logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Bayi & Menyusui

10 Pantangan Makanan Bayi 8 Bulan Hingga Satu Tahun

open-summary

Ada beberapa jenis makanan yang menjadi pantangan makanan bayi 8 bulan atau makanan berbahaya untuk bayi secara umum. Salah satunya adalah madu, karena mengandung bakteri Clostridium botulinum yang sangat berbahaya untuk bayi di bawah usia satu tahun.


close-summary

21 Sep 2021

| Azelia Trifiana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Hindari memberikan madu pada bayi

Hindari memberikan madu pada bayi

Table of Content

  • Makanan berbahaya untuk bayi
  • Catatan dari SehatQ

Periode tumbuh kembang bayi kerap menjadi momen orangtua bereksperimen membuat menu yang beragam. Namun, orangtua juga perlu tahu pantangan makanan bayi 8 bulan atau makanan berbahaya untuk bayi secara umum.

Advertisement

Beberapa makanan tidak disarankan untuk bayi sebelum usia 12 bulan. Ini karena pencernaan bayi umumnya belum sempurna, sehingga perlu menunggu pencernaan mereka benar-benar siap menerima beragam jenis makanan layaknya orang dewasa. Ini berlaku dalam satu tahun pertama usia mereka.

Makanan berbahaya untuk bayi

Meski ingin mencoba berbagai macam resep untuk diberikan kepada si kecil sebagai MPASI, ingat bahwa tidak semuanya aman. Sebagai panduan, berikut ini pantangan makanan bayi 8 bulan hingga 12 bulan:

1. Madu

Jangan terkecoh ketika ada tradisi memberikan madu kepada bayi baru lahir atau newborn. Ada banyak mitos yang menyebut madu bisa membuat bayi kian sehat hingga bibirnya tampak merona merah. Padahal, ini salah besar.

Sebab, madu mungkin mengandung bakteri Clostridium botulinum yang sangat berbahaya untuk bayi di bawah usia satu tahun. Ketika terkonsumsi, dapat menyebabkan penyakit fatal dengan gejala konstipasi, lemah menyusu, nafsu makan buruk, lemas, dehidrasi, hingga pneumonia.

2. Susu sapi

Tak ada salahnya memasukkan susu sapi dalam daftar pantangan makanan bayi 8 bulan. Sebab, pencernaan bayi mungkin belum siap untuk mencerna protein dalam susu sapi. Di sisi lain, susu sapi juga tidak mengandung nutrisi seperti zat besi dan vitamin E yang penting untuk pertumbuhan bayi.

Itulah mengapa, asupan nutrisi yang direkomendasikan ketimbang susu sapi adalah ASI atau susu formula. Namun jika dalam bentuk yogurt, keju, atau produk olahan susu sapi lainnya biasanya sudah mendapat lampu hijau ketika usianya menginjak 8 bulan.

3. Jus buah kemasan

Jika ingin mencukupi sumber vitamin untuk bayi 8 bulan dengan jus buah, sebaiknya pilih buah-buahan rendah gula. Meski menyehatkan, jus buah tinggi gula adalah makanan berbahaya untuk bayi. Terlebih jus buah dalam kemasan yang lebih berupa air diberi cairan gula, tanpa mengandung lemak, protein, kalsium, vitamin D, serat, atau seng.

Lebih buruknya lagi, mengonsumsi jus buah bisa menyebabkan gigi berlubang, diare, hingga masalah pencernaan kronis lainnya. Jangan sampai pula terlalu sering minum jus buah justru membuat mereka enggan minum ASI atau susu formula.

4. Kudapan manis

Dikutip dari NHS UK, di usia pertamanya, bayi lebih terbuka terhadap beragam jenis rasa selain manis. Sebut saja asam, gurih, hingga pahit. Jadi, sebaiknya biasakan indra perasa mereka dengan rasa-rasa yang lebih beragam ketimbang kudapan manis itu-itu saja.

Bukan berarti tidak boleh mengonsumsi menu manis alami seperti pisang. Hanya saja, hindari memberikan kudapan manis terus-menerus hingga indra perasanya terbentuk.

Jika ingin memberikan kudapan manis seperti cokelat, sebaiknya tunggu hingga mereka berusia satu tahun. Hindari pula memberikan permen dengan tekstur keras karena bisa menyebabkan tersedak.

5. Ikan tinggi merkuri

Memang benar memberikan ikan sebagai menu untuk bayi dapat meningkatkan kecerdasan serta memberi asupan nutrisi melimpah. Namun, hindari ikan dengan kadar merkuri tinggi seperti king mackerel, tuna segar, ikan todak, dan tilefish yang memiliki kadar merkuri paling tinggi.

6. Karbohidrat rafinasi

Ada baiknya, tunda untuk memperkenalkan gandum atau karbohidrat rafinasi seperti roti tawar, pasta, muffin, atau waffle sebelum bayi berusia satu tahun. Ini juga berlaku untuk sereal dan biskuit yang dijual di pasaran.

Jika memungkinkan, selalu pilih karbohidrat dengan gandum utuh atau whole grain sehingga nutrisinya terjaga. Ini dapat membantu membiasakan anak memilih makanan lebih sehat ketika tumbuh besar nanti.

7. Garam

Pantangan makanan bayi 8 bulan bahkan disarankan untuk tidak mereka konsumsi hingga tumbuh besar adalah makanan tinggi sodium. Terlalu banyak asupan garam justru tidak baik untuk kesehatan ginjal mereka.

Hindari pula memberikan makanan gurih seperti sosis, keripik, biskuit, hingga junk food.

8. Kacang

Makanan berbahaya untuk bayi berikutnya adalah kacang-kacangan. Sebab, risiko menyebabkan tersedak masih tinggi hingga mereka berusia lima tahun. Jadi, yang menjadi masalah adalah bentuknya bukan jenis makanannya.

Selama kacang sudah diolah dengan cara dihancurkan atau berupa selai, maka tak masalah memberikannya pada bayi. Perhatikan pula apakah ada reaksi alergi setelah mengonsumsi kacang.

9. Beberapa jenis keju

Ada jenis keju yang sebaiknya tidak diberikan kepada bayi dan anak-anak, seperti milk cheese, soft blue-veined cheese, brie, dan camembert. Sangat besar kemungkinan keju yang belum melalui proses pasteurisasi ini bisa membawa bakteri penyebab listeria.

Namun, bukan masalah memberikan keju tinggi lemak dan telah melalui proses pasteurisasi seperti cheddar, cream cheese, dan cottage cheese.

10. Telur mentah

Sejak usianya memasuki enam bulan, bayi boleh saja mengonsumsi telur. Namun, pastikan sudah benar-benar matang. Bukan jenis telur setengah matang atau telur mentah. Ini juga berlaku pada menu yang menggunakan telur mentah seperti mayonais atau dessert lainnya.

Baca Juga

  • Manfaat Menyusui bagi Ibu, Ternyata Tak Hanya untuk Si Kecil
  • Gangguan Pencernaan pada Bayi dan Cara Mengatasinya
  • Pemeriksaan Antropometri, Penting untuk Menilai Status Gizi dan Pertumbuhan Bayi Baru Lahir

Catatan dari SehatQ

Mengetahui apa saja pantangan makanan bayi 8 bulan hingga 12 bulan dapat membantu menghindarkan penyakit, utamanya yang berkaitan dengan masalah pencernaan.

Secara garis besar, akan lebih aman menunggu hingga mereka berusia satu tahun untuk memberikan bahan makanan tertentu.

Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar makanan pemicu alergi pada bayi, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

bayi & menyusuimpasiresep mpasi

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved