logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kulit & Kecantikan

Tidak Hanya Warna Putih, Ada Juga Panu Hitam. Ketahui Juga Penyebabnya!

open-summary

Panu adalah infeksi jamur yang menyebabkan perubahan warna pada area kulit tertentu. Bercak pada panu biasanya berwarna putih, merah, ataupun coklat. Namun, tidak menutup kemungkinan bercak panu dapat berwarna hitam.


close-summary

22 Mei 2019

| Dina Rahmawati

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Keringat yang berlebihan bisa menyebabkan rasa gatal dan terkena panu

Kulit yang terkena panu bisa menjadi kering, bersisik, dan terasa gatal

Table of Content

  • Panu hitam muncul disertai gatal ringan
  • 7 Penyebab panu pada kulit
  • Gejala panu yang bisa diamati
  • Pilihan perawatan untuk mengatasi panu

Panu adalah infeksi jamur, yang menyebabkan perubahan warna pada area kulit tertentu. Perubahan warna tersebut bisa menjadi lebih terang atau lebih gelap. Panu berbentuk bintik bulat atau oval, dan dapat menyatu menjadi besar.

Advertisement

Ini merupakan penyakit kulit yang umum terjadi, dan bukanlah hal yang berbahaya. Panu biasanya terdapat di lengan atas, dada, punggung, perut, dan leher.

Baca Juga

  • Cari Tahu Penyebab Hingga Pengobatan Psoriasis pada Bayi
  • Hindari Keriput dan Penuaan Dini Hanya dengan Menggunakan Sunscreen!
  • Double Cleansing Itu Apa? Simak Manfaat dan Cara Melakukannya

Panu hitam muncul disertai gatal ringan

Bercak hitam seperti panu, seringkali membingungkan. Tahukah Anda, ternyata, panu memang tidak hanya berwarna putih, merah muda, maupun cokelat.

Panu bisa timbul dengan warna abu-abu dan hitam. Bercak ini pun dapat terlihat jelas pada kulit. Terkadang, anda juga mengalami gatal ringan saat mengalaminya.

Panu hitam ini sama dengan panu lainnya. Akan tetapi, untuk memastikan secara jelas, akan lebih baik bila anda memeriksakan panu hitam tersebut pada dokter.

7 Penyebab panu pada kulit

Panu disebabkan oleh jamur yang disebut Malassezia. Jamur ini biasa ditemukan pada kulit, tanpa menimbulkan masalah pada orang dewasa. Akan tetapi, jika jamur tersebut bertambah banyak dari biasanya, maka dapat menjadi panu.

Beberapa faktor ini dapat meningkatkan risiko anda terkena panu.

  • Tinggal di lingkungan yang hangat dan lembap
  • Paparan sinar matahari
  • Keringat berlebihan
  • Menggunakan pakaian yang ketat hingga membuat kulit tidak bernapas
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah
  • Malnutrisi
  • Penggunaan obat golongan kortikosteroid

Panu tidak berhubungan dengan kebersihan diri, dan tidak menyebar antarmanusia.

Gejala panu yang bisa diamati

Selain menyebabkan area kulit berbeda warna dari kulit di sekitarnya, panu juga dapat menimbulkan gejala berikut ini.

1. Timbul bercak di kulit

Gejala yang paling umum terjadi pada panu, yaitu timbulnya bercak berwarna putih, merah muda, merah atau cokelat pada kulit yang terinfeksi. Bercak ini bisa lebih terang atau lebih gelap dari kulit sekitarnya.

Jika anda memiliki bercak tersebut, segera gunakan obat antijamur.

2. Bintik-bintik yang berbeda dari kulit lainnya

Jika anda terkena panu, bintik-bintik akan muncul pada area kulit yang terinfeksi, sehingga menyebabkan teksturnya berbeda dari kulit lainnya.

3. Bintik-bintik terjadi di berbagai area kulit

Bintik-bintik dapat muncul lengan, punggung, dada, dan leher. Bahkan bintik-bintik tersebut dapat berkelompok, membentuk bulatan yang besar.

4. Kulit kering, bersisik, dan gatal

Area kulit yang terkena panu dapat juga menjadi kering, bersisik, dan terasa gatal. Hal itu tentu akan membuat anda merasa tidak nyaman. Akan tetapi, hal keadaan tersebut jarang terjadi.

Gejala panu dapat menghilang selama cuaca dingin, tapi menjadi buruk selama cuaca hangat dan lembap.

Pilihan perawatan untuk mengatasi panu

Anda dapat mengatasi panu dengan menggunakan antijamur topikal, atau pil antijamur. Jenis perawatan akan tergantung pada ukuran, lokasi, dan ketebalan area yang terinfeksi.

1. Antijamur topikal

Antijamur topikal dapat berupa krim, losion, sabun, dan shampo. Anda dapat langsung mengaplikasikannya pada kulit yang terinfeksi. Antijamur topikal dapat menjaga pertumbuhan jamur tetap terkendali.

Anda bisa membeli antijamur topikal secara bebas, meski kadang, ada yang membutuhkan resep dokter.

2. Pil Antijamur

Pil Antijamur digunakan untuk panu yang lebih serius, atau terjadi secara berulang. Pil antijamur diberikan dengan resep dokter, dan dapat menimbulkan efek samping. Oleh sebab itu, dokter akan memantau penggunaan obat ini.

Dua pilihan perawatan tersebut hanya dapat menghilangkan infeksi jamur. Sementara itu, pemulihan perubahan warna kulit yang terjadi memerlukan waktu yang lebih lama.

Advertisement

kesehatan kulitpenyakit kulitpanu

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved