Orang yang diperbolehkan tidak puasa adalah mereka yang menderita penyakit seperti maag akut
Orang yang diperbolehkan tidak puasa adalah mereka yang menderita penyakit seperti maag akut

Menunaikan ibadah puasa saat bulan suci Ramadan menjadi momen yang istimewa bagi banyak orang. Puasa menjadi salah satu kewajiban bagi muslim yang sedang dalam kondisi sehat. Namun, ada orang yang diperbolehkan tidak puasa karena menderita penyakit tertentu.

Lebih jauh lagi, pertimbangan utama dari orang yang diperbolehkan tidak puasa adalah kondisi fisiknya. Jangan sampai akibat terlalu memaksakan berpuasa, penyakit yang dideritanya justru kian parah.

Kewajiban Berpuasa dari Sisi Medis

Meninjau dari sisi medis, setiap orang yang sedang menjalani pengobatan dengan bantuan infus tidak dianjurkan berpuasa. Apa alasannya?

Pasien tersebut sedang membutuhkan asupan nutrisi sepanjang hari untuk membantu memulihkan kondisinya. Baik itu dalam bentuk infus cairan maupun transfusi darah.

Di sisi lain, apabila asupan ini dihentikan selama 12 jam karena berpuasa, dikhawatirkan bisa memperlambat proses penyembuhan.

Orang yang Diperbolehkan Tidak Puasa

Untuk itu, SehatQ telah merangkum beberapa kondisi orang yang diperbolehkan tidak berpuasa berdasarkan penyakitnya. Tentu saja, kondisi setiap orang berbeda dan perlu konsultasi lebih dahulu dengan dokter yang menangani.

Berikut beberapa penyakit orang yang diperbolehkan tidak puasa:

1. Gagal Jantung

Orang dengan penyakit jantung atau menderita gagal jantung tidak diwajibkan untuk berpuasa. Justru, ia harus memastikan kondisi tubuhnya stabil agar tidak semakin parah.

2. Maag Akut

Memang benar puasa justru baik untuk mengatur pola makan penderita maag. Namun bagi yang menderita maag akut hingga muntah-muntah dan merasa nyeri, tidak diwajibkan untuk berpuasa.

3. Kanker

Baik pasien kanker maupun yang sedang menjalani pengobatan seperti kemoterapi, juga termasuk orang yang diperbolehkan tidak berpuasa. Terlebih, jika kondisi tubuh tidak memungkinkan untuk menahan lapar dan dahaga selama 12 jam.

4. Gangguan Hati dan Ginjal

Pasien yang mengalami gangguan hati dan ginjal juga tidak diwajibkan untuk berpuasa. Dikhawatirkan jika memaksakan berpuasa, penyakitnya justru semakin parah.

Penderita ginjal akut yang harus menjalani cuci darah juga tidak diwajibkan berpuasa. Justru, mereka harus mengonsumsi hormon insulin setiap harinya dan menjalani diet pola makan sesuai instruksi dokter.

5. Gula Darah Tidak Stabil

Orang dengan kadar gula darah tidak stabil atau pasien diabetes juga diperbolehkan tidak berpuasa. Contohnya, pasien diabetes yang masih bergantung pada suntikan hormon insulin harian dalam dosis tinggi.

6. Lanjut Usia

Orang yang diperbolehkan tidak berpuasa selanjutnya adalah para lansia. Dalam kaitannya dengan hal ini, banyak lansia yang harus mengonsumsi obat-obatan setiap harinya.

Contoh lain adalah lansia yang menderita pikun atau Alzheimer. Dengan pertimbangan kesehatan seperti ini, para lansia diperbolehkan tidak berpuasa.

7. Gangguan Pernapasan

Pasien yang menderita gangguan pernapasan seperti penyakit paru, ISPA, hingga asma akut juga diperbolehkan tidak berpuasa. Mengapa? Saluran pernapasan yang kering bisa memicu kambuhnya asma.

Itulah daftar orang yang diperbolehkan tidak puasa karena penyakit yang mereka derita. Namun penting untuk mengingat bahwa kondisi tubuh setiap orang tidak bisa disamakan. Konsultasikan kepada dokter tentang batasan untuk menjalani puasa Ramadan.

NHS. https://webarchive.nationalarchives.gov.uk/20130105022145/http://www.dh.gov.uk/en/Publicationsandstatistics/Publications/PublicationsPolicyAndGuidance/DH_078409
Diakses 4 Mei 2019

Marie Curie. https://www.mariecurie.org.uk/help/support/terminal-illness/wellbeing/fasting-during-ramadan
Diakses 4 Mei 2019

BBC. http://news.bbc.co.uk/local/sheffield/hi/people_and_places/religion_and_ethics/newsid_8200000/8200019.stm
Diakses 4 Mei 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed