9 Manfaat Sambiloto yang Baik untuk Kesehatan


Manfaat sambiloto (Androgaphis paniculata Ness) untuk kesehatan antara lain dapat mengurangi nyeri, meredakan panas dalam, mengatasi gangguan pencernaan seperti diare dan konstipasi, hingga mencegah pertumbuhan sel kanker.

(0)
06 Nov 2019|Azelia Trifiana
Manfaat sambiloto antara lain bisa meredakan panas dalam, mengurangi nyeri, dan baik untuk pencernaanManfaat sambiloto untuk kesehatan ada beragam
Manfaat daun sambiloto untuk kesehatan ada beragam, antara lain meredakan panas dalam dan masalah pencernaan, mengurangi nyeri, meningkatkan kekebalan tubuh, hingga mencegah pertumbuhan sel kanker. Tanaman berdaun hijau dengan Andrographis paniculata Ness ini banyak ditemukan di negara-negara Asia Tenggara.Secara tradisional, manfaat daun sambiloto sudah termahsyur. Pada tahun 1919, sambiloto kerap digunakan untuk mengatasi masalah flu dan demam. Bahkan ada klaim bahwa manfaat sambiloto ampuh menghentikan penyebaran flu di India, meski belum ada pembuktian lebih lanjut. Sejak itu, manfaat sambiloto dikenal sangat baik untuk mengatasi berbagai penyakit, termasuk untuk meningkatkan kekebalan tubuh.Kandungan utamanya adalah andrographolide yang membuatnya kerap dijadikan obat. Tak hanya itu, daunnya juga mengandung saponin, flavonoid, alkaloid, dan tanin. Selain itu, sambiloto juga memiliki zat seperti adalah lakton, paniculin, kalmegin, dan hablur kuning. Semuanya membuat sambiloto terasa pahit namun kaya khasiat.

Manfaat sambiloto

Banyak orang meyakini bahwa sambiloto bisa meningkatkan kekebalan tubuh dengan cara yang alami. Beberapa manfaat sambiloto di antaranya:

1. Membantu meredakan panas dalam

Banyak orang yang mengonsumsi sambiloto ketika merasakan gejala panas dalam seperti batuk, radang tenggorokan, flu, hingga reaksi alergi. Sambiloto dapat membantu meningkatkan imunitas sehingga mempercepat proses penyembuhan.

2. Mencegah pertumbuhan sel kanker

Ada banyak penelitian yang menemukan bahwa sambiloto memiliki potensi untuk mencegah pertumbuhan sel kanker dalam tubuh. Jenis kanker yang terkait adalah prostat, payudara, usus, hepatoma, dan melanoma. Sambiloto memiliki manfaat memaksimalkan fungsi chemokine sehingga pertumbuhan sel kanker bisa ditekan.

3. ISPA

Dalam sebuah penelitian yang dirilis pada tahun 2017 ditemukan manfaat sambiloto untuk mengatasi infeksi saluran pernapasan atau ISPA. Dibandingkan dengan tanaman herbal lainnya, sambiloto dapat mempersingkat durasi batuk, panas dalam, dan lama seseorang mengalami sakit.

4. Sklerosis

BMC Neurology pernah meneliti bahwa peserta penelitian yang mengonsumsi sambiloto 2 kali sehari selama 12 bulan dapat merasakan perbaikan dari masalah sklerosis yang dideritanya.

5. Pereda nyeri

Banyak orang menggunakan sambiloto untuk menangkal bakteri, meredakan nyeri, menurunkan demam, dan juga mengatasi cacingan yang diderita seseorang.

6. Baik untuk pencernaan

Manfaat sambiloto selanjutnya yang juga diyakini banyak orang adalah melindungi pencernaan. Banyak yang mengaku sambiloto dapat meredakan diare, konstipasi, kolik, hingga nyeri di perut setelah dikonsumsi secara berkala.

7. Meningkatkan kekebalan tubuh penderita HIV

Salah satu hipotesis yang terus dibuktikan oleh para peneliti adalah bahwa sambiloto dapat meningkatkan kekebalan tubuh penderita HIV. Tak hanya itu, sambiloto juga membantu produksi sel darah merah pada penderita HIV.

8. Meredakan gejala multiple sclerosis

Dalam sebuah studi yang dirilis di jurnal BMC Neurology, manfaat sambiloto dipercaya dapat meredakan gejala lelah dan lesu pada pasien multiple sclerosis.Dalam studi itu, para partisipan yang mengonsumsi sambiloto sebanyak 2 kali dalam sehari, selama satu tahun, mengalami penurunan gejala lelah dan lesu secara signifikan.

9. Meredakan kolitis ulseratif

Kolitis ulseratif adalah penyakit yang ditandai dengan meradangnya lapisan usus besar. Tidak ada obat yang bisa mengatasi kolisi ulseratif.Namun, dalam sebuah studi yang dirilis di jurnal Alimentary Pharmacology and Therapeutics, ekstrak sambiloto dipercaya lebih ampuh dibandingkan obat plasebo.Masih banyak manfaat sambiloto lainnya untuk mengatsai berbagai penyakit, namun lagi-lagi masih perlu penelitian lebih lanjut. Jika ingin mencoba manfaat sambiloto di atas, Anda wajib untuk berkonsultasi dulu pada dokter.

Efek samping konsumsi sambiloto

Terlepas dari banyaknya manfaat sambiloto, perlu diingat pula risiko efek samping yang mungkin terjadi. Beberapa contohnya adalah sakit kepala, lemas, reaksi alergi, mual, hingga diare.Orang yang mengonsumsi obat tertentu terutama yang terkait dengan tekanan darah juga sebaiknya menghindari konsumsi sambiloto. Masih perlu banyak penelitian untuk mengetahui aman tidaknya mengonsumsi sambiloto secara berkala.Sebaiknya jangan terburu-buru menggunakan sambiloto sebagai obat untuk berbagai penyakit, karena penelitian seputar hal tersebut juga masih berkembang. Sementara itu, sebaiknya selalu berkonsultasi kepada dokter apabila ingin mengonsumsi sambiloto sebagai alternatif obat herbal.
kekebalan tubuhherbaltanaman obat
Drugs. https://www.drugs.com/npp/andrographis.html
Diakses pada 6 November 2019
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/can-andrographis-boost-immune-function-89538
Diakses pada 6 November 2019
WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-973/andrographis
Diakses pada 6 November 2019
Web MD. https://www.webmd.com/ibd-crohns-disease/ulcerative-colitis/what-is-ulcerative-colitis#:~:text=Ulcerative%20colitis%20(UC)%20is%20an,off%20and%20on%20for%20life.
Diakses pada 31 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait