Orangtua Perlu Tahu, Ini Kadar Bilirubin Normal pada Bayi

(0)
11 Aug 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Bayi sedang melakukan terapi sinar karena penyakit kuning yang disebabkan tingginya kadar bilirubin dalam darahNilai bilirubin normal pada bayi adalah 5 mg/dL
Bilirubin adalah pigmen berwarna kuning yang terdapat dalam darah dan tinja manusia. Dalam kondisi normal, pigmen ini berfungsi untuk membantu pengolahan lemak di tubuh. Kadar bilirubin dalam darah yang terlalu tinggi menandakan gangguan di tubuh.Kadar bilirubin normal pada bayi berbeda dengan orang dewasa. Sebab, pada bayi yang baru lahir, kadar bilirubinnya biasanya akan mengalami kenaikan. Namun, kadar tersebut akan menurun dan kembali normal dalam waktu 1-2 minggu setelah bayi dilahirkan. Bayi yang saat lahir kadar bilirubinnya terlalu tinggi, biasanya akan langsung dibawa ke ruang NICU atau ruang perawatan intensif khusus bayi. Di ruangan tersebut, bayi akan menjalani beberapa pemeriksaan lanjutan mengenai penyakit yang melatari kondisi ini sekaligus menerima perawatan seperti terapi sinar.

Nilai bilirubin normal pada bayi baru lahir

Nilai bilirubin normal pada 24 jam pertama setelah kelahiran bayi adalah di bawah 5 mg/dL. Apabila ada bayi yang nilainya lebih tinggi daripada itu, maka kemungkinan bayi akan mengalami jaundice atau yang sering disebut sebagai penyakit kuning.Saat nilai bilirubin bayi yang baru lahir melebihi 5 mg/dL, dokter biasanya belum akan langsung melakukan perawatan khusus. Dokter akan memantau terlebih dahulu selama beberapa hari, untuk melihat potensi penurunan nilai bilirubin secara perlahan dan kembali normal.Perawatan pada bayi baru akan dilakukan apabila nilai bilirubinnya sudah naik cukup drastis. Berikut ini batas kadar bilirubin dalam darah yang memerlukan perawatan sesuai usia bayi.
  • Usia kurang dari 1 hari: > 10 mg/dL
  • Usia 1-2 hari: > 15 mg/dL
  • Usia 2-3 hari: > 18 mg/dL
  • Usia lebih dari 3 hari: > 20 mg/dL

Jika nilai bilirubin pada bayi tidak normal, apa yang akan terjadi?

Bayi yang nilai bilirubinnya tinggi, biasanya akan terlihat kuning di kulit dan bagian putih mata atau jaundice. Kondisi jaundice sendiri sebenarnya tidak berbahaya. Hanya saja, kondisi ini seringkali menandakan gangguan kesehatan lain yang bisa berbahaya bagi bayi. Beberapa kondisi yang membuat bayi terlihat kuning saat lahir antara lain adalah:
  • Ibu dan bayi memiliki golongan darah yang berbeda
  • Bayi lahir prematur
  • Gangguan pembekuan darah dan penyakit darah lainnya
  • Persalinan yang sulit, sehingga bayi mengalami banyak trauma dan memar di tubuhnya
  • Gangguan pada masa menyusui
Apabila bayi yang baru lahir terlihat kuning, maka ibu harus segera berkonsultasi dengan dokter anak. Dokter akan melakukan pemeriksaan darah pada bayi untuk mengukur nilai bilirubinnya secara pasti, sebelum menentukan kebutuhan Si Kecil terhadap penanganan lanjutan.Meski kondisi bayi kuning sering terjadi, bukan berarti Anda boleh abai terhadap kondisi ini. Sebab jika nilai bilirubin bayi naik hingga lebih dari 25 mg/dL, maka risiko bayi mengalami cerebral palsy, tuli, atau mengalami kerusakan otak, akan semakin tinggi.

Penanganan untuk bayi dengan nilai bilirubin tinggi

Untuk membantu menurunkan kadar bilirubin dalam darah, ada beberapa pilihan perawatan yang biasanya akan dilakukan dokter, seperti:

1. Terapi sinar

Terapi sinar atau fototerapi, merupakan perawatan paling umum untuk bayi dengan nilai bilirubin tinggi. Saat menjalani terapi ini, bayi akan mendapatkan paparan sinar secara langsung ke kulitnya. Sinar tersebut akan membuat bilirubin berubah bentuk sehingga lebih mudah keluar dari tubuh. Saat mejalani terapi ini, bayi bisa ditempatkan di dalam inkubator ataupun dibalut dengan menggunakan selimut yang dibuat khusus untuk alternatif terapi ini.

2. Menambah asupan nutrisi

Bayi juga akan terus diberi asupan cairan lewat infus maupun ASI. Kurangnya cairan atau dehidrasi bisa membuat kadar bilirubin semakin naik.

3. Terapi imunoglobulin intravena (IVIg)

Metode ini digunakan pada bayi kuning dengan golongan darah yang berbeda dari ibunya. Imunoglobulin adalah bagian dari sistem imun yang saat masuk ke tubuh bayi akan membantu menghancurkan sel darah merah penghasil billirubin berlebih.

4. Transfusi pergantian darah

Prosedur ini bersifat darurat yang hanya akan dilakukan apabila kadar bilirubin tidak juga turun meski sudah dilakukan perawatan lainnya. Pada prosedur ini, darah bayi akan dikeluarkan dan diganti dengan darah dari donor, sehingga kadar bilirubin bisa turun dengan cepat.Setelah mengetahui lebih jauh tentang nilai bilirubin normal pada bayi, orangtua diharapkan bisa lebih waspada apabila Si Kecil yang baru saja hadir di dunia, terlihat kuning. Semakin cepat perawatan dimulai, maka risiko bilirubin naik drastis dan menyebabkan kerusakan organ, akan semakin kecil.
penyakit kuningbilirubinjaundiceperkembangan bayi
Healthline. https://www.healthline.com/health/bilirubin-bloodF
Diakses pada 29 Juli 2020
American Pregnancy Association. https://americanpregnancy.org/first-year-of-life/newborn-jaundice/
Diakses pada 29 Juli 2020
Kids Health. https://kidshealth.org/en/parents/jaundice.html
Diakses pada 29 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait