Penderita Gondongan, Hindari 5 Pantangan Gondongan Ini agar Tak Semakin Parah!

Pantangan gondongan ada bermacam-macam, seperti aktivitas berlebihan dan banyak mengunyah
Gondongan membuat rahang sakit saat dibuka

Kelenjar parotis adalah kelenjar ludah terbesar dari tiga kelenjar ludah yang ada dalam tubuh. Sepasang kelenjar parotis terletak di depan telinga kiri dan kanan. Infeksi virus Mumps dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar parotis, yang lebih dikenal dengan istilah gondongan. Infeksi dapat terjadi pada salah satu atau kedua kelenjar parotis.

Gondongan ditandai dengan pembengkakan pada leher, di bawah rahang dekat telinga. Rasanya sangat nyeri, terutama saat mengunyah. Pengobatan antibiotik pada gondongan tidak efektif karena gondongan disebabkan oleh virus bukan oleh bakteri.

Pengobatan ini lebih bersifat simptomatik, yaitu untuk mengurangi rasa nyeri atau demam. Daya tahan tubuh membutuhkan waktu sekitar 1-2 minggu untuk melawan infeksi virus Mumps. Semakin baik daya tahan tubuh, semakin cepat juga kesembuhan tercapai.

5 Pantangan Gondongan

Berikut adalah pantangan yang harus dihindari jika Anda mengalami gondongan:

  1. Aktivitas berlebihan. Istirahat yang cukup adalah kunci agar daya tahan tubuh dapat efektif membasmi virus.
  2. Terlalu banyak mengunyah. Saat mengunyah, kelenjar parotis ikut bergerak sehingga memperberat rasa sakit. Istirahatkan kelenjar parotis Anda dengan mengonsumsi makanan yang lunak atau berkuah.
  3. Mengonsumsi minuman yang terlalu asam, seperti jus jeruk atau buah sitrus lainnya karena dapat semakin mengiritasi kelenjar parotis. Minum air putih dalam jumlah yang cukup sangat dianjurkan.
  4. Makan makanan yang terlalu pedas atau berbumbu. Makanan yang pedas dan berbumbu dapat merangsang produksi kelenjar ludah sehingga semakin menyebabkan pembengkakan.
  5. Pergi keluar rumah. Gondongan sangat mudah menular. Sebisa mungkin hindari kontak dengan orang lain, terutama anak kecil. Virus Mumps bisa ditularkan sejak seseorang terinfeksi virus hingga 5 hari setelah munculnya gejala. Gondongan bisa ditularkan walaupun mungkin tidak ada gejala.

Mencegah Penularan Gondongan

Selain tidak pergi keluar rumah, jangan lupa untuk menerapkan hal-hal berikut sebagai cara mencegah penularan gondongan ke orang yang tinggal dalam satu rumah:

  1. Tidak berbagi peralatan makan karena virus dapat ditularkan melalui benda yang terkontaminasi air liur.
  2. Tutupi mulut saat batuk atau bersih. Jika perlu gunakan masker.
  3. Cuci tangan dengan seksama menggunakan sabun setidaknya 15 detik. Terutama setelah tangan terkena cipratan batuk atau bersin.

Walaupun mampu sembuh sendiri, komplikasi berat juga bisa menyertai gondongan. Komplikasi ini dapat berupa terjadinya peradangan dan pembengkakan pada:

  • Testis. Dikenal dengan orkitis. Umumnya terjadi pada laki-laki yang sudah mencapai usia pubertas. Orkitis sangat sakit, tetapi tidak menyebabkan kemandulan.
  • Otak. Infeksi virus yang menyebar ke otak dapat menyebabkan ensefalitis. Ensefalitis dapat berakibat fatal
  • Selaput otak (meninges). Meningitis atau radang selaput otak juga dapat terjadi jika virus menyebar melalui aliran darah masuk ke dalam sistem saraf pusat.
  • Pankreas. Peradangan pankreas (pankreatitis) menyebabkan gejala rasa nyeri pada perut bagian atas, mual, dan muntah.
  • Hilangnya pendengaran. Walaupun jarang, ketulian dapat terjadi dan bersifat permanen.
  • Keguguran. Ibu hamil yang terkena gondongan, terutama jika terjadi di trimester awal, berisiko untuk mengalami keguguran.

Jika anda menderita gondongan, pastikan untuk beristirahat dengan cukup dan biarkan daya tahan tubuh untuk bekerja. Hindari kontak dengan orang lain sebisa mungkin karena gondongan sangat mudah menular.

Science Direct. https://www.sciencedirect.com/topics/neuroscience/parotid-gland
Diakses pada Mei 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/mumps/symptoms-causes/syc-20375361
Diakses pada Mei 2019

Department of Health Government of Western Australia. https://healthywa.wa.gov.au/~/media/Files/HealthyWA/Original/Factsheets/Mumps%20info%20sheet%2020151221.pdf
Diakses pada Mei 2019

National Health Service. https://www.nhs.uk/conditions/mumps/treatment
Diakses pada Mei 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/mumps/diagnosis-treatment/drc-20375366
Diakses pada Mei 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed