Panduan Makan Bagi Penderita Penyakit Crohn, Apa yang Aman dan Tidak?

(0)
17 Sep 2020|Azelia Trifiana
Panduan makan untuk penderita penyakit Crohn agar tidak mudah diarePenderita Crohn's disease rentan mengalami diare
Penyakit Crohn atau Crohn’s disease adalah jenis peradangan usus yang bisa kambuh sewaktu-waktu setelah mengonsumsi makanan dan minuman tertentu. Tak hanya itu, penderita penyakit Crohn harus tahu betul proses memasak yang dapat memicu gejala tak nyaman atau peradangan saluran cerna.Dalam jangka panjang, penderita penyakit Crohn bisa saja mengalami malnutrisi. Untuk itu, perlu diketahui panduan makanan hingga minuman apa saja yang aman bagi penderitanya. Konsistensi serta kedisiplinan menghindari makanan tertentu harus dilakukan agar tidak menimbulkan inflamasi.

Panduan makan penderita penyakit Crohn

Anak dengan penyakit Crohn rentan diare saat minum susu
Susu mengandung laktosa yang dapat meningkatkan risiko diare
Hingga kini belum ada jenis diet sehat tertentu yang terbukti bisa menyembuhkan penyakit Crohn. Artinya, pola makan sangat menentukan apakah seorang penderita Crohn’s disease akan mengalami kambuh atau tidak.Beberapa panduan makan yang bisa diikuti penderita penyakit Crohn adalah:

1. Gandum

Meski tinggi serat dan nutrisi, gandum termasuk jenis bahan makanan yang problematik bagi penderita penyakit Crohn. Mengingat produk gandum utuh mengandung serat yang tidak larut dalam air, artinya serat tetap utuh melewati sistem pencernaan.Bagi penderita Crohn’s disease, mengonsumsi makanan seperti gandum dapat menyebabkan diare dan nyeri perut. Selain itu, ada juga kandungan gluten dalam gandum yang memicu gejala yang sama.Sebaiknya, penderita penyakit Crohn menghindari roti gandum utuh, pasta gandum utuh, dan juga barley/jelai. Alternatifnya bisa dengan mengonsumsi oatmeal, roti bebas gluten, kentang, pasta, atau tepung polenta.

2. Sayur dan buah

Masih karena tingginya kandungan serat, ada beberapa jenis sayur dan buah tertentu yang harus dihindari penderita penyakit Crohn. Sama seperti gandum utuh, kandungan serat tidak larut air yang cukup tinggi dalam sayur dan buah bisa menyebabkan masalah pencernaan.Beberapa jenis sayur dan buah yang sebaiknya dihindari atau setidaknya dibatasi adalah:
  • Apel (dengan kulit)
  • Brokoli
  • Kubus
  • Kembang kol
  • Ceri
  • Peach
  • Plum
Alternatif lain yang aman dikonsumsi, seperti:
  • Sayuran yang dikukus atau diolah
  • Timun (dikupas)
  • Paprika
  • Pisang
  • Melon
  • Labu
  • Puree apel
Pengolahan buah dan sayuran dengan cara direbus atau dimasukkan dalam olahan kue membuatnya menjadi lebih mudah dicerna. Namun, kandungan nutrisi buah dan sayur seperti enzim bisa hilang akibat proses pengolahan ini.

3. Protein hewani

Untuk menghindari kambuhnya rasa tidak nyaman di pencernaan bagi penderita penyakit Crohn, protein yang dikonsumsi harus benar-benar selektif. Hindari protein dengan kandungan lemak terlalu tinggi, seperti daging merah atau sosis.Untuk lebih amannya, penderita Crohn’s disease sebaiknya mengonsumsi protein hewani berupa telur, ikan, atau ayam. Protein nabati seperti tahu dan olahan kedelai juga bisa menjadi pilihan.

4. Produk olahan susu

Minum segelas susu mungkin tidak menimbulkan masalah apa-apa pada orang normal, namun tidak demikian dengan penderita Crohn’s disease. Toleransi mereka terhadap produk olahan susu sangat rendah. Itu sebabnya, sebaiknya menghindari atau setidaknya membatasi konsumsi produk olahan susu.Kandungan gula dalam susu berupa laktosa dapat meningkatkan risiko diare, nyeri perut, atau kembung. Produk olahan susu dalam hal ini termasuk butter, krim, produk olahan susu tinggi lemak, dan margarin.Alternatif pengganti produk olahan susu bisa yang terbuat dari almond, kelapa, kedelai, atau hemp. Produk olahan susu yang sudah melalui proses fermentasi dan rendah lemak seperti yogurt juga masih aman dikonsumsi. Tapi, perhatikan betul bagaimana respons pencernaan setelah mengonsumsinya.

5. Minuman

Pilihan minuman terbaik untuk penderita penyakit Crohn adalah air putih. Bahkan, air putih sangat disarankan untuk memastikan tubuh terhidrasi dan menghindari dehidrasi. Di sisi lain, sebaiknya penderita penyakit Crohn menghindari konsumsi kopi berlebihan, alkohol, minuman bersoda, dan juga teh.Minuman dengan kandungan kafein dapat meningkatkan risiko mengalami diare. Sementara minuman bersoda juga dapat menyebabkan kembung pada sebagian besar orang.

6. Makanan atau bumbu pedas

Bagi banyak orang, makanan pedas dapat membuat sistem pencernaan terganggu. Terlebih bagi penderita penyakit Crohn, sebaiknya hindari mengonsumsi apapun yang terlalu pedas.Begitu pula dengan bumbu pedas seperti jalapeno, lada hitam, cayenne pepper, paprika, bawang putih, dan wasabi sebaiknya dihindari. Sebagai alternatif, bumbu atau rempah yang dapat dikonsumsi adalah jahe, kunyit, daun bawang, mustard, atau jinten.Penderita penyakit Crohn perlu membuat jurnal khusus berisikan makanan atau minuman apa saja yang memicu kambuhnya gejala penyakitnya. Selain itu, perhatikan pula proses pengolahan makanan tertentu yang dapat memicu masalah pencernaan. Contohnya makanan yang digoreng bisa memicu reaksi di sistem pencernaan, sebaiknya diganti dengan makanan yang dipanggang.Selektif dalam mengatur apa yang dikonsumsi sangatlah krusial bagi penderita penyakit Crohn. Namun tentunya mengingat penyakit ini bersifat kompleks, perlu metode penanganan medis untuk mengatasi penyakit Crohn.
masalah pencernaangangguan pencernaanhidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/crohns-disease/nutrition-guide
Diakses pada 3 September 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/crohns-disease/diagnosis-treatment/drc-20353309
Diakses pada 3 September 2020
Eureka Select. https://www.eurekaselect.com/113831/article
Diakses pada 3 September 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323587
Diakses pada 3 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait