logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Tak Hanya LASIK, Ini Dia 10 Jenis Operasi Untuk Mata Minus, Silinder, dan Plus

open-summary

LASIK terkenal sebagai salah satu operasi untuk mata minus, plus, ataupun silinder. Namun, ada banyak jenis bedah refraktif, yang akan disesuaikan dengan kondisi pasien.


close-summary

9 Feb 2022

| Yanita Nur Indah Sari

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

operasi mata minus bedah refraktif

Operasi mata minus atau bedah refraktif tidak hanya LASIK

Table of Content

  • Jenis operasi mata 
  • Ragam pilihan bedah refraktif, mana lebih baik?

Kondisi mata minus, silinder, dan plus merupakan gangguan penglihatan yang paling umum terjadi. Kondisi ini dinamakan dengan gangguan refraktif. Bedah refraktif adalah tindakan operasi dan laser untuk memperbaiki gangguan refraksi seperti mata minus (rabun jauh), plus (rabun dekat), dan silinder (astigmatisma). 

Advertisement

LASIK memang menjadi salah satu operasi mata minus dan gangguan refraktif lain yang paling populer. Akan tetapi, tahukah Anda, ada 10 jenis bedah refraktif yang mungkin menjadi opsi. 

Jenis operasi mata 

Operasi refraksi adalah prosedur bedah dan laser yang digunakan untuk memperbaiki penglihatan dengan memperbaiki kelainan refraksi.

Kelainan refraksi adalah kondisi ketika cahaya yang masuk ke dalam mata tidak dapat difokuskan, sehingga membuat bayangan benda terlihat buram atau tidak tajam. Ini terjadi pada Anda yang mengalami mata minus (rabun jauh), plus (rabun dekat), dan silinder (astigmatisme). 

Operasi refraktif bertujuan memperbaiki bentuk kornea agar mampu memfokuskan cahaya pada retina sehingga penglihatan kembali jelas dan normal. Dengan begitu, prosedur ini dapat mengurangi ketergantungan pada kacamata atau lensa kontak. 

Dikutip dari jurnal The Lancet, diketahui bahwa operasi refraktif dengan bedah atau laser cukup aman dengan hasil yang sangat baik untuk mengatasi kelainan refraksi ringan hingga sedang.

Beberapa jenis operasi mata minus, plus, dan silinder antara lain:

1. LASIK

LASIK atau laser in situ keratomileusis merupakan operasi mata minus yang paling umum dilakukan. Tidak hanya mengatasi mata minus (miopi), LASIK juga digunakan untuk mengoreksi rabun dekat (hipermetropi), dan astigmatisma (silinder).

LASIK dilakukan dengan mengikis dasar kornea menggunakan laser excimer dan membuat flap atau lipatan pada kornea dengan laser.

BACA JUGA: Ukuran Minus Mata Tinggi, Bagaimana Cara Mengatasinya? 

2. PRK 

PRK atau photorefractive keratectomy juga termasuk operasi mata minus, silinder, dan plus yang umum dilakukan. 

Alih-alih membuat lipatan seperti pada prosedur LASIK, pada prosedur PRK, dokter akan mengangkat lapisan luar atau epitel kornea dan membentuk kembali lapisan kornea dengan bantuan laser. 

3. LASEK 

LASEK atau laser-assisted subepithelial keratectomy mirip dengan LASIK. Bedanya, lipatan kornea atau flap dibuat dengan alat pemotong khusus (microkeratome) dan lapisan epitel dikendurkan dengan larutan etanol. 

Prosedur ini memungkinkan dokter untuk mengangkat lebih sedikit kornea. Itulah sebabnya, LASEK biasanya digunakan pada orang yang memiliki kornea tipis untuk mengatasi rabun jauh, rabun dekat, dan mata silinder. 

4. Epi-LASIK

Epi-LASIK atau epithelial laser-assisted in situ keratomileusis adalah prosedur operasi mata yang mirip dengan LASEK. 

Pada epi-LASIK, dokter mata akan memisahkan epitel dari bagian tengah kornea (stroma) menggunakan pisau tumpul mekanis (epikeratome) dan membentuk kembali kornea dengan laser. 

5. SMILE

SMILE atau small-incision lenticule extraction adalah operasi refraktif dengan cara membentuk kembali kornea dengan menggunakan laser untuk membuat jaringan berbentuk lensa di bawah permukaan kornea (lentikula). 

Selanjutnya, lentikula yang telah digunakan untuk membentuk kornea akan diangkat melalui sayatan kecil. 

BACA JUGA: Ketahui Anatomi Bagian-Bagian Mata Manusia dan Fungsinya

6. RLE 

RLE atau refractive lens exchange adalah operasi mata refraktif yang mirip dengan operasi katarak

Pada jenis operasi ini, dokter bedah akan melepas lensa mata Anda dan menggantinya dengan implan lensa plastik. 

RLE dilakukan untuk mengatasi rabun jauh dan rabun dekat yang parah. Kombinasi RLE dan LASIK bisa dilakukan untuk mengatasi mata silinder. 

7. PRELEX

PRELEX atau presbyopic lens exchange digunakan untuk mengatasi mata tua (presbiopi) atau kehilangan kelenturan mata.

Dokter akan melepas lensa alami dan menggantinya dengan lensa multifokal untuk membantu melihat jauh dan dekat. 

Baca Juga

  • Operasi Bibir Sumbing pada Anak, Bisakah Kembalikan Penampilannya?
  • Tujuan Puasa Sebelum Operasi dan Berbagai Batasannya
  • Bisakah Jari Putus Disambung Kembali?

8. Phakic implan lensa intraokular 

Phakic implan lensa intraokuler disebut juga implantable contact lenses (ICL). Operasi refraktif ini bertujuan mengatasi rabun jauh yang tidak bisa diatasi dengan LASIK atau PRK. 

ICL dilakukan dengan memasukkan lensa di belakang pupil atau menempelkan lensa ke bagian iris mata melalui sayatan kecil di tepi kornea. Meski begitu, tidak seperti RLE, lensa mata Anda akan tetap ada. 

9. INTACS

INTACS atau intracorneal ring segments adalah jenis operasi mata untuk mengatasi rabun jauh dan mata silinder yang ringan.

Operasi refraktif ini dilakukan dengan menempatkan dua cincin plastik berbentuk bulan sabit ke dalam lapisan tengan kornea di tepi luar. Cincin ini akan mengubah bentuk kornea untuk meningkatkan fokus penglihatan. 

INTACS juga banyak digunakan untuk mengatasi keratoconus dan ektasia kornea setelah operasi LASIK atau PRK.

10. Astigmatic keratotomy 

Astigmatic keratotomy disebut juga limbal relaxing incision (LRI). Keratotomi astigmatisma merupakan prosedur bedah refraktif yang digunakan untuk mengatasi mata silinder atau astigmatisme

Pada mata silinder, bola mata Anda tidak sepenuhnya bulat. Prosedur ini akan membantu mengubah bentuk kornea menjadi lebih bulat melalui sayatan di bagian paling curam pada kornea mata. 

BACA JUGA: Jangan Salah, Penderita Astigmatisme Juga Bisa Pakai Softlens Silinder

Ragam pilihan bedah refraktif, mana lebih baik?

Cara terbaik memutuskan jenis operasi mata yang baik untuk Anda adalah dengan berkonsultasi dengan dokter spesialis mata. 

Setiap jenis operasi mata memiliki tujuan, manfaat, prosedur, efek samping, dan biaya yang berbeda. 

Anda perlu berdiskusi dengan dokter terkait kondisi mata Anda, tujuan, prosedur, manfaat, dan risiko efek samping yang mungkin terjadi. Pasalnya, tidak semua orang dengan kelainan refraktif bisa melakukan operasi.

Sebelumnya, dokter akan melakukan sejumlah pemeriksaan untuk memantapkan tindakan operasi yang akan Anda lakukan. 

Penting bagi Anda untuk mendiskusikan kondisi Anda dengan dokter spesialis mata sebelum menentukan jenis operasi yang tepat. Anda juga bisa bertanya langsung dengan dokter terkait jenis operasi mata minus, plus, dan silinder melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!

Advertisement

operasiastigmatismemata minus

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved