Pangeran Charles Positif Corona, Kerajaan: Kondisi Baik dan Sedang Isolasi Mandiri

Pangeran Charles positif terinfeksi corona dan saat ini diisolasi secara mandiri di rumah
Pangeran Charles diberitakan positif terinfeksi corona

Virus corona memang tak pandang bulu soal sasarannya. Buktinya, Pangeran Charles, berdasarkan pengumuman resmi dari kerajaan Inggris, dinyatakan positif COVID-19, hari Rabu, 25 Maret 2020.

Pihak istana mengatakan bahwa saat ini, sang pewaris tahta Kerajaan Inggris tersebut dalam kondisi baik dan tidak dirawat di rumah sakit. Ia akan menjalani isolasi mandiri di rumahnya bersama sang istri, Camilla Parker Bowel secara terpisah. Sebab, setelah melakukan pemeriksaan, Camilla dinyatakan negatif COVID-19.

Hingga saat ini belum jelas pihak yang menularkan penyakit ini pada Pangeran Charles. Pihak kerajaan pun mengatakan bahwa mereka kesulitan menentukan timeline atau urutan awal penyebaran penyakit karena sang Pangeran memang hingga beberapa minggu sebelum ini, masih aktif menghadiri berbagai acara kenegaraan.

Lebih jauh mengenai kondisi Pangeran Charles saat ini

Dilansir dari BBC, yang mengutip pernyataan resmi dari kerajaan Inggris, kondisi kesehatan Pangeran Charles saat ini disebut masih cukup fit. Ia disebut hanya mengalami gejala ringan, tanpa diketahui lebih lanjut mengenai gejala yang dialami. Saat ini, sang Pangeran pun masih terus produktif dengan tetap bekerja dari rumah.

Melihat status positif COVID-19 dari sang anak, kondisi kesehatan Ratu Elizabeth II dan suami pun saat ini menjadi perhatian banyak khalayak. Tidak heran, mengingat usia keduanya yang sudah semakin tua. Tahun ini, Ratu Elizabeth II berusia 93 tahun dan suaminya, Pangeran Philip berusia 98 tahun.

Namun, masih menurut pernyataan resmi dari kerajaan, keduanya hingga saat ini masih dalam kondisi yang sehat dan sedang beristirahat sekaligus membatasi pertemuan langsung dengan banyak orang untuk mencegah penularan.

Diketahui dua minggu sebelum dinyatakan positif terinfeksi virus corona, atau tepatnya pada tanggal 12 Maret 2020, adalah saat terakhir Pangeran Charles berjumpa secara langsung dengan sang Ibunda. Namun tidak diketahui secara pasti, apakah pada saat itu Pangeran Charles sudah terinfeksi COVID-19.

Seperti yang diketahui, gejala penyakit ini tidak muncul secara langsung. Butuh waktu 2-14 hari sejak pertama kali terpapar hingga orang yang terinfeksi menunjukkan gejala. Bahkan, banyak orang yang positif COVID-19 tidak menunjukkan sama sekali.

Info lengkap seputar virus corona

• Korban corona yang meninggal masih bisa menularkan penyakit: Cara mengurus jenazah pasien corona

• Partisipasi artis saat pandemi corona: Deretan artis yang menyumbang untuk penanggulangan virus corona

• Virus corona bisa bertahan di uang kertas?: Benarkah uang kertas bisa sebarkan virus corona?

Apa yang harus dilakukan saat isolasi mandiri seperti Pangeran Charles?

Isolasi mandiri di rumah merupakan salah satu pilihan paling umum yang diberlakukan di banyak negara, termasuk di Inggris, bagi penderita COVID-19 yang hanya menunjukkan gejala ringan. Inggris memang merupakan salah satu negara dengan jumlah kasus infeksi COVID-19 yang cukup tinggi. Hingga tanggal 25 Maret 2020, total jumlah orang yang telah terinfeksi virus ini adalah 9.529 orang dan 463 orang di antaranya telah meninggal dunia.

Isolasi mandiri dilakukan agar kapasitas rumah sakit tidak penuh dan masih bisa digunakan untuk merawat pasien dengan kondisi kesehatan yang lebih buruk. Dengan begitu, angka kematian akibat pandemi virus corona pun bisa menurun.

Tidak hanya bagi penderita yang positif corona, isolasi mandiri juga diperuntukkan anggota keluarga yang hidup serumah dengan penderita.

Saat menjalani isolasi mandiri, apabila Anda adalah orang yang positif corona, maka hal-hal di bawa ini harus dilakukan, untuk mencegah terjadinya penularan lebih jauh:

  • Tidak meninggalkan rumah untuk alasan apapun, kecuali untuk olahraga atau mendapatkan sinar matahari di sekitar rumah. Hal ini pun baru bisa dilakukan apabila Anda mempraktikkan social distancing dengan berdiri kurang lebih 2-3 meter dari orang lain.
  • Tidak membeli makanan atau obat secara langsung. Belilah melalui layanan antar online atau minta tolong seseorang untuk membelikannya dan meletakkannya di depan pagar agar selanjutnya bisa diambil.
  • Tidak menerima tamu baik teman maupun saudara di rumah.
  • Rajin mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun setidaknya selama 40 detik atau menggunakan hand sanitizer selama 20 detik.
  • Selalu jalani etika batuk dan bersin dengan menutup mulut menggunakan tisu atau siku bagian dalam saat melakukannya.
  • Langsung buang tisu segera setelah digunakan ketika bersin atau batuk
  • Rutin membersihkan permukaan benda yang sering disentuh dengan disinfektan, seperti telepon genggam, gagang pintu, dan meja kerja.
  • Pebranyak minum air putih hingga warna urine menjadi bening.
  • Minum paracetamol untuk membantu meredakan gejala seperti demam dan nyeri di badan. Jangan konsumsi obat lain selain paracetamol tanpa resep dan anjuran dari dokter karena berisiko memperburuk kondisi.
  • Jangan memutus interaksi sosial dengan teman dan saudara. Anda bisa melakukannya dengan video call, chat, atau telepon untuk menghindari kontak langsung. Hal ini penting agar Anda tidak merasa stres dan sendiri.
  • Lakukan aktivitas untuk mengisi waktu seperti memasak, membaca, atau menonton film.
  • Saat tubuh sudah mulai terasa lebih baik, lakukan olahraga ringan.

Hingga saat ini belum jelas kapan pandemi virus corona ini akan berakhir. Jadi, Anda perlu berperan aktif untuk mencegah penularan, setidaknya dimulai dari diri sendiri, agar kondisi penyebaran penyakit tak semakin meluas.

BBC. https://www.bbc.com/news/uk-52033845
Diakses pada 26 Maret 2020

CNN. https://edition.cnn.com/2020/03/25/europe/prince-charles-coronavirus-gbr-intl/index.html
Diakses pada 26 Maret 2020

UK Government. https://www.gov.uk/guidance/coronavirus-covid-19-information-for-the-public
Diakses pada 26 Maret 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/coronavirus-incubation-period#incubation-period
Diakses pada 26 Maret 2020

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/coronavirus-covid-19/self-isolation-advice/
Diakses pada 26 Maret 2020

Artikel Terkait