Risiko Operasi Caesar yang Harus Diwaspadai

13 Mei 2019 | Oleh
Keuntungan operasi caesar utama adalah tidak perlu merasakan sakit kontraksi dan persalinan lebih cepat. Meski demikian, pemulihan operasi caesar membutuhkan waktu yang lebih lama.
Banyak hal perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk operasi caesar

Banyak ibu hamil yang ingin melahirkan secara normal. Namun, tidak semua ibu hamil bisa melakukannya. Ada beberapa kondisi yang mengharuskan seorang ibu untuk melahirkan lewat operasi caesar, seperti ketika posisi bayi tidak normal atau dalam kondisi gawat janin

Beberapa orang justru malah memilih operasi caesar dengan alasan pribadi, seperti memilih tanggal untuk kelahiran buah hatinya atau tidak kuat melakukan proses persalinan normal.

Apa pun alasannya, Anda perlu tahu bahwa operasi caesar dapat menimbulkan beragam risiko. Pelajari beberapa hal berikut sebelum memutuskan untuk melahirkan secara caesar.

Risiko Operasi Caesar

Secara sederhana, operasi caesar merupakan prosedur pembedahan untuk melahirkan bayi melalui perut ibu. Meskipun menawarkan kemudahan bagi sang ibu, namun risiko operasi caesar tetap ada. Berikut beberapa risiko operasi caesar yang mungkin terjadi:

  • Rasa nyeri pada bagian perut terutama di sekitar area pembedahan selama proses pemulihan
  • Berpotensi mengalami infeksi dan pendarahan yang lebih parah dibandingkan persalinan normal
  • Berisiko mengalami komplikasi karena caesar termasuk prosedur bedah makro, terlebih jika bedah caesar telah dilakukan beberapa kali
  • Memerlukan waktu pemulihan yang lebih panjang dibanding persalinan normal
  • Kemungkinan plasenta sulit dikeluarkan
  • Membutuhkan transfusi darah ketika pendarahan terjadi
  • Tak jarang juga membutuhkan prosedur histerektomi

Keuntungan Operasi Caesar

Meski berisiko, operasi caesar jelas memiliki keuntungan bagi ibu hamil. Beberapa keuntungan dari prosedur bedah caesar, antara lain:

  • Tak perlu merasakan sakitnya kontraksi selama proses persalinan
  • Proses persalinan berjalan lebih cepat dibanding persalinan normal
  • Organ reproduksi ibu akan terhindar dari kerusakan
  • Bebas memilih tanggal kelahiran bayi selama situasi dan kondisi memungkinkan dilakukannya operasi caesar
  • Operasi caesar merupakan solusi untuk menyelamatkan nyawa ibu dan bayi ketika persalinan normal berisiko membahayakan

Sebelum memutuskan untuk melahirkan secara caesar, sebaiknya konsultasikan dengan dokter dan keluarga terkait dengan mempertimbangkan risiko, keuntungan, dan kondisi tubuh Anda. 

Pemulihan Operasi Caesar

Prosedur bedah caesar melibatkan sayatan melalui kulit, perut, otot, kemudian masuk ke rahim. Akibatnya, butuh waktu pemulihan yang cukup lama hingga tubuh benar-benar pulih sepenuhnya.

Setelah prosedur selesai, efek dari anestesi lokal akan bertahan selama beberapa jam. Hal ini akan membuat Anda mati rasa dari pinggang ke bawah.

Selain itu, ada kemungkinan Anda akan membutuhkan obat untuk meminimalisir rasa sakit akibat pembedahan. Obat tertentu juga diperlukan untuk meminimalisir risiko pembekuan darah.

Pemulihan operasi caesar belum berakhir meski pihak rumah sakit telah memperbolehkan Anda pulang. Jangan mengangkat beban berat selama beberapa minggu setelah operasi karena hal ini dapat mengakibatkan terbukanya jahitan pada perut.

Anda juga tidak boleh mengemudi selama dua minggu pertama, tidak boleh berolahraga selama 4-6 minggu, dan tidak boleh melakukan seks selama enam minggu pasca operasi. Kemungkinan, Anda akan merasa sangat lelah setelah bedah caesar.

Di sisi lain, Anda juga harus merawat bayi sehingga beban pada tubuh menjadi sangat tinggi. Kondisi ini menuntut Anda untuk ekstra hati-hati dalam menjaga kesehatan hingga luka benar-benar pulih sempurna.

Anda harus mempertimbangkan berbagai aspek sebelum memutuskan untuk melahirkan lewat operasi caesar. Semoga informasi ini bermanfaat dan menambah pengetahuan Anda.

 

Referensi

WebMD. https://www.webmd.com/baby/features/the-truth-about-c-sections
Diakses pada Oktober 2019

Plos Journal. https://journals.plos.org/plosmedicine/article?id=10.1371/journal.pmed.1002494
Diakses pada Oktober 2018

Yang juga penting untuk Anda
Baca Juga
Diskusi Terkait:
Lihat pertanyaan lainnya
Back to Top