logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Bayi & Menyusui

Panduan Cerdas Menyusun Menu Makanan Bayi 9 Bulan

open-summary

Makanan bayi 9 bulan untuk MPASI umumnya sudah mulai meninggalkan puree. Menu makanan yang bisa disajikan juga lebih banyak dengan tekstur dan rasa yang beragam.


close-summary

9 Des 2019

| Asni Harismi

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Makanan bayi 9 bulan biasanya berisi makanan yang lebih keras teksturnya daripada puree

Makanan bayi 9 bulan sudah bisa dengan tekstur yang lebih keras

Table of Content

  • Prinsip dasar menyusun makanan bayi 9 bulan untuk MPASI
  • Bahan makanan bayi 9 bulan yang baik untuk MPASI
  • Ide menu makanan bayi 9 bulan

Mempersiapkan makanan bayi 9 bulan untuk MPASI merupakan tantangan lain untuk para orangtua. Untuk itu, Anda harus siap dengan strategi anyar dalam menyiapkan menu MPASI sehingga bayi relatif terhindar dari gerakan tutup mulut (GTM).

Advertisement

Memasuki usia 9 bulan ke atas, bayi akan lebih ahli dalam mengunyah sehingga tekstur makanan berupa puree mungkin tidak lagi menarik. Anda dapat meningkatkan tekstur menjadi makanan yang dilumatkan (mashed).

Bayi juga mungkin menolak untuk disuapi menggunakan sendok. Oleh karena itu, Anda juga harus memutar otak dalam menyiapkan makanan yang bisa digenggam bayi (finger food) yang tidak membuatnya tersedak.

Prinsip dasar menyusun makanan bayi 9 bulan untuk MPASI

Memasuki usia 9 bulan, bayi membutuhkan 750-900 kalori per hari dengan 400-500 kalori di antaranya masih didapat dari ASI atau susu formulanya. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyarankan porsi makan MPASI 9 bulan sekitar setengah dari mangkuk berukuran 250 ml, tapi jangan paksakan bayi untuk menghabiskannya jika ia sudah kenyang.

Bayi usia 9 bulan akan makan ketika lapar dan berhenti ketika kenyang. Ingat, kapasitas lambung bayi masih kecil, dan memaksanya untuk menelan makanan di luar kemampuan makannya hanya akan membuatnya tidak bisa membedakan kapan kenyang dan lapar sehingga meningkatkan risiko obesitas di kemudian hari.

Jika Anda memberikan makanan finger food kepada bayi, usahakan untuk memasaknya lebih lama sehingga teksturnya akan lebih lembut dari makanan rumahan biasa. Anda juga dapat mengombinasikan makanan lumat dengan potongan bahan makanan lain, misalnya memberi bayi bubur oat dengan topping kacang merah, yogurt plain dengan topping buah mangga, dan sebagainya.

Terus kenalkan anak dengan bahan makanan baru yang belum pernah ia santap sebelumnya dengan cara memberikannya satu per satu. Hal ini dilakukan untuk memantau ada atau tidaknya reaksi alergi yang muncul setelah anak mengonsumsi bahan makanan tersebut.

Bukan tidak mungkin menu makanan bayi 9 bulan yang disajikan akan ditolak oleh bayi saat baru pertama kali diberikan. Namun jangan menyerah karena ia mungkin akan menyukainya di kemudian hari. Begitu pula jika muncul reaksi alergi tertentu, Anda tetap dapat memberi bahan makanan yang sama dengan jeda beberapa minggu atau bulan.

Baca Juga

  • 9 Buah Penurun Kolesterol, Apa Saja yang Harus Dikonsumsi?
  • Ini Cara Memasak Sayur yang Benar supaya Nutrisinya Tidak Hilang
  • Mengenal Selenium, Mineral dengan Fungsi dan Manfaat yang Menakjubkan

Bahan makanan bayi 9 bulan yang baik untuk MPASI

Jenis makanan apa pun dapat Anda gunakan dalam MPASI bayi 9 bulan, termasuk protein hewani maupun nabati yang digadang-gadang rawan menimbulkan alergi. IDAI bahkan merekomendasikan pemberian protein nabati dan hewani sudah dimulai sejak bayi berusia 6 bulan.

Sebagai bahan pertimbangan Anda, berikut bahan makanan yang dapat dimasukkan dalam menu MPASI 9 bulan:

1. Bayam

Bayam kaya akan klorofil yang dapat mencegah anemia. Namun, bayam tidak boleh dimasak terlalu lama karena akan menghancurkan nutrisinya berupa beta-carotene dan vitamin C.

2. Brokoli

Brokoli mengandung fitokimia yang dapat menurunkan risiko munculnya sel kanker pada tubuh. Semakin gelap warna hijau pada bagian ‘semaknya’, semakin tinggi kandungan antioksidan. Namun, pastikan Anda tidak memasak brokoli terlalu lama karena akan menghilangkan nyaris setengah dari kandungan vitamin C-nya.

3. Wortel

Bahan MPASI 9 bulan ini justru akan lebih bergizi setelah dimasak karena kandungan antioksidannya baru terlepas setelah dipanaskan sehingga dapat mudah diserap oleh tubuh. Antioksidan dalam wortel ialah carotene yang juga memberi warna oranye pada tanaman ini.

4. Alpukat

Alpukat kaya akan kalori serta sumber lemak tak jenuh yang sangat baik dimasukkan dalam daftar menu makanan bayi 9 bulan karena bisa berperan sebagai sumber energi si kecil.

5. Keju

Keju mengandung kalori konsentrat, protein, dan kalsium yang sangat bermanfaat untuk tumbuh kembang bayi.

6. Telur

Tambahkan kuning telur dalam menu makanan bayi 9 bulan dan awasi reaksi alergi yang muncul setelahnya. Telur sendiri merukan sumber protein yang mudah didapat serta kaya akan vitamin dan mineral yang dibutuhkan bayi, misalnya zinc, vitamin A, D, E, dan vitamun B12.

7. Pasta

Pasta dapat menjadi alternatif karbohidrat bagi bayi di luar beras. Namun, tekstur pasta yang lebih kenyal haruslah menjaid perhatian orangtua. Sebaiknya tidak memberikan bayi menu pasta berlebihan tanpa pengawasan karena takut bayi tersedak.

Ide menu makanan bayi 9 bulan

Anda dapat mengatur sendiri menu MPASI 9 bulan dengan mengombinasikan bahan-bahan di atas. Berikut jadwal makan bayi 9 bulan beserta menu makanannya yang dicontohkan oleh Akademi Dokter Anak Amerika.

  • Sarapan: sereal dengan telur orak-arik, buah, dan susu formula atau ASI.
  • Snack: susu formula atau ASI dan keju yang dipotong dadu.
  • Makan siang: yogurt atau keju, daging yang dimasak hingga matang, wortel kukus, dan susu formula atau ASI.
  • Snack sore: biskuit, yogurt atau buah yang dipotong dadu.
  • Makan malam: tahu yang dipotong dadu atau daging yang dimasak hingga matang, brokoli kukus, pasta atau nasi, buah, dan susu formula atau ASI.

Ide menu makanan pendamping ASI (MPASI) bayi 9 bulan yang bisa Anda coba untuk si Kecill adalah seperti:

1. Kentang, wortel, bayam, daging sapi

Bahan:

  • 200 gram daging sapi potong dadu
  • 1/4 bawang bombay yang dicacah
  • 1 buah wortel dan cacah kecil-kecil
  • 1 buah kentang ukuran sedang potong ukuran dadu
  • 1 gelas air 

Cara membuat:

  • Panaskan minyak dan panggang daging sapi hingga matang
  • Tambahkan bawang bombang, wortel, kentang dan air. Beri sedikit garam agar untuk penyedap rasa
  • Aduk dan rebus hingga mendidih dan tunggu sampai daging sapi dan sayuran lunak (kira-kira 60 sampai 90 menit)
  • Angkat dan haluskan dalam food processor hingga tekstur sedikit kasar 

2. Salmon brokoli

Bahan:

  • 6-8 ons fillet ikan salmon
  • secangkir brokoli atau 5-6 buah, cincang halus
  • 1 bawang perai ambil bagian hijau dan putihnya kemudian potong-potong
  • 1/2 gelas ASI atau susu formula

Cara membuat:

  • Kukus ikan, brokoli dan bawang perai dengan sedikit garam dalam wadah tahan panas selama 15 menit
  • Setelah agak dingin, pindahkan semua bahan ke dalam food processor
  • Haluskan dan tambahkan sedikit demi sedikit ASI hingga tekstur agak lembut

3. Tim nasi tahu wortel dan daging ayam

Bahan:

  • 1 sendok makan bawang bombang yang dicincang halus
  • 1 tahu putih yang dihancurkan
  • 1 buah wortel yang diparut
  • 30 grm daging ayam yang dicincang
  • 30 gram nasi 
  • Air secukupnya

Cara membuat:

  • Tumis bawang bombang, kemudian masukan daging ayam dan masak hingga matang
  • Tuang nasi dan tahu beserta air sedikit demi sedikit dan rebus hingga lembek
  • Apabila daging ayam sudah matang, tambahkan parutan wortel
  • Jika sudah matang, angkat dan sajikan selagi hangat

Variasikan menu makanan bayi 9 bulan untuk bayi Anda guna menghindari kebosanan. Namun, jangan lupa untuk selalu mempertimbangkan kandungan gizi yang ada dalam makanan mereka, agar segala nutrisi yang dibutuhkan oleh si Kecil dapat terpenuhi. Jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter anak jika nafsu kan bayi menurun atau tidak mau makan.

Advertisement

makanan sehatmpasiresep mpasi

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved