logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Omeprazole Obat Apa? Kenali Lebih Dalam Seputar Obat Ini

open-summary

Omeprazole adalah obat untuk redakan asam lambung, seperti GERD, hingga luka lambung. Obat ini dapat dibeli tanpa resep di apotek, namun sebaiknya Anda tetap berkonsultasi pada dokter sebelum mencobanya.


close-summary

19 Mar 2020

| Asni Harismi

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Banyak orang yang bertanya omeprazole obat apa

Salah satu bentuk obat omeprazole yang banyak dijual di apotek

Table of Content

  • Omeprazole obat apa?
  • Dosis dan cara penggunaan omeprazole
  • Efek samping omeprazole
  • Alternatif omeprazole

Bagi Anda yang memeriksakan diri ke dokter lalu diberikan obat resep omeprazole yang biasanya berbentuk tablet, kapsul, maupun obat cair. Anda pun mungkin bertanya-tanya, sebenarnya omeprazole obat apa?

Advertisement

Omeprazole adalah obat yang digunakan untuk meredakan sakit pada lambung maupun kerongkongan, misalnya kenaikan azam lambung maupun adanya luka pada dinding lambung Anda. Obat ini tergolong dalam kelas pump inhibitors (PPIs).

Omeprazole bekerja dengan mengurangi produksi asam lambung. Akibatnya, gejala yang menyertai kenaikan asam lambung ini mereda, seperti heartburn, kesulitan menelan, maupun batuk yang tak kunjung reda.

Omeprazole obat apa?

Beberapa gejala yang dapat diredakan dengan meminum omeprazole adalah:

  • Gastroesophageal reflux disease (GERD): GERD terjadi ketika asam lambung sering naik ke kerongkongan sehingga mengakibatkan iritasi atau kerusakan pada dinding kerongkongan tersebut.
  • Luka lambung atau luka pada usus 12 jari: terdapatnya luka pada bagian depan usus 12 jari, yakni bagian yang menghubungkan antara lambung dengan usus halus.
  • Sindrom Zollinger-Ellison: penyakit langka yang terjadi karena terbentuknya satu atau lebih tumor (gastrinoma) di pankreas atau usus 12 jari. Tumor ini akan menyebabkan lambung memproduksi terlalu banyak asam lambung.
  • Infeksi lambung yang disebabkan oleh bakteri Heliobacter pylori.

Penggunaan omeprazole untuk menangani penyakit-penyakit di atas mungkin akan dikombinasikan dengan obat lainnya. Pada penderita infeksi lambung, misalnya, pemberian omeprazole harus dibarengi dengan konsumsi antibiotik untuk membunuh bakteri H. pylori.

Dosis dan cara penggunaan omeprazole

Setelah mengetahui omeprazole obat apa, Anda dapat membelinya di apotek tanpa resep dokter bila memiliki keluhan-keluhan di atas. Omeprazole biasanya diminum satu kali sehari pada pagi hari sebelum atau setelah makan.

Kadang kala, dokter akan meresepkan omeprazole untuk diminum 2 kali sehari pada pagi dan sore hari. Secara spesifik, dosis omeprazole pun dapat disesuaikan dengan keluhan Anda, misalnya:

  • Gangguan pencernaan: 10-20 mg/hari
  • Heartburn dan masalah asam lambung: 20-40 mg/hari
  • Luka lambung: 20-40 mg/hari
  • Sindrom Zollinger-Ellison: 20-120 mg/hari.

Dosis pemberian omeprazole bisa lebih rendah untuk anak-anak dan orang yang memiliki gangguan fungsi hati. Selain itu, perlu Anda ketahui pula bahwa omeprazole butuh waktu 1-4 hari untuk menunjukkan khasiatnya sehingga obat ini tidak cocok digunakan untuk Anda yang ingin menyembuhkan nyeri asam lambung dengan segera.

Lebih lanjut, berikut cara mengonsumsi omeprazole berdasarkan bentuk obatnya.

  • Tablet dan kapsul

Omeprazole tablet atau kapsul biasanya mengandung 10, 20, atau 40 mg omeprazole per butir. Obat jenis ini bisa langsung dikunyah atau diminum dengan bantuan air maupun jus.

Ada pula kapsul omeprazole yang bisa dibuka bungkusnya, kemudian diminum butirannya saja. Namun, ada pula kapsul omeprazole yang tidak bisa diperlakukan demikian sehingga Anda harus memastikan kepada apoteker apakah kapsul omeprazole yang Anda terima termasuk golongan pertama atau kedua.

Obat yang dijual bebas biasanya mengandung 10 mg omeprazole per butirnya. Obat ini hanya boleh dikonsumsi oleh orang dewasa maksimal 4 minggu berturut-turut.

  • Omeprazole cair

Omeprazole cair biasanya diberikan pada anak-anak atau orang yang tidak bisa menelan omeprazole berbentuk tablet atau kapsul. Namun, omeprazole cair harus digunakan sesuai petunjuk dokter.

Obat ini bisa berbentuk sirup (oral) maupun obat yang diberikan melalui pembuluh darah vena. Bila Anda mendapat omeprazole oral, pastikan Anda meminumnya menggunakan sendok takar obat, bukan sendok makan dapur agar dosisnya sesuai.

  • Omeprazole injeksi

Omeprazole jenis ini diberikan untuk terapi pilihan pada kondisi-kondisi di mana seseorang tidak bisa menerima pengobatan oral. Penggunaan omeprazole injeksi hanya dilakukan di fasilitas kesehatan dalam pengawasan dokter.

Omeprazole adalah obat yang aman dikonsumsi oleh orang dewasa, termasuk pada ibu hamil dan menyusui. Obat ini juga dapat diminum oleh anak-anak maupun bayi, namun harus dengan resep dan pengawasan dokter.

Omeprazole pun banyak dijual bebas di apotek. Namun, Anda sebaiknya tidak meminum obat ini tanpa resep dokter bila memiliki kondisi, seperti alergi obat jenis omeprazole, memiliki masalah pada organ hati, maupun akan menjalani endoskopi.

Efek samping omeprazole

Segera datang ke dokter jika Anda memerhatikan adanya gejala alergi seperti ruam, sesak napas, pembengkakan wajah, lidah, bibir, dan tenggorokan.

Selain itu, perhatikan juga berbagai efek samping omeprazole ini:

  • Rasa sakit perut yang parah
  • Diare
  • Rasa nyeri yang tidak lazim di bagian pergelangan tangan, paha, pinggul, atau punggung
  • Kejang
  • Masalah ginjal (air kencing sedikit, darah di dalam urine, pembengkakan ginjal, peningkatan berat badan yang cepat)
  • Menurunnya kadar magnesium (pusing, detak jantung tidak teratur, kram otot)
  • Gejala penyakit lupus semakin parah.

Jika berbagai hal di atas terjadi pada Anda setelah mengonsumsi omeprazole, segeralah datang ke dokter untuk memeriksakan diri.

Baca Juga

  • 9 Tips Puasa bagi Penderita Asam Lambung agar Ibadah Tetap Lancar
  • Penyebab Sakit Kepala karena Asam Lambung dan Cara Mengatasinya
  • Adakah Manfaat Lidah Buaya untuk Asam Lambung? Ketahui Faktanya

Alternatif omeprazole

Meski Anda sudah mengetahui omeprazole obat apa, sebisa mungkin batasi konsumsi obat ini untuk mengatasi masalah asam lambung Anda. Terlebih, asam lambung dapat dikendalikan dengan pola hidup sehat, seperti:

  • Jangan makan berlebihan
  • Batasi konsumsi karbohidrat
  • Jaga berat badan agar tidak kegemukan
  • Batasi konsumsi alkohol, minuman bersoda, maupun minuman yang terasa asam.

Kembali periksakan ke dokter jika kondisi Anda tidak membaik setelah mengonsumsi omeprazole. Bila Anda menggunakan omeprazole yang dijual bebas, hentikan pemakaian bila tidak ada perbaikan kondisi dalam 14 hari dan segera periksakan diri ke dokter.

Advertisement

asam lambunggerd

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved