Cara Melatih Anak Berbicara Sesuai Umurnya dari 1-12 Bulan

(0)
cara melatih anak berbicara bisa dilakukan sesuai dengan umurnyaCara melatih anak berbicara bisa dilakukan dengan sering mengajaknya mengobrol.
Setelah mendengar bayi mulai mengeluarkan suara-suara tanpa makna, Anda mungkin tak sabar lagi menunggu kata-kata pertama yang akan keluar dari mulutnya. Oleh karena itu, Anda kerap disibukan dengan kegiatan mencari cara melatih anak berbicara.Walau proses ini adalah bagian alami dari tahap perkembangan bayi, namun orangtua perlu memahami cara melatih anak berbicara yang sesuai dengan umur bayi. Kemampuan bayi Anda menguasai kosakata sama seperti kemampuannya yang lain, yakni harus terus dilatih agar bayi bisa bicara semakin lancar.

Perkembangan bayi belajar bicara

Dikutip dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), saat lahir, bayi hanya dapat menangis untuk menyatakan keinginannya. Pada usia 2-3 bulan, bayi mulai dapat membuat suara seperti "aah" atau "uuh" yang dikenal dengan istilah cooing.Setelah usia 3 bulan, bayi sudah mulai bisa mengkordinasikan panca indra miliknya dengan mencari sumber suara yang didengarnya. Mendekati usia 6 bulan, bayi baru bisa merespon suara yang didengarnya. Di usia ini, fase cooing berangsur menjadi babbling atau fase mengoceh dengan suku kata tunggal. Misalnya seperti "papapapa" atau "mamamama".Pada usia 6-9 bulan, bayi mulai menggunakan intonasi atau nada saat bicara. Pada usia ini anak hanya mampu mengucapkan kata tertentu tanpa mengerti arti di baliknya. Namun, menginjak usia 9-12 bulan, bayi sudah bisa mulai mengucapkan kata dengan arti atau maksud tertentu.

Mengapa perlu mengajari bayi bicara?

Dibandingkan dengan percakapan normal, bayi cenderung memperhatikan dan memberi respon antusias kepada celotehan riang disekitarnya. Intonasi nada yang tinggi dan gaya lucu orangtua sering membuat bayi merasa gembira dan siap untuk fokus.Sekitar 80% dari perkembangan otak bayi terjadi pada 3 tahun pertama hidupnya. Seiring ukuran otak yang kian membesar, jaringan saraf otak bayi akan saling menyambung atau membuat koneksi antara pemahaman yang satu dengan yang lain.Koneksi ini dinamakan sinapsis dan memiliki kecepatan yang sangat tinggi, sekitar 700 unit per detik untuk beberapa tahun pertama hidupnya.Dengan berbicara dengan bayi, sinapsis ini akan diasah untuk anak mengenal bahasa sekaligus memahami arti dan makna kata-kata. Proses ini akan memperkuat kemampuan linguistik bayi seiring perkembangan dan daya belajarnya.Semakin sering Anda berceloteh dan mengajaknya bicara dengan riang, maka anak akan menunjukkan kemampuan berbahasa di atas rata-rata pada usia 2 tahun.

Cara merangsang bayi agar cepat bisa bicara

Ingin tahu cara-cara melatih anak berbicara? Simak berbagai tips berikut ini:
  • Sering mengobrol dengan bayi. Orangtua semakin cerewet, anak juga semakin mahir berkata-kata. Ini juga bisa membuatnya cepat berbicara
  • Luangkan waktu berdua dengan bayi, karena dari interaksi yang intim ini ia akan semakin fokus sehingga lebih mudah mengajari anak
  • Ketika bayi mencoba berbicara pada Anda, jangan menginterupsi atau membuang pandangan. Tunjukkan Anda peduli terhadap apa yang ingin disampaikannya
  • Lakukan kontak mata agar respon bayi semakin baik
  • Batasi penggunaan televisi dan gawai. Terlalu banyak paparan suara akan menghambat kemampuan anak berbicara
  • Menyanyikan lagu bisa menarik perhatian si Kecil. Ini juga bisa membuat anak ingin menirukan suara yang keluar dari mulut Anda sehingga mengasah kemampuan bicaranya
  • Sekali-kali, ajak bicara serius (tidak hanya bermain-main) supaya dia tahu penggunaan bahasa normal di sekelilingnya

Cara melatih anak berbicara dari bulan ke bulan

Cara melatih anak berbicara dapat disesuaikan dengan umur dan kondisi bayi. Berikut tips melatih anak berbicara dari usia 1 hingga 12 bulan yang bisa Anda ikuti:

Bayi 1-3 bulan

Bayi berkomunikasi dengan menangis, mengoceh, tersenyum, dan menggerakan badan. Berikut cara melatih anak berbicara di usia 1-3 bulan:
  • Berceloteh, menyanyi, meracau, dan bermain cilukba dengan bayi.
  • Jelaskan aktivitas sehari-hari misalnya saat mandi, membuat makanan, dan lain-lain.
  • Perbanyak membaca buku bersama.
  • Senyum dan berikan ekspresi senang atau ceria saat bayi bersuara.
  • Sekitar 2 bulan saat bayi mulai mengucapkan huruf hidup, bantu berikan contoh kata-kata.
  • Membuat suara yang sama untuk merespon bayi sebagai bentuk percakapan.

Bayi 4-7 bulan

Bayi mulai mencontoh cara Anda berbicara dengan intonasi naik turun yang ekspresif. Berikut beberapa cara melatih anak berbicara yang direkomendasikan untuk Anda:
  • Gunakan suara bayi untuk membentuk kata, misal nya "ma" menjadi "mama".
  • Perluas percakapan Anda, salah satu nya dengan melemparkan pertanyaan untuk memancing reaksinya.
  • Memperkenalkan bayi pada kosakata benda di sekitarnya.
  • Rajin membaca buku setiap hari, terutama buku gambar yang penuh warna.

Bayi 8-12 bulan

Pemahaman bayi kian meningkat dan juga kosakata sederhana. Pada usia 1 tahun, dia juga mulai mengerti perintah tertentu, seperti melambaikan tangan. Cobalah berbagai tips ini:
  • Terus jelaskan aktivitas Anda dan berikan konfirmasi terhadap reaksi dia, misalnya saat menunjuk dan ucapkan "ya, boneka merahnya lucu yah!"
  • Perluas kosakata dari sekeliling rumah hingga anggota tubuh.
  • Bantu anak dalam mengekspresikan perasaan menggunakan kata-kata.
  • Gunakan kalimat positif atau kurangi kata JANGAN/TIDAK. Contoh: "Jangan berdiri", menjadi "Yuk duduk".
  • Menyanyi sambil menggerakkan anggota tubuh.
  • Berhati-hati dalam memilih kata supaya tidak dicontoh oleh bayi.
Tiap anak memiliki perkembangan berbicara yang berbeda-beda, maka jangan khawatir jika si kecil belum menunjukkan kemampuan berbicara dibandingkan anak lain seusianya. Terus motivasi dan ajari dengan sabar, atau segera berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui alasan medis di balik kondisi tersebut.
tumbuh kembang bayi
WebMD. https://www.webmd.com/parenting/baby/baby-talk#1
Diakses pada Maret 2019
Parents. https://www.parents.com/baby/development/talking/help-your-baby-learn-to-talk/
Diakses pada Maret 2019
IDAI. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/keluhan-anak/keterlambatan-bicara Diakses pada 23 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait