Panniculitis, Ketika Lapisan Lemak Bawah Kulit Meradang


Panniculitis adalah peradangan yang terjadi di lapisan lemak bawah kulit. Lapisan ini disebut panniculus, jenis lemak yang membantu mengendalikan suhu tubuh. Paling sering, muncul benjolan di kaki yang menimbulkan rasa nyeri.

(0)
26 Apr 2021|Azelia Trifiana
Panniculitis terjadi karena peradangan di lapisan lemak bawah kulitPanniculitis terjadi karena peradangan di lapisan lemak bawah kulit
Panniculitis adalah peradangan yang terjadi di lapisan lemak bawah kulit. Lapisan ini disebut panniculus, jenis lemak yang membantu mengendalikan suhu tubuh. Paling sering, muncul benjolan di kaki yang menimbulkan rasa nyeri.Ada banyak jenis panniculitis, bergantung pada lokasi terjadinya peradangan sel lemak bawah kulit. Kelompok yang lebih rentan mengalaminya adalah perempuan paruh baya.

Gejala panniculitis

Ciri utama dari panniculitis adalah tumbuhnya jaringan atau nodul di lapisan lemak bawah kulit. Bukan hanya benjolan di kaki, nodul ini juga bisa tumbuh di wajah, lengan, dada, perut, dan bokong.Gejala lain dari panniculitis adalah:
  • Warna kulit yang benjol mengalami perubahan
  • Mengeluarkan cairan seperti minyak
  • Demam
  • Tubuh terasa lemah dan lesu
  • Nyeri sendi dan otot
  • Sakit perut
  • Mual dan muntah
  • Turun berat badan
  • Mata menonjol seakan melotot
Gejala-gejala di atas bisa datang dan pergi kapan saja. Benjolan di kaki atau bagian tubuh lainnya bisa menghilang setelah beberapa hari atau minggu, namun kembali muncul beberapa bulan hingga tahun kemudian. Bekasnya pun cukup kentara di kulit seperti cekungan.Lebih parahnya lagi, panniculitis yang merupakan ciri terjadinya peradangan ini juga dapat merusak organ lain seperti hati, pankreas, paru-paru, hingga sumsum tulang.

Jenis panniculitis

Dokter mengklasifikasikan panniculitis berdasarkan bagian lapisan lemak bawah kulit mana yang meradang. Apabila terjadi di jaringan ikat sekitar lemak, disebut dengan septal panniculitis. Sementara ketika lokasinya ada di kelenjar lemak, disebut lobular panniculitis.Sebagian besar panniculitis memiliki jenis septal dan lobular sekaligus. Terkadang, disertai juga dengan peradangan pembuluh darah atau vaskulitis.Lebih spesifik lagi, jenis panniculitis adalah:
  • Erythema nodosum

Jenis panniculitis yang paling umum terjadi. Ciri-cirinya adalah benjolan merah dan nyeri di bagian depan kaki. Umumnya, penderitanya juga akan merasakan demam, sakit kepala, dan keluhan di sekitar mata.
  • Cold panniculitis

Peradangan yang terjadi pada area kulit akibat paparan dingin ekstrem, seperti saat berada di luar rumah ketika musim dingin
  • Lipodermatosclerosis

Berkaitan dengan masalah pembuluh darah dan obesitas. Umumnya, terjadi pada perempuan dengan masalah kelebihan berat badan berusia 40 tahun ke atas.
  • Erythema induratum

Panniculitis yang terjadi di area betis. Kelompok yang sering mengalaminya adalah perempuan berusia paruh baya.
  • Subcutaneous sarcoidosis

Berkaitan dengan penyakit sarkoidosis, yaitu pertumbuhan sel radang yang abnormal di jaringan organ tubuh manapun
  • Weber-Christian disease

Istilah untuk penyakit yang kerap menyerang perempuan paruh baya. Gejalanya adalah muncul benjolan di paha dan kaki. Namun, tak menutup kemungkinan juga melibatkan organ-organ lainnya.

Penyebab terjadinya panniculitis

tuberkulosis
Bakteri tuberkulosis bisa menjadi salah satu penyebabnya
Ada banyak faktor yang memicu terjadinya panniculitis, seperti:
  • Infeksi bakteri Tuberkulosis, bakteri Streptococcus, virus, parasit, dan jamur
  • Kondisi peradangan seperti penyakit Crohn atau ulcerative colitis
  • Diabetes
  • Cedera akibat paparan dingin luar biasa
  • Cedera akibat olahraga berintensitas tinggi
  • Suntkan obat ke lapisan lemak bawah kulit
  • Masalah jaringan ikat seperti lupus, rheumatoid arthritis, dan scleroderma
  • Konsumsi obat seperti antibiotik atau kortikosteroid dalam dosis besar
  • Kanker seperti leukemia dan limfoma
  • Penyakit pada pankreas
  • Sarkoidosis
  • Defisiensi alpha-1 antitrypsin
Pada beberapa kasus, panniculitis terjadi tanpa ada sebab yang pasti. Ini disebut dengan idiopathic panniculitis.

Diagnosis panniculitis

Dokter akan melakukan pemeriksaan kulit serta menanyakan riwayat medis. Kemungkinan besar, dokter akan melakukan biopsi untuk mengambil sampel kulit. Kemudian, sampel ini akan diperiksa apakah menunjukkan gejala panniculitis atau tidak.Selain itu, beberapa pemeriksaan lain yang mungkin dilakukan adalah:
  • Swab tenggorokan
  • Pemeriksaan darah
  • Pemeriksaan sedimen darah eritrosit
  • X-ray dada
  • CT scan
Kemudian, dokter akan mengupayakan agar gejala bisa mereda serta peradangan juga sembuh. Jenis obat yang direkomendasikan seperti:
  • Obat anti-peradangan nonsteroid seperti aspirin atau ibuprofen
  • Antibiotik
  • Hydroxychloroquine
  • Kalium iodida
  • Obat steroid untuk redakan peradangan
Selain itu, dokter juga akan menyarankan pasien untuk banyak beristirahat, mengangkat bagian tubuh yang meradang, atau menggunakan stocking untuk kompresi.Apabila penanganan tidak membuahkan hasil, opsi lainnya adalah operasi untuk mengangkat area kulit yang terdampak.

Bergantung pada pemicu dan gejalanya, beberapa kondisi panniculitis lebih mudah ditangani.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar kondisi panniculitis, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play
penyakit paru-parupenyakittbc
Healthline. https://www.healthline.com/health/skin-disorders/panniculitis
Diakses pada 12 April 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320672
Diakses pada 12 April 2021
Rare Diseases. https://rarediseases.org/rare-diseases/panniculitis-idiopathic-nodular/
Diakses pada 12 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait