logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Parenting

Perkembangan Anak 1 Tahun yang Perlu Orangtua Ketahui

open-summary

Perkembangan anak 1 tahun dapat ditunjukkan dengan sudah bisa melangkah secara perlahan, meniru perilaku, hingga bertepuk tangan. Orangtua harus mendukung tumbuh kembang si kecil dengan optimal.


close-summary

3

(4)

3 Feb 2022

| Anita Djie

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Salah satu ciri perkembangan anak 1 tahun adalah belajar berjalan

Perkembangan anak 1 tahun salah satunya ditandai dengan kemauan anak belajar berjalan

Table of Content

  • Apa saja perkembangan anak 1 tahun?
  • Perkembangan motorik anak 1 tahun
  • Perkembangan bahasa anak usia 1 tahun
  • Perkembangan kognitif anak 1 tahun
  • Perkembangan sosial emosional anak 1-2 tahun
  • Apa yang harus diajarkan pada anak usia 1 tahun?
  • Apa yang harus dikhawatirkan dari perkembangan bayi 1 tahun?
  • Catatan dari SehatQ

Tidak terasa, si kecil sudah menginjak usia 1 tahun. Ada banyak hal yang terjadi dalam perkembangan anak 1 tahun, baik dari tinggi badan, jenis makanan yang dapat dimakan, hingga mulai belajar berjalan.

Advertisement

Sebagai orangtua, pastinya Anda selalu memperhatikan perkembangan anak. Jika Anda bertanya-tanya apa saja yang ideal dalam perkembangan anak usia 1 tahun, simak artikel berikut ini.

Apa saja perkembangan anak 1 tahun?

Dalam tumbuh kembang anak 1 tahun, idealnya, si kecil sudah memiliki berat tiga kali lipat dari berat lahir dan memiliki pertambahan tinggi sekitar 22 sampai 28 centimeter (cm) dengan ukuran otak sekitar 60 persen dari orang dewasa.

Anak yang berusia satu tahun juga akan tidur lebih jarang di pagi hari dan mulai bisa menyesuaikan waktu tidurnya ke malam hari. Namun, ia terkadang tetap butuh untuk tidur siang.

Dalam perkembangan anak usia 1 tahun, Anda dapat mengganti ASI secara perlahan dengan memberikan susu sapi kepada anaknya. Namun, sebaiknya berikan anak susu sapi dengan lemak yang utuh daripada yang rendah lemak. Pasalnya, ia  membutuhkan asupan lemak ekstra untuk perkembangan tubuh dan otaknya.

Di usia ini, madu, selai kacang, dan telur adalah beberapa jenis makanan yang sudah bisa dikonsumsi. Orangtua perlu memastikan bahwa makanan tidak menyangkut di tenggorokan dan dapat dikunyah dengan mudah oleh si kecil.

Berikut adalah beberapa hal yang terlihat dari perkembangan anak 1 tahun.

  • Melangkah secara perlahan

Di usia satu tahun, anak mulai bisa berjalan dengan sendirinya secara perlahan.

Orangtua dapat meningkatkan perkembangan anak usia 1 tahun dengan meletakkan mainan favoritnya di lantai, serta membiarkannya berdiri dan berjalan secara perlahan untuk mengambilnya.

  • Menari

Sering melihat anak kecil yang lucu menari-nari di internet? Anak Anda yang berusia satu tahun juga dapat melakukan hal yang sama!

Perkembangan anak 1 tahun ditandai dengan kemampuan motorik yang sudah lebih berkembang. Anak sudah mampu mengikuti dan menggerakan tubuhnya sesuai dengan irama dari lagu yang didengarkan.

  • Mengucapkan 10 kata

bayi duduk
Anak 1 tahun sudah bisa mengucapkan 10 kata

Anak tidak hanya bisa memanggil ‘papa’ atau ‘mama’, tetapi sudah bisa mencoba merangkai berbagai kata menjadi satu kalimat!

Untuk mendukung perkembangan bayi 1 tahun dalam kemampuan berbahasanya, Anda dapat memperkenalkan berbagai kosa kata baru melalui buku cerita, menjawab pertanyaan anak, ataupun memperlihatkan benda-benda menarik kepadanya.

  • Meniru perilaku

Orangtua perlu menjaga perilakunya di depan anak karena perkembangan anak 1 tahun dipenuhi dengan memperhatikan dan mengikuti perilaku ayah dan ibunya. Anak sudah mulai mengerti apa yang terjadi di sekitarnya.

Ia dapat meniru Anda mengangkat dan berbicara di handphone atau bahkan menawari Anda satu suapan dari piringnya. Di usia ini, penting bagi orangtua untuk memperlihatkan teladan yang baik.

  • Bertepuk tangan

Perkembangan motorik halus serta koordinasi mata dan tangan bayi usia 1 tahun ditandai dengan kemampuan untuk menyatukan kedua telapak tangan. Tidak hanya bertepuk tangan, Si Kecil sudah bisa menggenggam barang dan menangkap bola.

  • Minum dari cangkir

Awalnya anak hanya bisa minum dari botol atau gelas khusus tetapi seiring dengan perkembangannya, anak sudah dapat minum dari cangkir atau gelas. Hal inilah yang biasanya menandakan kemampuan otot mulut dan koordinasi anak yang makin terasah.

  • Melepaskan baju sendiri

Perkembangan anak 1 tahun dapat ditandai oleh berbagai hal, salah satunya mencoba membuka baju sendiri. Sebab, si kecil mulai ingin berusaha menyelesaikan tugas sendiri tanpa dibantu pada usia ini.

  • Tertawa terhadap hal-hal yang lucu

Si kecil sudah dapat menanggapi berbagai hal di sekitarnya, termasuk hal-hal lucu yang membuatnya tertawa! Orangtua dapat bermain bersama anak untuk memperlihatkan berbagai emosi positif yang dapat melatih respon anak.

  • Menyadari respon yang diberikan orangtua

bayi tengkurap
Anak 1 tahun menyadari respons yang diberikan orangtua

Perkembangan anak 1 tahun juga ditunjukkan dengan kepekaannya dalam merespon hal-hal di sekitarnya. Ia sudah bisa memahami apa yang orangtuanya rasakan dan memberikan respon terhadap hal tersebut.

Contohnya, anak akan merasa senang dan dihargai ketika orangtua memuji anak setelah menyelesaikan makanannya.

  • Menyelesaikan suatu tujuan kecil

Serupa dengan melepaskan baju, anak sudah dapat mencoba untuk menyelesaikan suatu tugas atau tujuan kecil. Ia sudah bisa menentukan keinginannya dan mencari cara untuk menyelesaikannya.

Baca Juga

  • 5 Ide Masakan untuk Anak yang Seru Dibuat Bersama Si Kecil
  • Pentingnya Bermain Bersama Teman bagi Anak Usia Dini
  • Awas Jadi Bumerang, 9 Cara Bijak Menasihati Saat Tidak Suka Remaja Pacaran

Perkembangan motorik anak 1 tahun

Dalam perkembangan motorik anak 1 tahun, ia umumnya sudah mampu berjalan beberapa langkah tanpa dibantu, melakukan posisi duduk tanpa penyangga, dan mencoba berdiri atau berjalan dengan berpegangan pada sesuatu.

Anak usia 1 tahun juga cukup baik dalam melakukan beberapa hal untuk dirinya sendiri, seperti makan menggunakan jari-jari tangannya, membolak-balik halaman buku, serta mencoba melepas pakaian sendiri.

Perkembangan bahasa anak usia 1 tahun

Saat anak menginjak usia 1-2 tahun, perkembangan bahasanya tidak hanya dinilai dari suara yang ia keluarkan, tapi juga kemampuan anak dalam memahami apa yang orang lain katakan.

Tidak hanya itu, perkembangan bahasa anak usia 1-2 tahun pun bisa diukur dari seberapa pandai ia mengekspresikan keinginan dan kebutuhannya.

Berikut adalah beberapa indikator yang bisa Anda amati dari perkembangan bahasa anak.

  • Sudah bisa mengoceh dan mencoba untuk berkomunikasi dengan orang di sekitarnya.
  • Mengenali nama anggota keluarga dan barang-barang umum di sekitarnya, seperti sepatu, bola, baju, hingga sabun.
  • Mengangkat tangan saat ia ingin digendong, menggelengkan kepala jika tidak menginginkan sesuatu, atau menunjuk benda yang ingin ia pegang.
  • Memahami perintah dasar seperti 'berhenti'.
  • Mengatakan beberapa kata dasar seperti 'tidak', 'mama', 'minum', hingga 'makan'.
  • Mengekspresikan kebahagiaan, kesedihan, dan frustras dengan suara atau tangisan yang berbeda.

Perkembangan kognitif anak 1 tahun

Perkembangan anak usia 1 tahun dari segi kognitif meliputi kemampuan dalam belajar, berpikir, dan memecahkan masalah. Di usia ini, si kecil mampu mengeksplorasi benda dengan cara yang berbeda, seperti menggoyangkan, membenturkan, dan melempar.

Ia juga dapat meniru gerakan, mulai menggunakan benda tertentu dengan tepat, memasukkan benda ke dalam wadah maupun mengeluarkannya, dan mengikuti petunjuk sederhana, seperti “ambil mainan itu.”

Perkembangan sosial emosional anak 1-2 tahun

Tidak hanya perkembangan fisik dan bahasa saja, perkembangan sosial dan emosional anak pun perlu diperhatikan.

Pada masa ini, interaksi sosial anak dengan orang lain mungkin masih terbatas. Meski begitu, anak sudah bisa belajar kemampuan sosial dan emosional di usia 1 tahun.

Perkembangan sosial emosional anak dapat dilihat dari berbagai hal ini:

  • Memberikan senyuman dan tawa saat bereaksi terhadap orang lain atau ketika sedang bermain.
  • Menangis saat orang di dekatnya marah.
  • Merasa nyaman ketika berada di dalam ruangan di mana ada orang terdekatnya (seperti orangtua atau asisten rumah tangga).
  • Menunjukkan kasih sayang kepada orang-orang terdekat.
  • Menunjukkan ekspresi marah ketika merasa frustrasi.
  • Merasa gugup saat didekati orang baru.

Apa yang harus diajarkan pada anak usia 1 tahun?

Sebagai orangtua, tentu Anda perlu membantu dan mendukung segala perkembangan yang terjadi pada anak.

Dilansir dari Web MD, terdapat beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mendukung perkembangan anak 1 tahun.

  • Temani anak eksplorasi

anak dan mainan
Anak 1 tahun gemar melakukan eksplorasi

Anak berusia 1 tahun gemar melakukan eksplorasi. Untuk mendukung kegiatan itu, Anda boleh menyediakan kotak berisikan benda-benda dengan tekstur berbeda. Namun, pastikan benda yang ada di dalamnya aman. Jangan sampai ada benda tajam atau mengandung bahan kimia.

Selalu perhatikan anak ketika sedang mengeksplorasi hal-hal yang membuatnya penasaran. Jika ia ingin melakukan hal yang berbahaya, segera hentikan dan carilah tempat eksplorasi yang lebih aman.

  • Ajak anak bermain balok

Untuk mendukung kemampuan motorik halus, cobalah ajak anak bermain balok. Kegiatan ini dapat menarik perhatian anak untuk memegang dan memindahkan balok berwarna-warni.

Tidak hanya meningkatkan kemampuan motorik halus, permainan ini dipercaya bisa mengasah koordinasi tangan dan mata anak.

  • Ajak main ke luar rumah

Jangan hanya bermain di dalam rumah saja, Anda juga boleh mengajak anak-anak bermain di luar rumah, seperti di taman atau di depan rumah.

Ajak anak untuk berlari, berlompat, hingga menari. Berbagai kegiatan ini dapat membuat anak berkeringat dan menjaga kesehatan fisiknya.

Terlebih lagi, ia bisa bersosialisasi dengan teman-teman sebaya di dekat rumahnya.

  • Melukis dengan jari

Finger painting atau melukis dengan jari adalah kegiatan yang menyenangkan bagi anak-anak. Di samping mengajarkan anak tentang warna, ia pun dapat memahami tekstur dari cat yang digunakan.

Walau demikian, tetap perhatikan anak Anda saat melakukan kegiatan ini supaya ia tidak memasukkan jarinya ke dalam mulut.

  • Terus ajak anak berkomunikasi

Jangan pernah lelah untuk mengajak anak berkomunikasi, meskipun ia belum memahami apa yang Anda katakan.

Mengajak anak berbicara dinilai ampuh untuk merangsang perkembangan bahasa anak. Misalnya, anak berusaha mengucapkan 'mam', saat ia ingin mengatakan 'makan'.

Jika ini kasusnya, jangan koreksi perkataan si kecil. Cobalah untuk merespons perkataan si kecil dengan mengucapkan, "Ayo, kita makan sekarang".

Hal ini dapat membuat anak merasa percaya diri dan lambat laun bisa mengucapkan kata-kata dengan benar.

Apa yang harus dikhawatirkan dari perkembangan bayi 1 tahun?

Perlu diingat, setiap anak memiliki cara dan laju perkembangan yang berbeda. Ciri anak sehat usia 1 tahun, di antaranya tidak mudah sakit, ceria dan bergerak aktif, pertumbuhan tinggi dan berat badan ideal.

Namun, terdapat beberapa tanda peringatan yang patut dikhawatirkan dari perkembangan bayi 1 tahun. Dikutip dari UNICEF, tanda-tanda peringatan tersebut meliputi:

  • Belum bisa merangkak.
  • Tidak mau mencari benda-benda yang tersembunyi.
  • Tidak bisa berdiri tanpa dukungan.
  • Tidak bisa atau enggan menunjuk dengan tangannya.
  • Belum bisa mengucapkan kata-kata sederhana.
  • Tidak bisa melakukan suatu kemampuan yang sebelumnya telah ia lakukan.

Apabila berbagai hal di atas terjadi pada anak, sebaiknya Anda bawa anak ke dokter untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Catatan dari SehatQ

Perkembangan anak usia 1 tahun merupakan masa-masa penuh eksplorasi untuk Si Kecil dan orangtua. Orangtua perlu mendukung tumbuh kembang anak dengan berkomunikasi dan bermain bersama buah hati, serta memberikan teladan yang baik untuknya.

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar kesehatan anak 1 tahun, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga.

Advertisement

tips parentingibu dan anakkesehatan anak

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved