Ada berbagai pantangan makanan dan minuman untuk orang yang punya radang sendi, misal makanan tinggi purin. Ini dilakukan agar rasa sakit yang muncul bisa diminimalisasi.
Ditinjau secara medis oleh dr. Reni Utari
18 Jul 2023
Makanan berlemak serta makanan olahan menjadi pantangan bagi penderita radang sendi
Table of Content
Radang sendi menyebabkan persendian terasa sakit atau kaku. Gaya hidup sehat jadi salah satu cara agar gejalanya tidak terus memburuk. Ada beberapa pantangan makanan dan minuman yang perlu diikuti supaya rasa sakit tidak sering muncul. Apa saja makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari? Simak lengkapnya di sini.
Advertisement
Radang sendi (arthritis) adalah peradangan sendi yang menimbulkan rasa nyeri dan kaku. Gejalanya bisa muncul tiba-tiba, bisa juga terus ada, alias tidak kunjung hilang.
Faktanya, makanan juga bisa memengaruhi perburukan gejala. Ini karena beberapa makanan tertentu memang dapat memicu peradangan dalam tubuh.
Bagi orang yang punya masalah arthritis, menaati beberapa pantangan makanan dan minuman bisa membantu mengurangi keparahan gejala dan menurunkan risiko komplikasi penderita radang sendi.
Berikut adalah jenis makanan dan minumannya yang sebaiknya dihindari:
Beberapa jenis lemak bisa meningkatkan peradangan dalam tubuh. Dalam laman Arthritis Foundation, ada beberapa makanan mengandung lemak yang jadi pantangan orang dengan radang sendi:
Ketiga jenis lemak tersebut biasa ditemukan dalam makanan. Sebenarnya, makanan di atas masih boleh kamu makan, kok. Sebab, beberapa juga punya manfaat untuk radang sendi kalau jumlahnya pas.
Kuncinya, jangan batasi asupannya agar tidak berlebihan, ya.
Beberapa penelitian menemukan kaitan daging olahan yang bisa meningkatkan gejala radang sendi. Itu sebabnya, kamu perlu menghindari memakan makanan ini terlalu sering.
Melansir dari jurnal Frontiers in Nutrition, orang yang makan daging olahan, mungkin memiliki tingkat IL-6, protein C-reaktif, dan homosistein yang tinggi. Ketiga komponen itu adalah tanda peradangan.
Sementara itu, studi lain pada 217 orang yang punya rheumatoid arthritis juga mengalami perburukan gejala saat makan daging olahan atau daging merah.
Selain daging olahan, makanan olahan lainnya juga sebaiknya dihindari oleh penderita radang sendi.
Makanan olahan, seperti makanan cepat saji, minuman kaleng, makanan beku, makanan kaleng, permen, camilan, dan keripik cenderung mengandung tambahan gula, pengawet, tinggi natrium, serta bahan lain yang bisa memperburuk gejala radang sendi.
Penelitian dalam jurnal Nutrients menunjukkan kalau makanan olahan tinggi bisa menyebabkan obesitas, yang juga menjadi faktor penyebab arthritis serta rheumatoid arthritis.
Makanan dan minuman tinggi gula juga jadi salah satu pantangan penderita radang sendi.
Pada studi mengenai arthritis, menunjukkan bahwa orang yang minum soda dan makan makanan penutup secara berlebihan bisa memperburuk gejala radang sendi.
Tak hanya itu, makanan dan minuman tinggi gula juga bisa menyebabkan obesitas serta penyakit peradangan kronis lainnya.
Baca juga: Terkesan Sehat, Waspadai Makanan yang Mengandung Gula Tinggi Ini
Rasa asin dalam makanan memang bisa menggugah selera dan menyeimbangkan rasa. Sayangnya, makanan tinggi garam juga jadi salah satu makanan yang sebaiknya dihindari oleh orang yang punya radang sendi.
Kandungan garam berlebihan bisa meningkatkan risiko penyakit autoimun yang menyerang sendi (rheumatoid arthritis) dan memperburuk gejalanya.
Makanan tinggi garam contohnya makanan cepat saji, daging olahan, sup kaleng, dan makanan ringan kemasan, dan saus tomat.
Orang yang punya arthritis sebaiknya menghindari makanan dengan kadar purin tinggi. Purin adalah zat dalam makanan yang diubah tubuh menjadi asam urat.
Kristal asam urat ini dapat menumpuk di persendian dan menyebabkan peradangan. Beberapa makanan yang tinggi purin, antara lain jeroan, daging olahan, kerang, minuman manis, dan minuman beralkohol.
Anggur merah mengandung resveratrol, antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan. Namun, sebaiknya hindari minum alkohol berlebihan karena juga menjadi pantangan radang sendi.
Pada jurnal Rheumatology International memaparkan bahwa ada kemungkinan minum alkohol seminggu sekali atau lebih bisa meningkatkan risiko osteoarthritis.
Saran terbaik, batasi asupan minuman beralkohol atau bahkan berhenti sama sekali untuk mencegah perburukan radang sendi.
Sebaiknya, pilih makanan yang mengandung antioksidan dan kaya nutrisi. Tujuannya, untuk mengurangi peradangan dalam tubuh, mencegah perburukan kondisi, dan meredakan nyeri.
Contohnya, mengonsumsi sayuran segar, buah-buahan, biji-bijian, serta asam lemak omega-3.
Berikut adalah beberapa jenis makanan yang aman dikonsumsi penderita radang sendi:
Baca juga: Manfaat Telur Salmon untuk Kesehatan, Kurangi Peradangan hingga Redakan Arthritis
Selain menghindari beberapa makanan untuk radang sendi, coba lakukan cara lainnya dalam membantu mengelola gejala karena belum ada pengobatan radang sendi (arthritis).
Contohnya, mengonsumsi obat pereda nyeri, terapi fisik, rutin berolahraga low-impact, berhenti merokok, serta menjaga keseimbangan berat badan.
Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan tepat.
Advertisement
Ditulis oleh Atifa Adlina
Referensi
Artikel Terkait
Hidup sebagai anak kost bukan berarti bisa menjalani gaya hidup sembarangan. Agar tetap sehat dan aktif, jaga pola makan yang baik. Caranya mudah.
12 Jan 2021
Vasodilator adalah obat untuk melebarkan pembuluh darah agar aliran darah lebih lancar dan meringankan kerja jantung memompa darah. Beberapa obat vasodilator memiliki manfaat dan cara kerja yang berbeda.
28 Jun 2021
Fungsi magnesium adalah membantu mengatur kerja organ di dalam tubuh. Kebutuhan magnesium per hari yang harus dipenuhi ternyata bergantung pada jenis kelamin.
19 Nov 2019
Diskusi Terkait di Forum
Dijawab oleh dr. Liliani Tjikoe
Dijawab oleh dr. Liliani Tjikoe
Dijawab oleh dr. Liliani Tjikoe
Advertisement
Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.
© SehatQ, 2023. All Rights Reserved