Serum anti bisa ular digunakan untuk melawan racun ular berbisa
Hingga saat ini, serum anti bisa ular adalah satu-satunya solusi mengatasi gigitan ular berbisa

Tidak semua ular memiliki racun yang mematikan, tetapi Anda harus selalu waspada saat menemukan ular di rumah ataupun pekarangan. Saat digigit oleh ular berbisa, Anda harus segera ke rumah sakit untuk menerima serum anti bisa ular agar efek gigitannya bisa diatasi.

Hingga saat ini, serum anti-bisa ular adalah satu-satunya solusi untuk mengatasi gigitan ular beracun. Sebenarnya, seperti apa serum anti bisa ular?

Mengenal serum anti bisa ular

Gigitan ular berbisa perlu segera ditangani karena berpotensi menimbulkan pembengkakan, reaksi alergi, pendarahan yang parah, gangguan ginjal, tekanan darah rendah, gangguan pernapasan, gangguan saraf, bahkan kerusakan pada jaringan yang tergigit yang memerlukan amputasi.

Serum anti bisa ular sudah digunakan sejak lama sebagai penanganan untuk gigitan ular yang beracun. Serum anti bisa ular atau snake antivenom immunoglobulin mampu mencegah dan menetralisir efek racun dari gigitan ular.

Serum ini bekerja dengan meningkatkan sistem imun setelah gigitan ular agar menghilangkan racun ular dari dalam tubuh. Selain itu, fungsi yang tak kalah pentingnya adalah mencegah racun ular melekat pada jaringan dan menimbulkan berbagai efek yang berbahaya.

Untuk membuatnya, para ilmuwan dan dokter mengambilnya dari antibodi hewan tertentu, seperti domba atau kuda, yang telah dipaparkan dengan racun ular. Antibodi tersebut diambil dari plasma hewan, dibersihkan, dan dibuat menjadi serum anti bisa ular.

Serum anti bisa ular yang berkualitas akan sangat membantu tubuh untuk bisa menanggulangi racun ular yang masuk ke dalam tubuh. Namun, terdapat beberapa efek samping dari serum anti bisa ular, seperti:

  • Mengi atau nafas berbungi ‘ngik’
  • Demam
  • Ruam-ruam
  • Gatal
  • Nyeri badan
  • Peningkatan tekanan darah

Kapan serum anti bisa ular digunakan?

Saat sudah tergigit, Anda perlu mendapatkan serum anti bisa ular secepatnya, setidaknya dalam kurun waktu empat jam pertama setelah tergigit. Serum anti bisa ular akan mulai bekerja selama dua minggu atau lebih setelah gigitan.

Dosis yang digunakan tergantung dari banyaknya bisa ular yang masuk ke dalam tubuh, serta ukuran dan tipe ular yang menggigit Anda.

Terkadang Anda akan mengalami serum sickness atau keterlambatan reaksi serum yang dapat muncul beberapa hari atau minggu setelah pemberian serum.

Gejala yang dapat muncul akibat reaksi ini, seperti nyeri otot dan persendian, demam, ruam-ruam, adanya darah di air seni, gatal-gatal, dan menggigil. Jika Anda mengalami gejala ini setelah diberikan serum anti bisa ular, segera konsultasikan pada dokter.

Bagaimana mengetahui gigitan ular yang memerlukan serum anti bisa ular?

Gigitan ular yang tidak beracun tentunya tidak memerlukan pemberian bisa ular, tetapi gigitan ular yang berbisa pasti memerlukan serum anti bisa ular, sekecil apapun jumlah racun yang masuk ke dalam tubuh.

Gigitan ular berbisa yang ringan dapat menimbulkan gejala seperti nyeri, pembengkakan, dan pendarahan. Sementara gigitan ular berbisa yang sedang dapat memicu mual, muntah, nyeri yang parah, tidak enak badan, lemas, dan pembengkakan di seluruh anggota tubuh yang digigit.

Pada gigitan ular berbisa yang parah, Anda akan mengalami pembengkakan dan nyeri yang parah, pendarahan yang banyak, tanda-tanda syok, dan kesulitan bernapas.

Jangan menunggu gejala keparahan bisa ular, begitu Anda telah tergigit ular jenis apapun kunjungi rumah sakit agar bisa mendapatkan serum anti bisa ular.

Bagaimana mencegah gigitan ular berbisa?

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Anda dapat mencegah tergigit ular yang beracun dengan tidak mendekati atau menyentuh ular yang ditemui, terutama jika Anda tidak mengetahui jenisnya.

Biarkan ular pergi atau bersembunyi jika Anda menemuinya. Hindari berjalan di daerah berumput, tumpukan batu atau kayu, dan sebagainya, karena daerah tersebut dapat menjadi tempat persembunyian ular.

Selalu gunakan sepatu boot yang panjang, sarung tangan kulit, dan celana panjang saat sedang bekerja di luar ruangan dan hindari bekerja di waktu ular paling aktif, yaitu di malam hari atau di kala cuaca sedang hangat.

Healthline. https://www.healthline.com/health/snake-bites
Diakses pada 5 Februari 2020

HealthlinkBC.https://www.healthlinkbc.ca/health-topics/tm6541
Diakses pada 5 Februari 2020

WHO. https://www.who.int/bloodproducts/snake_antivenoms/en/
Diakses pada 5 Februari 2020

WHO. https://www.who.int/snakebites/antivenoms/en/
Diakses pada 5 Februari 2020