Pakai Parfum Vagina agar Miss V Wangi, Apa Risikonya?


Risiko menggunakan produk yang mengandung parfum untuk vagina perlu diwaspadai. Meski bisa menghilangkan aroma tidak sedap untuk sementara waktu, tapi risiko infeksi dan iritasi rentan terjadi.

0,0
06 May 2021|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Parfum vagina tidak baik untuk kesehatan organ intim karena bisa picu iritasiProduk parfum vagina bisa memicu iritasi
Memiliki vagina wangi adalah dambaan banyak wanita, sehingga penggunaan parfum vagina yang biasanya dikemas dalam bentuk produk pembersih pun umum dilakukan. Padahal, bahan tersebut tidak jarang bisa memicu iritasi bahkan infeksi.Untuk menjaga vagina tetap wangi dan bersih, Anda bisa melakukan cara-cara alami yang tidak berbahaya bagi area kewanitaan. Berikut ini penjelasan lebih lanjut soal dampak penggunaan parfum vagina dan cara membuat vagina wangi yang aman.

Efek penggunaan parfum vagina

Letak vagina yang diapit kedua paha memang membuatnya rentan lembap. Oleh karena itu jika kebersihannya tidak dijaga dengan baik, bau tidak sedap bisa muncul dan mengganggu aktivitas.Hal ini membuat banyak wanita beralih menggunakan produk pembersih vagina yang mengandung parfum untuk memperbaiki aroma di area tersebut. Banyak yang tak sadar bahwa penggunaan produk yang mengandung parfum untuk vagina bukan hal yang disarankan secara medis.

1. Mengganggu keseimbangan pH di vagina

Anda tidak perlu menggunakan banyak produk pembersih vagina, terutama yang menggunakan parfum. Sebab pada dasarnya, organ ini punya mekanisme pembersihan sendiri.Untuk memiliki vagina yang sehat dan tidak berbau, sebenarnya Anda cukup membasuhnya dengan air hangat. Para ahli kesehatan sudah tidak menyarankan penggunaan produk pembersih vagina atau sabun di area tersebut.Pasalnya, sabun bisa mengganggu keseimbangan pH di vagina. Normalnya, pH di vagina termasuk asam. Hal ini lah yang membuat area tersebut terhindar dari infeksi, karena bakteri tidak bisa bertahan lama di pH yang asam.Namun saat Anda menggunakan sabun, pH akan naik menjadi lebih basa, sehingga bakteri dan jamur bisa lebih leluasa untuk tumbuh.

2. Memicu infeksi di vagina

Menggunakan parfum di vagina tidak hanya akan mengubah pH, tapi juga susunan kimia alami di area tersebut, serta menjadikan area tersebut sebagai tempat tinggal yang ideal untuk bakteri.Hal ini akan membuat Anda lebih berisiko mengalami infeksi bakteri (bacterial vaginosis) maupun infeksi jamur.Kondisi vagina yang tidak seimbang juga akibat penggunaan produk pembersih juga akan meningkatkan risiko terjadinya infeksi menular seksual.

3. Memicu iritasi

Produk pembersih miss V yang mengandung parfum juga bisa menyebabkan iritasi. Vagina adalah area yang sensitif, sehingga apabila ada bahan-bahan kimia yang diterima, iritasi mudah terjadi.Saat vagina mengalami iritasi, Anda akan mengalami nyeri dan gatal dan biasanya baru akan hilang setelah penggunaan produk penyebabnya dihentikan.

Cara menjaga vagina tetap wangi

Bukan dengan parfum, cara membuat vagina agar wangi adalah menjaga kebersihannya, seperti berikut ini.
  • Gunakan air hangat saat membasuh area vagina.
  • Basuh dari arah depan ke belakang dan bukan sebaliknya, untuk menghindari kontaminasi bakteri dari anus ke area vagina.
  • Hindari sabun untuk membersihkan vagina. Kalaupun tetap ingin memakainya, pilih sabun yang memiliki bahan dasar ringan dan tanpa parfum.
  • Keringkan vagina dengan baik sebelum menggunakan pakaian dalam.
  • Pilih pakaian dalam dari bahan katun yang bisa menyerap keringat dengan optimal agar area vagina tidak terlalu lembap dan berbau.
  • Saat sedang menstruasi, jangan lupa untuk rutin mengganti pembalut atau tampon yang digunakan agar tidak infeksi.
  • Rutin ganti pakaian dalam setiap hari.
Untuk memiliki vagina yang wangi, Anda tidak harus menggunakan produk kebersihan yang mengandung parfum. Meski bisa membuat wangi untuk sementara waktu, tapi efek sampingnya yang merugikan sebaiknya dihindari.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar kebersihan dan kesehatan organ reproduksi wanita, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan wanitaorgan intim wanitakesehatan vagina
Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/are-vaginal-douches-safe-3520434
Diakses pada 23 April 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinichealthsystem.org/hometown-health/speaking-of-health/you-dont-need-fancy-products-for-good-feminine-hygiene
Diakses pada 23 April 2021
Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/articles/4976-vulvar-care
Diakses pada 23 April 2021
Cleveland Clinic. https://health.clevelandclinic.org/are-scented-tampons-and-pads-bad-for-you/
Diakses pada 23 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait