Pantangan Setelah Kuret, Wanita Wajib Tahu


Pantangan setelah kuret yang harus dilakukan adalah tidak beraktivitas berat serta konsumsi makanan, seperti junk food. Hal ini bertujuan agar mempercepat pemulihan.

0,0
04 Jul 2019|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Pantangan setelah kuret adalah junk foodPantangan setelah kuret adalah mengonsumsi junk food
Pantangan setelah kuret tentu perlu diketahui untuk menjaga kesehatan dan keamanan ibu.
Setelah mengalami keguguran pada masa kehamilan, ada salah satu prosedur yang dilakukan beberapa ibu, yakni kuret.Dalam hal ini, ada berbagai pantangan yang harus dipatuhi agar pasien segera pulih.Lantas, apa saja pantangan sehabis kuret?

Pantangan setelah kuret

Beberapa pantangan setelah kuret yang sebaiknya Anda patuhi adalah:

1. Terlalu banyak berkegiatan fisik

Hindari aktivitas fisik yang terlalu berat agar pemulihan lebih cepat
Hindari aktivitas fisik yang terlalu berat agar pemulihan lebih cepat
Sebaiknya, hindari aktivitas terlalu berat setelah kuret. Beberapa kegiatan yang dianggap sebagai pantangan setelah kuret adalah mengangkat beban terlalu berat hingga olahraga intensitas tinggi.

2. Berhubungan seks

Tunda hubungan seks hingga 1 bulan setelah kuret. Akan lebih baik bila Anda tidak melakukan hubungan intim sampai pendarahan pascakuret benar-benar berhenti.Tujuannya, agar terhindar dari infeksi bakteri di rahim.

3. Membersihkan alat kelamin berlebihan

Hindari membersihkan vagina berlebihan agar tidak ada infeksi
Hindari membersihkan vagina berlebihan agar tidak ada infeksi
Berkaitan dengan infeksi bakteri di rahim, hal ini bisa diupayakan dengan menjaga kebersihan alat kelamin Anda.Namun, pantangan setelah kuret berupa penggunaan alat douche membuat Anda harus memasukkan benda ke dalam vagina.Hal ini meningkatkan justru risiko infeksi. Selain itu, kadar bakteri baik yang ada di dalam vagina pun menjadi tidak seimbang.

4. Terlalu cepat menjalani program kehamilan

Memang, setelah keguguran, beberapa pasangan tetap tidak ingin menyerah. Hal ini membuat pasangan ingin segera memiliki momongan lagi.Namun, sebaiknya, tunda program kehamilan hingga lebih kurang selama 3 bulan.Pertimbangan pantangan setelah kuret ini adalah rahim membutuhkan waktu untuk kembali pulih seperti sedia kala.

5. Berkendara sendiri

Menyetir kendaraan merupakan pantangan setelah kuret
Menyetir kendaraan merupakan pantangan setelah kuret
Setelah kuret, tidak dapat dipungkiri bila masih ada rasa nyeri dan sakit di bagian perut dan rahim.Hal ini bisa mengurangi konsentrasi Anda di jalan bila berkendara. Dikhawatirkan, hal ini meningkatkan risiko kecelakaan.Selain  itu, masih ada sisa efek dari obat bius pasca kuret. Hal ini menyebabkan Anda mengantuk saat berkendara. Tentu, ini membahayakan.Selain itu, beberapa hal lainnya menjadi pantangan setelah kuret adalah menggunakan tampon dan mengonsumsi aspirin.

Makanan yang dilarang setelah kuret

Pantangan yang harus dilakukan pasca kuret adalah menghindari makanan-makanan tertentu yang dapat memperlambat proses pemulihan.Berikut makanan yang harus dihindari dalam promil setelah tindakan kuret:

1. Junk food

Junk food terbukti mampu memperparah peradangan
Junk food terbukti mampu memperparah peradangan
Burger, pizza, kentang goreng ataupun junk food lainnya mungkin terlihat sangat lezat. Akan tetapi, Anda harus menghindari jenis makanan tersebut apabila baru menjalani kuretase.Junk food sebagai makanan yang dilarang setelah kuret mengandung lemak trans yang dapat menyebabkan peradangan pada tubuh sehingga tidak baik untuk proses pemulihan usai kuretase.Hal ini pun dipaparkan dalam penelitian terbitan The American Journal of Clinical Nutrition.Oleh sebab itu, menghindari konsumsi junk food akan membantu mempercepat proses pemulihan dan meningkatkan kemungkinan Anda hamil kembali.

2. Makanan manis

Makanan yang dilarang setelah kuret, seperti permen, gulali, atau minuman berperisa dapat menyebabkan kadar gula darah melonjak dengan cepat.Tingginya kadar gula darah akan memperlambat proses penyembuhan. Kemungkinan Anda untuk hamil kembali pun bisa tertunda jika proses penyembuhan terganggu.Oleh sebab itu, hindari mengonsumsi makanan manis pasca kuret.

3. Makanan dengan karbohidrat tinggi dan rendah serat

Mi instan sebaiknya dihindari setelah prosedur kuret
Mi instan sebaiknya dihindari setelah prosedur kuret
Makanan olahan, seperti mie, pasta, dan nasi instan memiliki karbohidrat yang tinggi dan rendah serat.Bila dikonsumsi secara berlebihan, makanan yang dilarang setelah kuret ini dapat berbahaya bagi tubuh karena bisa meningkatkan kadar gula darah dengan cepat sehingga memperlambat proses pemulihan.

4. Daging dan produk olahan susu berlemak

Sebagian besar lemak dalam daging dan produk olahan susu bisa meningkatkan peradangan. Peradangan tak hanya membuat seseorang nyeri dan tidak nyaman, tapi juga memperlambat pemulihan pasca kuret. Oleh sebab itu, daging dan susu berlemak, mentega, serta produk olahan susu lainnya sebaiknya dihindari.

5. Produk kedelai

Produk kedelai mengandung asam fitat yang mampu menghambat penyerapan zat besi
Produk kedelai mengandung asam fitat yang mampu menghambat penyerapan zat besi
Kedelai umumnya baik untuk kesehatan, namun juga mengandung fitat yang tinggi sehingga bisa mencegah tubuh menyerap zat besi.Padahal, setelah kuret, tubuh sangat membutuhkan zat besi untuk membantu proses pemulihan.Selain itu, produk kedelai, seperti tahu dan tempe, dapat menjadi tempat berkembang biak yang baik bagi bakteri sehingga memungkinkan seseorang terkena infeksi.Oleh sebab itu, hindari konsumsi produk kedelai pasca kuret.

Makanan yang baik dikonsumsi pasca kuret

Konsumsi sayur terbukti baik untuk kondisi tubuh pasca kuret
Konsumsi sayur terbukti baik untuk kondisi tubuh pasca kuret
Berikut beberapa makanan yang dapat membantu Anda segera pulih pasca kuret:
  • Makanan kaya protein, seperti daging tanpa lemak, susu tanpa lemak, lentil, dan biji-bijian
  • Makanan kaya folat, di antaranya bayam, selada, dan brokoli asparagus, kacang-kacangan, biji-bijian, alpukat
  • Makanan kaya zat besi, seperti daging merah, ikan, makanan laut, sayuran berdaun hijau, biji wijen, biji labu, dan kacang-kacangan.
  • Makanan kaya kalsium, yaitu susu tanpa lemak, salmon, sarden, dan sayuran berdaun hijau gelap.
  • Makanan kaya magnesium, bisa ditemukan dalam beras merah, gandum, buah-buahan, cokelat hitam, kacang polong, buncis, dan lainnya.

Catatan dari SehatQ

Pantangan setelah kuret perlu dilakukan agar ibu dapat menjalani proses pemulihan pasca kuret dengan cepat.Bahkan, hal ini juga sekaligus meningkatkan kemungkinan ibu hamil kembali.Selalu konsultasikan dengan dokter kandungan Anda bila ingin melakukan beberapa aktivitas tertentu.Selain itu, bila Anda memiliki pertanyaan terkait proses kuret maupun keguguran secara umum, Anda juga bisa konsultasi gratis dengan dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Download sekarang juga di App Store dan Google Play.
keguguranmakanan untuk hamilmelahirkanpendarahan pasca melahirkankuretase
Mom Junction. https://www.momjunction.com/articles/what-to-eat-and-avoid-after-a-miscarriage_00349796/#gref
Diakses pada Juli 2019
Livestrong. https://www.livestrong.com/article/541972-foods-to-avoid-after-a-miscarriage/. Diakses pada Juli 2019Firstcry Parenting. https://parenting.firstcry.com/articles/indian-diet-after-miscarriage-whats-healthy-and-whats-not/
Diakses pada Juli 2019
The American Journal of Clinical Nutrition. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1201402/
Diakses pada 30 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait