Payudara Sakit Terasa Nyeri dan Kencang Belum Tentu Gejala Kanker, Mungkin Ini Penyebabnya

(0)
31 May 2019|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Penyebab payudara terasa sakit nyeri dan kencang bisa menjadi tanda adanya penyakitMayoritas payudara sakit bukan disebabkan oleh penyakit serius.
Penyebab payudara sakit atau terasa nyeri bisa disebabkan oleh banyak hal. Salah satu penyebab paling umum payudara terasa nyeri dan kencang adalah karena perubahan hormon. Agar tak salah berasumsi tentang kesehatan, yuk simak ulasan seputar payudara yang terasa sakit atau nyeri selengkapnya berikut.Ketika payudara sakit, Anda mungkin khawatir tengah mengidap penyakit serius seperti kanker payudara. Namun faktanya, keluhan ini sangat umum dialami oleh wanita di seluruh dunia dan mayoritas bukan disebabkan oleh kondisi yang serius.Dalam dunia kedokteran, kondisi payudara yang sakit juga dikenal dengan istilah mastalgia. Mastalgia bisa berwujud payudara sakit ketika disentuh, terasa panas seperti terbakar, maupun terasa kencang.[[artikel-terkait]]Mastalgia bisa berlangsung terus-menerus atau sesekali. Sakitnya pun bisa terasa ringan hingga tidak tertahankan. Apakah sebenarnya pemicu di balik kondisi ini?

Apa Penyebab Payudara Sering Terasa Nyeri dan Kencang?

Banyak hal yang bisa menyebabkan payudara terasa sakit. Berikut adalah sejumlah kemungkinan penyebab payudara terasa nyeri dan kencang atau sakit saat ditekan.

1. Perubahan hormon

Siklus menstruasi pada wanita akan mengakibatkan perubahan kadar hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh kaum hawa. Kedua hormon inilah yang dapat memicu perubahan pada payudara, termasuk rasa bengkak, kencang, dan nyeri.Ketika terjadi perubahan pada kedua hormon tersebut, nyeri pada payudara biasanya akan terasa pada dua hingga tiga hari sebelum datang bulan. Kadang kala, rasa sakitnya bisa bertahan selama menstruasi terjadi.Jika ingin memastikan bahwa payudara sakit yang Anda alami memang akibat pengaruh faktor hormon ini, Anda perlu mencatat tanggal haid dan nyeri payudara Anda dengan saksama. Setelah melalui dua periode menstruasi, Anda akan menemukan pola dari payudara yang sakit sebelum menstruasi ini.

2. Kista

Anda mungkin pernah mendengar gerakan SADARI. Istilah ini memiliki kepanjangan periksa payudara sendiri dan berfungsi mendeteksi benjolan di sekitar payudara Anda.Jika Anda menemukan benjolan ketika melakukan SADARI, Anda harus memeriksakan diri ke dokter. Namun tidak perlu panik berlebihan karena benjolan belum tentu berarti kanker payudara. Mungkin saja kondisi ini merupakan kista payudara.Seiring bertambahnya usia wanita, struktur payudara juga berubah. Kelenjar-kelenjar susu pada payudara akan digantikan oleh lemak. Proses ini dikenal dengan istilah involusi. Sebagai salah satu efek samping dari proses tersebut, kista payudara bisa terbentuk.Lokasi kemunculan kista biasanya di bagian atas payudara dan ukurannya akan membesar ketika penderita memasuki masa menstruasi. Meski tidak selalu menyebabkan payudara sakit, kista bisa meningkatkan sensitivitas pada payudara Anda.

3. Mastitis

Mastitis adalah infeksi yang terjadi pada kelenjar susu. Kondisi ini bisa disebabkan oleh tersumbatnya kelenjar susu, sehingga ASI tidak bisa keluar dengan lancar. Bakteri kemudian bisa tumbuh pada kelenjar yang tersumbat dan memicu infeksi.Ketika sudah terinfeksi, mastitis dapat membuat payudara terasa sangat sakit dan bengkak. Bagian puting pun bisa memerah, pecah-pecah, panas seperti terbakar, dan melepuh.Ibu menyusui yang mengalaminya bahkan mungkin mengalami demam dengan suhu tubuh lebih dari 38,5 derajat celcius. Bila kondisi-kondisi ini terjadi, dokter mungkin akan memberikan antibiotik untuk mengobati mastitis.Jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai keamanan penggunaan antibiotik tersebut ketika Anda menyusui. Misalnya, apakah Anda boleh tetap menyusui buah hati atau hasur menyapih bayi Anda secara dini.

4. Masalah kesehatan lainnya

Selain masalah-masalah di atas, munculnya gejala payudara sakit juga bisa terjadi jika Anda mengalami iritasi di area sekitar payudara, memiliki ukuran payudara yang tidak proporsional, atau baru saja menjalani operasi payudara.Pola makan yang tidak seimbang pun dikatakan bisa berhubungan dengan kemunculan rasa sakit pada payudara. Demikian pula bila Anda tengah menjalani pengobatan tertentu serta merokok.

5. Bra yang tidak pas

Ukuran bra yang terlalu kecil atau terlalu besar, ternyata dapat menjadi penyebab payudara terasa nyeri dan kencang, sehingga rasa tidak nyaman pun datang.Itulah mengapa Anda disarankan untuk selalu mencoba bra dulu, sebelum membelinya.

6. Obat-obatan tertentu

Obat-obatan tertentu dapat menjadi penyebab payudara terasa nyeri dan tidak nyaman, seperti obat-obatan yang berdampak pada hormon reproduktif, obat untuk mengatasi gangguan mental, hingga pengobatan kardiovaskular (jantung).Berkonsultasilah pada dokter untuk mencari obat-obatan yang tidak menimbulkan efek samping. Jangan pernah menghentikan pengobatan tanpa izin dokter!

7. Cedera Payudara

Sama seperti bagian tubuh lainnya, payudara juga bisa terluka atau cedera. Cedera payudara biasa tejadi karena kecelakaan, saat berolahraga, atau operasi payudara.Rasa nyeri akibat cedera tersebut umumnya akan terasa menusuk tajam dan nyeri hingga beberapa hari dalam beberapa minggu. Temui dokter jika rasa sakit atau nyeri tak kunjung mereda.

8. Komplikasi Akibat Implan Payudara

Komplikasi implan payudara, baik yang terbuat dari silikon atau garam dapat menyebabkan rasa nyeri. Salah satu penyebab nyeri yang paling umum setelah operasi implan payudara adalah ketika jaringan terbentuk terlalu rapat di sekitar implan. Rasa nyeri payudara juga bisa menjadi indikasi bahwa salah satu implan Anda telah pecah. Bicarakan dengan dokter jika rasa sakit yang Anda alami tak kunjung mereda untuk menentukan apakah itu terkait dengan implan payudara atau tidak.

9. Menyusui

Menyusui terkadang bisa jadi sumber nyeri pada payudara. Beberapa hal yang menyebabkan Anda mengalami rasa nyeri saat menyusui di antaranya karena cara bayi yang tidak tepat saat menghisap puting, puting digigit atau mengalami kulit kering dan pecah-pecah. Rasa nyeri saat menyusui adalah hal yang umum terjadi. Namun jika rasa nyeri tak kunjung hilang, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk membantu Anda memecahkan masalah tersebut.

10. Kanker Payudara

Hal terburuk yang mungkin terjadi saat payudara Anda terasa sakit adalah karena gejala kanker payudara. Umumnya, kanker payudara memang tidak biasa menyebabkan rasa sakit, namun bukan berarti tidak mungkin. Seperti kanker payudara inflamasi atau peradangan kanker payudara, dikutip dari John Hopkins Medicine, jenis kanker tersebut sering menyebabkan rasa sakit namun jarang terjadi, terhitung 1 hingga 5 persen dari kasus kanker di Amerika Serikat. Kanker payudara inflamasi menyebabkan payudara menjadi merah atau berubah warna, bengkak atau berat dan menyakitkan. Kulit payudara juga bisa menebal atau lesung pipit. Jika khawatir dengan kanker inflamasi atau peradangan payudara, segera temui dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapan harus memeriksakan payudara yang nyeri ke dokter?

Anda harus menghubungi Dokter jika mengalami rasa nyeri seiring dengan gejala seperti berikut:
  • keluarnya darah atau cairan bening dari puting
  • Benjolan baru dengan timbulnya nyeri, benjolan tidak hilang setelah periode menstruasi
  • Nyeri payudara terus menerus 
  • Mengalami tanda-tanda infeksi payudara seperti kemerahan, nanah, atau demam
  • Kemerahan pada kulit payudara yang mungkin tampak sebagai ruam, pori melebar dan kemungkinan penebalan kulit
Pada umumnya, Anda tidak perlu khawatir jika merasakan payudara sakit atau nyeri. Penyebabnya bisa saja berupa perubahan hormon dan bukan penyakit serius seperti kanker.Namun bila rasa sakit pada payudara tidak kunjung usai dan diikuti dengan gejala atau tanda-tanda seperti yang telah disebutkan, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Dengan begitu penyebab rasa nyeri bisa diketahui dengan pasti dan pengobatan dapat diberikan dengan segera.
kanker payudarakista
Healthline. https://www.healthline.com/symptom/breast-pain
Diakses pada 20 Mei 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/breast-pain/symptoms-causes/syc-20350423
Diakses pada 20 Mei 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/311833#common_causes
Diakses pada 25 September 2020
John Hopkins Medicine. https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/breast-pain-10-reasons-your-breasts-may-hurt Diakses pada 7 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait