Tummy time harus dilakukan secara hati-hati agar bayi tidak terjatuh
Tummy time perlu dilakukan untuk melatih otot-otot leher bayi.

Setelah lama tidur telentang, bayi harus belajar menggunakan otot leher mereka. Tummy time atau latihan tengkurap ini penting untuk melatih otot-otot leher bayi dan tubuh bagian atasnya.

Kurang latihan akan memperlambat waktu bayi untuk mengangkat kepala, membalikkan badan, merangkak, dan sebagainya.

Kapan Tummy Time Sebaiknya Dimulai?

Tummy time sebaiknya dimulai sejak bayi baru lahir. Selain untuk melatih otot-ototnya, tengkurap perlu agar kepalanya tidak rata atau menghitam pada bagian belakang.

Tengkurapkan bayi di dada atau pangkuan Anda selama beberapa menit agar dia terbiasa. Namun, jangan lakukan hal ini setelah minum air susu agar bayi tidak muntah. Idealnya, kegiatan ini dilakukan saat bayi benar-benar terjaga. Misalnya setelah berganti popok atau bangun tidur.

Berapa Lama Tummy Time Harus Dilakukan?

Tiga menit, setiap dua atau tiga kali dalam sehari, cukup bagi bayi baru lahir (newborn) untuk latihan tengkurap. Seiring bertambahnya usia, waktu latihan bisa diperpanjang hingga total 20 menit sehari.

Ketika berusia 4 bulan, bayi biasanya bisa mengangkat dada saat tengkurap dan menyangga dirinya dengan siku. Bayi mungkin bisa mengangkat lengan dari lantai, melengkungkan punggung, dan menendang-nendang.

Pada masa ini, bayi mungkin tak sengaja berguling, lalu kembali berbaring telentang. Itu semua normal. Setelah usia 5-6 bulan, dia mulai menggeser badan dengan perutnya dan berusaha bergerak ke depan maupun ke samping.

Bagaimana Jika Bayi Tak Suka Tummy Time?

Sebagian bayi tidak suka tummy time. Dia akan marah dan menangis jika ditengkurapkan. Bagaimana baiknya?

Coba tetap melatihnya di lantai beralaskan selimut empuk selama 3 menit. Jika dia marah, lakukan sekitar 1-2 menit saja.

Seiring berjalannya waktu, tambahkan durasi latihan tengkurap hingga bayi terbiasa. Buat bayi merasa senang dan ciptakan suasana menyenangkan layaknya bermain, bukan berlatih serius.

Apa yang Sebaiknya Dilakukan saat Tummy Time?

Semakin senang bayi berlatih tengkurap, semakin sedikit kemungkinannya protes saat latihan. Ini beberapa hal yang bisa dilakukan agar kegiatan tummy time menyenangkan.

Berbaringlah dan tengkurapkan si kecil di perut atau dada. Pandanglah wajahnya, lalu berbicaralah. Bayi pun akan berusaha mengangkat wajahnya untuk melihat Anda.

Hamparkan selimut empuk di lantai, lalu tengkurapkan bayi. Jika bayi menggeliat atau menangis, selipkan selimut kecil di bawah dadanya agar terasa lebih empuk.

Tengkuraplah di depan si kecil dan buat suara-suara lucu atau menyanyi untuknya. Dia akan merasa senang dan tak sadar kalau sedang berlatih.

Letakkan beberapa boneka kain warna-warni di sekitar bayi. Lalu bantu dia mengambilnya, dan bermain bersamanya. Selain itu, coba letakkan cermin di depannya untuk menarik perhatian.

Bagaimana Cara Tummy Time yang Aman?

Jika sedang menengkurapkan bayi, pastikan hanya dilakukan di tempat yang rendah dan empuk. Jadi, dia bisa terhindar dari terguling dan terjatuh. Tempat paling aman untuk menengkurapkan bayi adalah lantai yang diberi alas empuk atau selimut. Jika ada anak lain yang aktif atau binatang peliharaan, pastikan bayi selalu aman.

Anda tentu harus menjaga Si Kecil. Jangan tinggalkan dia tanpa pengawasan Anda saat posisi tengkurap. Sebab, bayi dapat bergerak ke posisi yang berbahaya. Bisa jadi fatal jika bayi sampai tak bisa bernapas.

Apabila bayi mengantuk saat tengkurap, pindahkan dia kembali ke posisi telentang untuk tidur. Jangan biarkan posisi tidur tengkurap karena berisiko tinggi mengalami Sudden Infant Death Syndrom (SIDS).

SIDS adalah kematian mendadak pada bayi sehat tanpa gejala apa pun sebelumnya. SIDS umumnya terjadi pada saat bayi tidur.

Bagaimana, siap untuk tummy time?

Parents. https://www.parents.com/baby/development/physical/tummy-time-guide/
Diakses pada Desember 2018

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed