesia. Secara keseluruhan, berikut ini lokasi penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional pertama sampai sekarang.
  • PON I - Solo, Jawa Tengah (9-12 September 1948)
  • PON II – Jakarta, DKI Jakarta (21 September - 28 Oktober 2951)
  • PON III – Medan, Sumatra Utara (20-27 September 1953)
  • PON IV – Makassar, Sulawesi Selatan (27 September - 6 Oktober 1957)
  • PON V – Bandung, Jawa Barat (23 September - 1 Oktober 1961)
  • PON VI – Jakarta, DKI Jakarta (8 Oktober – 10 November 1965)
  • PON VII – Surabaya, Jawa Timur (26 Agustus – 6 September 1969)
  • PON VIII – Jakarta, DKI Jakarta (4-15 Agustus 1973)
  • PON IX – Jakarta, DKI Jakarta (23 Juli – 3 Agustus 1977)
  • PON X – Jakarta, DKI Jakarta (19-30 September 1981)
  • PON XI – Jakarta, DKI Jakarta (9-20 September 1985)
  • PON XII – Jakarta, DKI Jakarta (18-28 Oktober 1989)
  • PON XIII – Jakarta, DKI Jakarta (9-19 September 1993)
  • PON XIV – Jakarta, DKI Jakarta (9-25 September 1996)
  • PON XV – Surabaya, Jawa Timur (19-30 Juni 2000)
  • PON XVI – Palembang, Sumatra Selatan (2-14 September 2004)
  • PON XVII – Samarinda, Kalimantan Timur (6-17 Juli 2008)
  • PON XVIII – Pekanbaru, Riau (9-20 September 2012)
  • PON XIX – Bandung, Jawa Barat (17-29 September 2016)
  • PON XX – Jayapura, Papua (2-13 Oktober 2021)
Pada setiap penyelenggaraannya, Pekan Olahraga Nasional pertama sampai sekarang memiliki ciri khas masing-masing. Namun, artikel ini hanya akan dibahas mengenai perhelatan PON I/Solo serta rencana PON XX/Papua mendatang.

Sejarah PON I/1948 Solo

Seperti disinggung sebelumnya, PON I/Solo yang diselenggarakan pada 1948 merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah dalam menegakkan kedaulatan Indonesia, terutama di mata internasional. Perjuangan di balik terselenggaranya PON I juga sangat berliku.Awalnya, pemerintah berusaha memasukkan Indonesia sebagai salah satu peserta di Olimpiade London 1948. Namun, permintaan ini ditolak oleh Komite Olimpiade karena Indonesia belum terdaftar sebagai anggota PBB. Namun Indonesia tetap diundang sebagai peninjau.Meskipun demikian, delegasi Merah-Putih batal berangkat karena dipaksa pemerintah Kolonial untuk menggunakan paspor Belanda. Sebagai jawaban atas blokade Belanda ini, pemerintah pun berinisiatif membuat pesta olahraga sendiri di dalam negeri pada 9-12 September yang kemudian dikenal sebagai Pekan Olahraga Nasional I.PON I diikuti oleh 600 atlet dari 13 karesidenan dan mempertandingkan 9 cabang olahraga, termasuk sepakbola. Hingga kini, tanggal 9 September dikenal sebagai Hari Olahraga Nasional (Haornas).

PON XX/2021 Papua

Tahun 2021 akan mecatatkan sejarah baru dalam perjalanan Pekan Olahraga Nasional pertama sampai sekarang. Untuk pertama kalinya, perhelatan multiajang olahraga Indonesia ini akan digelar di tanah Papua, tepatnya di Kota Jayapura pada 2-13 Oktober 2021.Sebanyak 37 cabang olahraga akan dipertandingkan, yang dibagi lagi menjadi 56 disiplin dan 679 nomor pertandingan. Tak kurang dari 6.442 atlet siap bertarung untuk memperebutkan medali, di antaranya dari cabang olahraga sepak bola, akuatik, panahan, wushu, dan lain-lain.Semoga PON XX/Papua berjalan sukses dan dapat menjadi ajang olahraga yang mengharumkan nama Indonesia di mata duni.
olahragatips olahragapola hidup sehat
Universitas Hasanuddin. https://journal.unhas.ac.id/index.php/jlb/article/view/3114
Diakses pada 7 Februari 2021
Kompas. https://kompaspedia.kompas.id/baca/infografik/peta-tematik/penyelenggaraan-pekan-olahraga-nasional
Diakses pada 7 Februari 2021
Bina Nusantara. http://library.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab1/2008-2-00143-DS%20bab%201.pdf
Diakses pada 7 Februari 2021
PON XX/2021 Papua. https://games.ponxx2021papua.com/Events
Diakses pada 7 Februari 2021
Merdeka. https://www.merdeka.com/peristiwa/kisah-pon-i-solo-ajang-olahraga-untuk-lawan-blokade-belanda.html
Diakses pada 7 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait