Pantangan Penyakit Vitiligo dari Segi Pola Makan yang Harus Diperhatikan

(0)
Pantangan penyakit vitiligo bisa melalui pola makanAda beberapa jenis makanan pantangan penyakit vitiligo yang sebaiknya diperhatikan
Vitiligo adalah gangguan kulit di mana melanosit tidak mampu memproduksi melanin pembentuk pigmen kulit. Meski tidak dapat disembuhkan secara total, nyatanya ada beberapa jenis makanan pantangan penyakit vitiligo yang sebaiknya diperhatikan karena diyakini berisiko tinggi memperparah vitiligo yang Anda alami.

Apa itu penyakit vitiligo?

Vitiligo adalah suatu penyakit yang menyerang pigmen kulit. Pada kondisi normal, warna kulit, rambut, dan mata ditentukan oleh suatu pigmen yang disebut melanin.Namun pada kasus vitiligo, sel-sel yang membentuk melanin akan berhenti berfungsi atau mati sehingga terbentuk bercak-bercak putih pada kulit. Ini dapat terjadi akibat ketidakmampuan produksi melanin pada kulit (depigmentasi).Meski belum ada cara mencegah dan mengobati kondisi vitiligo, penyakit ini diduga dapat dikendalikan dengan menerapkan pola makan tertentu.

Larangan dan pantangan penyakit vitiligo dari segi pola makan 

Menurut Vitiligo Support International, orang-orang dengan penyakit vitiligo mungkin mengalami kekurangan sejumlah nutrisi tubuh tertentu.Meski demikian, belum ada hasil penelitian yang membuktikan ada jenis-jenis makanan yang dapat memperbaiki atau memperburuk kondisi penyakit ini.Hanya sejumlah bukti anekdot menunjukkan bahwa beberapa orang dengan penyakit vitiligo mengalami reaksi negatif ketika mereka makan makanan jenis tertentu. Terutama jenis makanan yang mengandung agen depigmentasi hydroquinone.Berikut adalah makanan pantangan penyakit vitiligo yang sebaiknya dihindari:
  • Kelompok buah-buahan beri, termasuk ceri, stroberi, raspberry, blueberry, dan blackberry
  • Buah-buahan citrus (jeruk dan lemon), delima, tomat, anggur
  • Produk olahan susu, seperti susu, keju, yogurt
  • Sumber protein hewani, misalnya daging merah, daging sapi, ikan
  • Makanan pedas
  • Makanan berminyak dan mengandung lemak jahat
  • Acar
  • Makanan olahan gandum
  • Makanan cepat saji
  • Minuman soda
  • Minuman berkarbonasi
  • Minuman beralkohol
  • Minuman berkafein, seperti teh dan kopi
  • Cokelat
Selain makanan pantangan penyakit vitiligo, ada beberapa jenis makanan yang diyakini aman untuk dikonsumsi oleh penderita vertigo, yaitu:

1. Biji-bijian utuh

Salah satu jenis makanan yang tergolong aman dikonsumsi oleh penderita vitiligo adalah biji-bijian utuh. Biji-bijian utuh mengandung serat, vitamin, dan mineral yang baik untuk kesehatan tubuh Anda.Bijian-bijian utuh, seperti oatmeal, mengandung banyak vitamin E yang dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh sekaligus melawan bakteri jahat. Dengan ini, kulit Anda akan terjaga kesehatannya.

2. Sayur-sayuran

Meski sayuran sangat baik untuk kesehatan tubuh, ada beberapa jenis sayuran yang dipercaya memberi efek positif bagi orang dengan penyakit vitiligo.Salah satunya adalah bayam. Bayam mengandung banyak nutrisi yang dapat meningkatkan regenerasi kulit dan memperbaiki kerusakan pembuluh darah dalam tubuh.Selain itu, kubis juga baik dikonsumsi oleh penderita vitiligo karena mengandung berbagai nutrisi dan zat-zat yang membantu tubuh untuk melawan zat-zat berbahaya.

3. Lemak sehat

Orang-orang dengan vitiligo disarankan untuk mengonsumsi lemak sehat. Lemak sehat dapat diperoleh melalui minyak zaitun dan beberapa jenis kacang-kacangan. Namun, ada jenis kacang-kacangan yang menjadi pantangan penyakit vitiligo, yaitu kacang pistachio dan kacang mede.

4. Ginkgo biloba

Sebuah hasil studi mengemukakan bahwa ekstrak ginkgo biloba dapat menurunkan risiko penyebaran depigmentasi vitiligo.Selain jenis makanan yang telah disebutkan di atas, penting pula memperkuat sistem imun tubuh dengan makanan yang mengandung phytochemical, betakaroten, dan antioksidan. Misalnya, pisang, apel, sayur kale, buah bit, wortel, lobak, dan kurma.Berbagai jenis makanan dan minuman pantangan penyakit vitiligo yang perlu dihindari dan tidak di atas mungkin belum tentu efektif bagi semua penderita vitiligo. Maka dari itu, anjuran dan pantangan penyakit vitiligo dari segi makanan di atas tidak dapat disamaratakan bagi seluruh penderita vitiligo.

Adakah cara mengobati vitiligo?

Sebenarnya pengobatan vitiligo bertujuan untuk memperbaiki penampilan kulit, tetapi tidak dapat menyembuhkan penyakit ini seutuhnya.Cara mengobati vitiligo ditujukan terutama untuk memperbaiki estetika atau penampilan kulit dengan cara mengembalikan warna kulit seperti semula.Salah satu masalah tersendiri bagi penderita vitiligo adalah sinar matahari. Ketika terpapar sinar matahari, kulit akan menghasilkan melanin untuk melindungi kulit terhadap bahaya sinar ultraviolet (UV).Pada penderita vitiligo, jumlah melanin dalam kulit tidak mencukupi sehingga kulit pun tidak terlindungi dari sinar matahari.Maka dari itu, pastikan untuk menggunakan tabir surya dengan SPF 30 atau lebih untuk mencegah kerusakan kulit lebih lanjut.Anda juga dapat menggunakan krim ‘kamuflase’ kulit untuk meratakan warna kulit. Krim tahan air ini berfungsi menyamarkan bercak-bercak vitiligo.

Pengobatan medis untuk mengobati vitiligo

Menjalani pengobatan medis memerlukan kesabaran karena membutuhkan waktu yang cukup lama sebelum Anda merasakan keefektifannya. Berikut adalah sejumlah pengobatan medis yang dapat dijalani oleh pengidap vitiligo.

1. Obat oles kortikosteroid

Dokter dapat meresepkan salep yang mengandung kortikosteroid untuk mengembalikan warna kulit penderita vitiligo. Secara umum, warna kulit Anda dapat merata setelah menjalani perawatan selama 4-6 bulan.Kendati demikian, penggunaan obat oles kortikosteroid ini harus dalam pengawasan dokter. Sebab, penggunaan obat oles kortikosteroid dalam jangka panjang dapat mengakibatkan kondisi kulit menjadi tipis, kering, dan rapuh.

2. Asupan vitamin D

Penderita vitiligo disarankan untuk menghindari paparan sinar matahari langsung karena dapat berdampak buruk terhadap kulit. Padahal, vitamin D merupakan salah satu sumber penting untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi.Oleh karena itu, sebagian besar penderita vitiligo membutuhkan asupan vitamin D baik melalui sumber makanan, seperti minyak ikan, serta suplemen vitamin D guna memastikan kecukupan vitamin D dalam tubuh.

3. Terapi cahaya (fototerapi)

Cara pengobatan vitiligo ini dipilih apabila bercak-bercak vitiligo yang dialami sudah menyebar luas dan tidak dapat ditangani dengan obat oles kortikosteroid. Terapi ini menggunakan cahaya ultraviolet B (UVB) untuk mengembalikan warna kulit yang terkena vitiligo.Banyak penderita vitiligo mengaku dapat sembuh melalui terapi ini. Namun, bercak vitiligo bisa kembali muncul dalam kurun satu hingga empat tahun setelah perawatan usai.

4. Terapi PUVA

Terapi PUVA dilakukan dengan memadukan penembakan sinar ultraviolet A (UVA) dengan obat psoralen (dapat diminum atau dioles). Bahkan, sekitar 50-70% penderita vitiligo mengaku terbantu dengan perawatan yang bertujuan untuk mengembalikan warna kulit pada area wajah, dada, lengan atas, dan tungkai kaki bagian atas.

5. Operasi cangkok kulit

Pada prosedur ini, kulit sehat dari bagian tubuh yang tidak mengalami vitiligo akan diambil dan digunakan untuk melapisi kulit yang memiliki bercak-bercak putih vitiligo.Cara mengobati vitiligo ini mungkin disarankan apabila penggunaan obat-obatan dan terapi tidak dapat efektif.Meski belum ada cara mengobati vitiligo yang menjamin penderitanya dapat sembuh total, beberapa perawatan di atas mungkin bisa membantu Anda dalam menyamarkan bercak vitiligo Anda.Namun perlu diingat bahwa efek perawatan yang satu dan lainnya tentu bisa berbeda-beda reaksinya, tergantung pada kondisi Anda.Jadi, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menentukan jenis perawatan yang tepat.

Catatan dari SehatQ

Vitiligo adalah gangguan kulit di mana melanosit tidak mampu memproduksi melanin pembentuk pigmen kulit.Meski tidak dapat disembuhkan secara total, nyatanya ada beberapa jenis makanan pantangan penyakit vitiligo yang sebaiknya diperhatikan dan cara mengobati vitiligo yang dapat menurunkan risiko penyebaran bercak-bercak putih pada kulit.
vitiligo
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/vitiligo/treatment/
Diakses pada 24 Juni 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/vitiligo/diagnosis-treatment/drc-20355916
Diakses pada 24 Juni 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-prevent-vitiligo#vitamins
Diakses pada 24 Juni 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/how-to-prevent-vitiligo#treatment
Diakses pada 24 Juni 2020
New Health Guide. https://www.newhealthguide.org/vitiligo-diet.html
Diakses pada 24 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait