Paracetamol untuk Ibu Menyusui Boleh Saja, tapi Ada Aturannya


Paracetamol untuk ibu menyusui masih aman dikonsumsi asal sesuai dosis dan aturan. Perhatikan efek samping yang bisa muncul dan bagaimana aturan minum obat yang tepat untuk ibu menyusui berikut.

(0)
06 Nov 2019|Azelia Trifiana
Paracetamol untuk ibu menyusui tidak akan berpengaruh ke ASI asalkan sesuai dosis dan anjuran dokterparacetamol untuk ibu menyusui boleh saja dikonsumsi asal sesuai anjuran dokter
Ibu menyusui tentu tak bisa seleluasa itu mengonsumsi obat-obatan, terutama jika menyusui bayinya secara langsung. Dikhawatirkan, substansi dalam obat bisa berpengaruh ke ASI. Meski demikian, paracetamol untuk ibu menyusui masih aman dikonsumsi.Biasanya, ibu menyusui minum paracetamol bisa menjadi pilihan obat jangka pendek untuk mengatasi nyeri atau demamBaik untuk ibu hamil maupun ibu menyusui, paracetamol tetap tidak dilarang. Tapi tentu saja, ada aturan dalam mengonsumsinya.

Efek samping paracetamol untuk ibu menyusui terhadap ASI

Kabar baiknya, paracetamol untuk ibu menyusui tidak akan berpengaruh terhadap ASI. Hanya sedikit dosis yang akan masuk ke dalam ASI dan sangat jarang bisa berpengaruh ke bayi Anda.Meski demikian, ibu menyusui minum paracetamol harus sesuai dosis dan interval waktu yang tepat. Ibu menyusui yang sebelumnya memiliki kondisi medis tertentu atau melahirkan prematur juga perlu mempertimbangkan lebih lanjut sebelum mengonsumsi paracetamol.Dosis paracetamol untuk ibu menyusui adalah 500 mg setiap 4 hingga 6 jam. Jangan melebihi 4 gram konsumsi dalam 24 jam. Dosis ini harus ditaati karena jika tidak, akan berisiko menyebabkan overdosis. Sebaiknya, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu terkait dosis pemakaian yang tepat sesuai dengan kondisi Anda.Penting juga untuk mengetahui efek samping yang mungkin terjadi dari mengonsumsi paracetamol saat menyusui, seperti:
  • Reaksi alergi seperti bengkak atau ruam
  • Gangguan pada darah
  • Kerusakan ginjal dan hati
Sementara menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), efek samping paracetamol terhadap bayi yang menyusu dapat berupa bercak kemerahan di tungkai atas dan di muka. Sementara pada ASI, belum ditemukan informasi terkait efek samping tersebut.Namun munculnya efek samping setelah mengonsumsi paracetamol sangat jarang terjadi. Lagipula zat aktif paracetamol juga sedikit sekali yang keluar di ASI. Food and Drug Administration (FDA) juga telah menetapkan paracetamol aman untuk ibu menyusui sebagai obat pereda nyeri dan demam. The American Academy of Pediatrics juga mengklasifikasikan paracetamol dalam kategori “Usually Compatible with Breastfeeding”.Konsumsi paracetamol dalam jangka waktu sesingkat mungkin, artinya jangan minum paracetamol secara terus-menerus selama beberapa hari. Segera hentikan konsumsi paracetamol jika sakitnya sudah mereda.

Obat yang boleh dikonsumsi ibu menyusui

Tak hanya paracetamol, ada beberapa obat lain yang dianggap masih aman untuk dikonsumsi ibu menyusui. Beberapa contohnya adalah:
  • Paracetamol
  • Antibiotik
  • Obat asma
  • Vitamin
Mengenai jenis apa saja obat yang termasuk aman dalam kategori di atas, tentu perlu diskusi lebih lanjut dengan pihak dokter anak. Sebisa mungkin, obat-obatan hanya dikonsumsi apabila dirasa benar-benar perlu. Apabila rasa sakit masih bisa dialihkan atau diobati dengan cara-cara tradisional dan alami, tentu itu jauh lebih baik.Sementara obat-obatan yang diimbau untuk tidak dikonsumsi ibu menyusui adalah:
  • Codeine phosphate
  • Decongestan
  • Nasal decongestant dalam bentuk tetes atau nose spray
  • Aspirin untuk pereda nyeri
  • Obat herbal yang berbahaya untuk ibu menyusui
Tentu saja tidak semua ibu menyusui berada di kondisi yang sama. Beberapa ibu menyusui memiliki kondisi medis tertentu yang membuatnya tidak bisa mengonsumsi obat-obatan dengan leluasa.

Hal yang harus diperhatikan saat ibu menyusui mengonsumsi obat

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), beberapa hal yang harus diperhatikan saat ibu menyusui harus mengonsumsi obat adalah:
  • Mengupayakan cara alami terlebih dulu untuk mengatasi gejala sakit sebelum minum obat
  • Pilih dosis obat minimal yang masih efektif
  • Hentikan ASI bila ibu memerlukan obat-obatan yang mempunyai pengaruh kurang baik pada bayi, dengan sebelumnya ibu memerah ASI untuk diberikan sebelum ibu mengonsumsi obat tersebut
  • Sebelum mengonsumsi obat, perhatikan kondisi kesehatan ibu menyusui seperti ada atau tidaknya gangguan ginjal atau hati 
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah konsumsi obat herbal atau jamu tidak dianjurkan. Dengan demikian, jika mengonsumsi paracetamol untuk ibu menyusui memang dirasa benar-benar perlu, pilih yang memang aman dengan dosis tepat.
asi eksklusifparacetamolibu menyusuiibu hamil
Drugs. https://www.drugs.com/breastfeeding/acetaminophen.html
Diakses 29 Oktober 2019
Health Direct. https://www.healthdirect.gov.au/paracetamol
Diakses 29 Oktober 2019
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1386281/
Diakses 29 Oktober 2019
Net Doctor. https://www.netdoctor.co.uk/medicines/aches-pains/a26343/can-i-take-paracetamol-while-pregnant-or-breastfeeding/
Diakses 29 Oktober 2019
NHS. https://www.nhs.uk/common-health-questions/medicines/can-i-take-paracetamol-while-i-am-breastfeeding/
Diakses 29 Oktober 2019
IDAI. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/amankah-tetap-menyusui-saat-ibu-perlu-konsumsi-obat Diakses 1 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait