Orang Mati Bangkit Lagi, Ini Penjelasan Ilmiahnya


Lazarus syndrome adalah fenomena orang mati yang kembali hidup karena berbagai faktor ilmiah. Jadi, fenomena tersebut bukan hal mistis, ya!

(0)
29 Nov 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Orang mati dapat kembali hidup akibat kondisi Lazarus syndromeOrang mati bisa hidup lagi karena sindrom Lazarus
Orang mati yang kembali bangkit dan segar-bugar seperti sedia kala kerap dimaknai sebagai peristiwa magis. Namun dalam dunia kedokteran, hal ini bisa dijelaskan secara ilmiah lewat sebuah kondisi langka bernama Lazarus syndrome.Lazarus syndrome, atau dikenal juga dengan sebutan fenomena Lazarus, adalah kembalinya fungsi jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh setelah seseorang dinyatakan meninggal dunia. Kondisi ini terjadi karena penundaan pada kembalinya sirkulasi spontan setelah orang tersebut diberikan bantuan napas melalui teknik resusitasi kardiopulmonari (CPR).Istrilah Lazarus syndrome diambil dari nama Lazarus, tokoh dalam Kitab Perjanjian Baru yang dihidupkan kembali oleh Tuhan Yesus setelah dinyatakan meninggal dunia selama 4 hari. Kasus pertama dari fenomena Lazarus ini sendiri dilaporkan terjadi pada 1982 silam, tapi istilah sindrom Lazarus baru resmi digunakan dalam dunia medis sejak 1993.

Orang mati secara medis dan kriterianya

Sebelum membahas soal Lazarus syndrome yang dapat mengakibatkan orang mati kembali hidup, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu pengertian orang mati itu sendiri. Secara medis, seseorang dinyatakan tidak lagi bernyawa ketika:
  • Mati klinis

    Orang dinyatakan mati klinis ketika sistem peredaran darah serta sistem pernapasan berhenti bekerja. Mati klinis ditandai dengan jantung yang berhenti berdetak, nadi yang tidak lagi teraba, dan paru-paru yang berhenti bernapas.
  • Mati batang otak

    Kondisi ini terjadi ketika ketika kehidupan seseorang bergantung sepenuhnya pada mesin sehingga ia bisa dikatakan menjalani kehidupan palsu. Artinya, jika mesin-mesin penopang hidup tersebut dicabut, orang tersebut tidak akan bisa sadar atau bernapas dengan sendirinya.

Mengapa orang mati bisa hidup lagi?

Orang mati bisa hidup kembali karena CPR
Meski istilah Lazarus syndrome sudah dikenal selama lebih dari 2 dekade lalu, ilmu kedokteran belum bisa menjelaskan secara pasti alasan di balik fenomena orang mati bisa hidup lagi. Meskipun demikian, terdapat beberapa penjelasan yang mungkin melandasi fenonema langka ini, seperti:
  1. Adanya penumpukkan tekanan di dada akibat CPR

    Ketika seseorang mengalami serangan jantung, kemudian menerima bantuan pernapasan lewat teknik CPR, maka akan ada tekanan yang menumpuk di rongga dada. Setelah selesai CPR, tekanan itu berangsur-angsur akan terlepas sehingga menghasilkan semacam sinyal elektrik yang kemudian memicu jantung untuk kembali berdetak.
  2. Efek obat yang disuntikkan ke dalam tubuh

    Faktor lain yang mungkin dapat membuat orang mati seolah hidup kembali adalah pemberian obat-obatan tertentu untuk memicu jantung kembali berdetak. Salah satu obat yang dapat menimbulkan efek ini adalah adrenalin yang dimasukkan ke dalam tubuh seseorang dengan cara disuntikkan.
    Saat disuntikkan, adrenalin mungkin tidak langsung bekerja karena kelainan pembuluh vena yang terjadi saat seseorang mengalami serangan jantung. Namun, ketika pembuluh vena ini berangsur normal dengan sendirinya, cairan adrenalin akan mengalir ke jantung sehingga mengakibatkan salah satu organ vital manusia itu kembali berdetak.

Seseorang seolah-olah mati karena kondisi ini

Dalam dunia medis, orang yang masih hidup bisa juga mengalami kondisi seolah-olah sudah meninggal. Kondisi yang dimaksud misalnya saat seseorang mengalami hipotermia, katalepsi, dan sindrom kunci.
  • Hipotermia

    Hipotermia terjadi saat suhu tubuh sangat rendah karena terlalu lama terpapar udara dingin sehingga detak jantung melambat sampai hampir tidak terdeteksi.
  • Katalepsi

    Katalepsi adalah kondisi seperti lumpuh yang dibarengi dengan perlambatan kemampuan bernapas selama beberapa menit hingga berminggu-minggu.
  • Sindrom kunci

    Sindrom kunci adalah kondisi yang terjadi ketika semua bagian otot tidak berfungsi, kecuali mata. Anda masih bisa secara sadar mengetahui kondisi yang terjadi di lingkungan sekitar, tapi tidak bisa berbuat apa-apa, kecuali menangis.
Dalam kondisi-kondisi seperti disebutkan di atas, keluarga atau kerabat mungkin saja mengira Anda sudah meninggal. Oleh karena itu saat sehat kembali, Anda dikatakan hidup lagi. Untuk memastikan orang tersebut betul-betul meninggal dunia atau berada dalam kondisi ini, diperlukan pemeriksaan tim medis.Sejauh ini, penelitian yang mengkaji soal fenomena Lazarus sangat terbatas karena kasus yang dilaporkan memang sangat sedikit. Meskipun demikian, dokter memiliki standar sendiri untuk menentukan seseorang memang meninggal dunia, salah satunya dengan menunggu 10 menit setelah CPR untuk mengetahui ada atau tidaknya efek tindakan yang telah diberikan pada orang tersebut.Untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang Lazarus syndrome yang menimbulkan fenomena orang mati hidup kembali, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan otakpenyakit otakradang otakgegar otak
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2121643/
Diakses pada 18 November 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/317645
Diakses pada 18 November 2020
Longdom. https://www.longdom.org/scholarly/clinical-death-journals-articles-ppts-list-2309.html
Diakses pada 18 November 2020
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/brain-death/
Diakses pada 18 November 2020
Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/us/blog/in-excess/201704/back-the-dead
Diakses pada 18 November 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK470284/
Diakses pada 18 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait