Pahami Kemampuan Kognitif Anak untuk Membantu Perkembangannya

Bisa mengenali musik merupakan salah satu kemampuan kognitif anak
Seorang anak sedang bermain dengan alat musik untuk anak-anak

Perkembangan kemampuan kognitif adalah bagaimana anak mampu mencari tahu, berpikir, dan mengeksplorasi sesuatu. Ini adalah perkembangan aspek-aspek penting pada anak, seperti pengetahuan, kemampuan, mengatasi masalah, dan watak, yang akan membantu mereka untuk berpikir dan memahami dunia di sekitar mereka.

Sebagai orangtua, penting membentuk perkembangan kognitif anak sejak ia lahir. Proses ini akan membentuk dasar kesuksesan anak di sekolah dan dalam kehidupannya kelak.

Argumen di atas dibuktikan lewat temuan sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa anak-anak yang dapat membedakan suara pada usia enam bulan lebih mudah meningkatkan kemampuannya untuk belajar membaca pada usia empat dan lima tahun.

Tahapan kemampuan kognitif anak

Berikut adalah beberapa tahapan perkembangan kemampuan kognitif anak menurut Jean Piaget selaku pengagas teori perkembangan kognitif anak.

1. Tahapan sensorimotor

Tahapan ini terjadi pada sekitar usia 2 tahun. Selama tahap ini, anak-anak belajar mengenai dunia melalui indera mereka dan melakukan manipulasi objek.

2. Tahap praoperasional

Tahap ini terjadi pada usia 2-7 tahun. Selama tahap ini, anak akan mengembangkan memori dan imajinasinya. Mereka juga mampu memahami masa lalu, masa depan, dan hal-hal secara simbolis.

3. Tahap operasional konkret

Tahapan ini berlangsung pada usia 7-11 tahun. Selama tahapan ini, anak menjadi lebih sadar akan peristiwa di luar dirinya. Mereka menjadi kurang egosentris dan mulai memahami bahwa tidak semua orang berbagi perasaan, pemikiran, atau keyakinan mereka.

4. Tahapan operasional formal

Tahapan ini berlangsung pada usia 11 tahun atau lebih. Selama tahap ini, anak akan menggunakan logika untuk menyelesaikan masalahnya, merencanakan sesuatu, dan melihat dunia.

Kemampuan kognitif anak berdasarkan usia

Berikut adalah kemampuan kognitif anak berdasarkan usianya secara spesifik.

1. Sejak lahir hingga usia 3 bulan

Sejak baru lahir, anak dapat dengan aktif belajar dan menerima informasi baru. Tonggak perkembangan utama Si Kecil pada usia ini berpusat pada eksplorasi indera dasar dan belajar lebih banyak tentang lingkungan dan tubuh.

  • Pada periode ini anak akan mulai dapat melihat dalam jarak sekitar 33 cm
  • Belajar mengenal rasa asin, asam, manis, pahit
  • Fokus pada benda bergerak
  • Melihat semua warna dalam spektrum visual manusia
  • Mendeteksi perbedaan nada dan volume
  • Menanggapi lingkungan mereka melalui ekspresi.

2. Usia 3-6 bulan

Pada usia 3-6 bulan, umumnya Si Kecil akan mulai mengembangkan indera-indera mereka dengan lebih kuat. Misalnya, mulai mengenali wajah yang sudah dikenal, mulai meniru ekspresi wajah, dan bereaksi terhadap seseorang yang dikenal.

3. Usia 6-9 bulan

Sedangkan pada usia 6 bulan, Si Kecil akan mulai mengenal jarak dan menatap lebih lama pada hal-hal yang tidak biasa menurut mereka, misalnya benda yang menggantung di udara.

Si Kecil juga akan mulai memahami perbedaan antara benda hidup dan mati. Mereka juga umumnya sudah bisa membedakan jumlah dan ukuran dari sebuah objek.

4. Usia 9-12 bulan

Pada usia ini, anak akan lebih mahir secara fisik sehingga mereka dapat menjelajahi lingkungan sekitar. Mereka akan belajar duduk, merangkak, dan berjalan.

Sedangkan ketika mereka sudah mendekati usia satu tahun, mereka akan lebih mampu memahami konsep bahwa suatu objek tetap ada, meskipun tidak dapat mereka lihat pada saat itu. Mereka juga mulai meniru gerakan-gerakan sederhana.

Selain itu, mereka juga akan mulai belajar untuk menempatkan satu objek ke objek lagi, menanggapi sesuatu dengan gerakan atau suara, dan suka melihat buku gambar.

Bantu perkembangan kognitif anak

Setelah memahami tahapan perkembangan kemampuan kognitif anak, penting juga bagi Anda mengetahui apa yang bisa dilakukan untuk membantu perkembangan tersebut. Berikut adalah beberapa di antaranya:

  • Biarkan anak menjelajahi mainan dan bergerak
  • Berbicara dengan mereka dan banyak membacakan buku untuk menambah kosakata anak
  • Bernyanyi dengan gerakan untuk anak
  • Memperluas minat anak dalam kegiatan belajar tertentu
  • Selalu menjawab rasa ingin tahu mereka.

Selain itu, pada tahap perkembangan kemampuan kognitif anak, Anda juga disarankan untuk membiarkan Si Kecil mengeksplorasi beragam hal. Tentunya dengan tetap memastikan mereka dalam pengawasan.

Itulah beberapa tahap kemampuan kognitif anak yang perlu Anda ketahui. Memerhatikan tumbuh kembang anak sejak dini adalah cara Anda mencintainya dan mempersiapkan Si Kecil untuk masa depannya.

Helpmegrowmn
http://helpmegrowmn.org/HMG/HelpfulRes/Articles/WhatCognitiveDev/index.html
Diakses 15 April 2020

Learningx
https://www.learningrx.com/4-cognitive-stages-for-child-development/
diakses 15 Apil 2020

Verywellmind
https://www.verywellmind.com/cognitive-developmental-milestones-2795109
Diakses 15 April 2020

Artikel Terkait