Ibu Baru Jangan Panik, Ini Panduan Cara Menyusui Bayi yang Benar

Membuat hidung bayi sejajar dengan puting merupakan salah satu cara menyusui bayi yang benar bagi ibu baru
Ibu baru perlu mempelajari cara menyusui bayi yang benar

Ketika bayi baru lahir ke dunia, tentu menyusui adalah hal yang utama harus dilakukan oleh seorang ibu. Akan tetapi sebagai ibu baru, Anda mungkin merasa bingung dan belum paham bagaimana cara menyusui bayi dengan benar. Apalagi jika orang terdekat memberi informasi yang berbeda-beda mengenai cara menyusui, tentu hal itu akan membuat Anda semakin bingung. Lantas, bagaimana cara menyusui bayi yang benar?

Tips menyusui bayi yang benar untuk ibu baru

ASI adalah makanan terbaik untuk bayi yang baru lahir karena kaya akan nutrisi yang bermanfaat bagi si buah hati. Pemberian ASI eksklusif selama setidaknya 6 bulan sangat direkomendasikan. Bayi yang baru lahir biasanya menyusu setiap 2 atau 3 jam sekali. Adapun cara menyusui bayi yang benar untuk ibu baru, yaitu:

  • Posisikan diri Anda senyaman mungkin. Anda bisa menyandarkan tubuh Anda ke bantal agar terasa lebih nyaman ketika menyusui.

  • Gendong bayi Anda dengan menopang kepalanya menggunakan satu tangan. Sementara, satu tangan Anda yang lain mengarahkan payudara agar posisinya tepat.

  • Sejajarkan hidung bayi dengan puting payudara dengan menempelkannya sesekali agar mulut bayi terbuka lebar.

  • Setelah puting payudara Anda dan sekitarnya masuk ke mulut bayi, maka bayi pun akan mulai mengisap. Anda hanya perlu memerhatikannya karena bayi bisa saja tersedak.

  • Ketika Anda harus menghentikan bayi menyusu atau ingin berpindah pada payudara yang lain, Anda bisa melepaskan isapannya dengan memasukkan jari Anda ke sudut mulut bayi.

  • Jika selama beberapa minggu pertama, bayi Anda hanya menyusu pada satu payudara saja, maka Anda sebaiknya memompa payudara Anda yang lain untuk melindungi persediaan ASI karena payudara yang jarang disusukan dapat berkurang produksi ASI-nya.

  • Ketika Anda bepergian dan harus menyusui mungkin Anda akan kesulitan. Namun, saat ini beberapa tempat seperti mall telah menyediakan ruangan menyusui yang dapat memudahkan ibu untuk menyusui bayinya. Akan tetapi, jika Anda tidak menemukan ruangan tersebut Anda bisa mencari tempat yang sepi atau menutup bagian payudara dengan selendang ketika sedang menyusui.

Tidak ada waktu yang pasti dalam menentukan lamanya durasi menyusu karena tergantung keinginan bayi. Namun, sebaiknya Anda tidak membatasi keinginan bayi untuk menyusu.

Jika bayi masih ingin menyusu, ia akan rewel, lalu melakukan gerakan mengisap ataupun menggerak-gerakan bibirnya, sehingga saat didekatkan dengan payudara, bayi akan mengisapnya lagi. Sementara, jika sudah kenyang bayi akan bersendawa atau tidak akan mengisap payudara Anda lagi ketika didekatkan.

Istirahat yang cukup dan mengonsumsi makanan yang sehat dapat meningkatkan produksi ASI. Anda harus mengonsumsi makanan tinggi kalsium, seperti susu, daging, brokoli, kangkung, dan tahu. Selain itu, Anda juga sebaiknya tidak mengganti ASI dengan susu formula karena dapat membuat bayi tidak berselera lagi pada ASI sehingga nutrisi yang didapat tidak akan banyak.

Manfaat menyusu bagi bayi dan menyusui bagi ibu

Menyusu memiliki berbagai manfaat yang sangat besar untuk bayi. Bahkan Anda sangat dianjurkan untuk memberi ASI pada bayi meski hanya pada hari-hari pertama kelahirannya. Berikut beberapa manfaat menyusu bagi bayi yang perlu Anda ketahui:

  • Mengurangi risiko terkena sakit
  • Mencegah terjadinya berbagai infeksi
  • Meningkatkan perkembangan kognitif
  • Membantu sistem kekebalan tubuh dan otak berkembang
  • Memberi nutrisi yang banyak untuk tumbuh kembang bayi

Selain memberikan manfaat pada bayi, ibu juga dapat merasakan berbagai manfaat dari menyusui. Manfaat-manfaat menyusui bagi ibu, antara lain:

  • Membantu berat badan turun setelah melahirkan
  • Membantu rahim kembali ke ukuran semula
  • Mengurangi pendarahan pasca melahirkan
  • Mempererat hubungan ibu dengan bayi
  • Mengurangi risiko depresi pasca melahirkan
  • Menurunkan risiko kanker payudara
  • Melindungi diri terhadap kanker ovarium sebelum menopause
  • Mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2

Perlu Anda ingat bahwa menyusui sangatlah penting karena bayi membutuhkan berbagai manfaat yang terkandung dalam ASI. Merupakan hal yang normal bagi ibu baru jika belum terbiasa dengan menyusui. Pada awalnya, pasti banyak ibu yang merasa kesulitan untuk menyusui. Untuk lebih membantu, Anda bisa mengonsultasikannya pada dokter mengenai masalah ini.

Dengan terus belajar menyusui maka lama kelamaan Anda pun akan terbiasa. Jangan lupa pula untuk tetap terhidrasi ketika menyusui karena akan berpengaruh terhadap produksi ASI Anda. Oleh sebab itu, sebisa mungkin minumlah air putih secukupnya ketika menyusui.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/in-depth/breast-feeding/art-20047138
Diakses pada Juli 2019

Baby Center. https://www.babycenter.com.au/a613/breastfeeding-for-beginners
Diakses pada Juli 2019

Baby Center. https://www.babycentre.co.uk/a613/breastfeeding-for-beginners
Diakses pada Juli 2019

Family Doctor. https://familydoctor.org/breastfeeding-hints-to-help-you-get-off-to-a-good-start/
Diakses pada Juli 2019

Healthy Women. https://www.healthywomen.org/content/article/breastfeeding-tips-new-moms
Diakses pada Juli 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed