Berbagai Olahraga Tradisional Indonesia dan Permainan yang Seru


Olahraga tradisional Indonesia sangat beragam. Bahkan beberapa di antaranya mungkin sudah pernah Anda mainkan di masa kanak-kanak, seperti egrang dan dakon atau congklak.

(0)
02 Feb 2021|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Olahrag tradisional Indonesia antara lain pencak silatPencak silat adalah salah satu olahraga tradisional Indonesia
Ketika membicarakan tentang olahraga tradisional Indonesia, apa bayangan pertama yang terlintas di pikiran Anda? Apakah Anda tahu bahwa olahraga pencak silat dan sepak takraw juga termasuk salah satu olahraga tradisional dari Tanah Air?Olahraga tradisional adalah semua kegiatan olahraga yang sudah diakui sebagai tradisi turun-temurun di suatu suku, etnis, maupun kelompok budaya tertentu di Indonesia. Olahraga tradisional biasanya mengandalkan kekuatan, kelenturan, kecepatan, dan ketepatan reaksi dari pemainnya.

Olahraga tradisional Indonesia

Secara garis besar, terdapat 5 klasifikasi olahraga tradisional Indonesia, yakni olahraga untuk seorang diri, olahraga berpasangan, olahraga pacu, olahraga tanding beregu, dan olahraga kelompok bergilir. Pada praktiknya, ada banyak sekali jenis olahraga tradisional Indonesia. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut ini.

1. Pencak silat

Pencak silat sudah diakui oleh UNESCO (salah satu lembaga PBB yang berfokus pada sejarah dan kebudayaan) sebagai peninggalan sejarah non-benda asal Indonesia. Selain itu, olahraga ini juga sudah diakui oleh dunia olahraga internasional dengan pertama kali dipertandingkan di ajang Asian Games 2018 dan telah go-international di dunia film melalui aksi laga Iko Uwais dan Yayan Ruhiyan yang terkenal sebagai Mad Dog lewat film The Raid.Selain unsur olahraganya, pencak silat juga mencakup aspek mental-spiritual, bela diri, sekaligus kesenian. Jurus dan gaya pencak silat sangat dipengaruhi oleh berbagai unsur, seperti kesatuan tubuh dan gerak yang sesuai dengan musik pengiringnya.Istilah 'pencak' lebih dikenal di Jawa, sedangkan nama 'silat' lebih populer di Sumatra Barat. Sebagai olahraga tradisional Indonesia, setiap daerah memiliki gerak, gaya, iringan, musik, dan perlengkapan pendukung (kostum, alat musik, dan senjata tradisional) khas masing-masing.

2. Sepak takraw

Sepak takraw termasuk olahraga khas Indonesia
Di dunia internasional, sepak takraw dikenal sebagai olahraga khas negara-negara Asia Tenggara, terutama Malaysia. Masyarakat Indonesia memang baru mengenal olahraga ini ketika tim sepak takraw Malaysia dan Singapura berkunjung ke Tanah Air pada 1970-an. Namun sebetulnya kita sudah mengenal jenis permainan ini sejak abad ke-XV dengan nama sepak raga.Sepak takraw adalah permainan tradisional yang menggunakan bola dari rotan (takraw) di atas lapangan datar dengan net sebagai pembatas area Anda dengan tim lawan seperti pada bulutangkis. Anda boleh menggunakan semua anggota tubuh dalam olahraga ini, terutama kaki, kecuali tangan.Olahraga tradisional Indonesia ini dimainkan secara beregu yang masing-masing tim terdiri atas 3 orang. Sepak takraw juga sudah sering dipertandingkan di ajang internasional, seperti SEA Games maupun Asian Games.

3. Karapan sapi

Karapan sapi masuk dalam kategori olahraga pacu yang berasal dari wilayah Madura. Olahraga tradisional Indonesia ini mirip dengan balap kuda, tapi menggunakan sapi dan dilakukan di lahan basah seperti sawah yang tidak sedang digarap.Kunci olahraga ini adalah kelihaian pemacunya agar sapi dapat melaju sekencang mungkin hingga garis akhir. Akan tetapi, tidak jarang juga permainan ini mengandalkan keberuntungan.

4. Loncat batu

Ini merupakan olahraga tradisional Indonesia yang berasal dari Pulau Nias yang awalnya dilakukan sebagai bagian dari persiapan perang. Secara tradisi, loncat batu juga dianggap sebagai tolok ukur bagi seorang laki-laki yang baru dianggap dewasa dan boleh menikah bila sudah mampu meloncati undakan batu ini.

5. Egrang

Egrang adalah olahraga menggunakan tongkat panjang yang fungsinya mirip dengan kaki. Olahraga tradisional Indonesia ini memerlukan kekuatan dan keterampilan fisik. Oleh karena itu meski terlihat mudah, Anda mungkin harus berlatih beberapa kali sebelum menguasai permainan ini.

6. Dakon

Dakon atau congklak juga tergolong sebagai olahraga tradisional Indonesia yang dahulu menjadi salah satu permainan favorit kalangan bangsawan keraton Jawa. Awalnya, dakon dimainkan dengan melubangi tanah (lubang kecil disebut sawah, lubang besar disebut lumbung) dan bijinya menggunakan batu kerikil atau biji-bijian (biji buah asam, jagung, dan lain-lain).Kini, papan dakon ada yang terbuat dari plastik, ada pula yang terbuat dari kayu ukir, sedangkan bijinya bisa dari sejenis kerang yang dipoles agar lebih awet. Namun, berbeda dari olahraga tradisional lainnya, dakon lebih mengandalkan kepandaian pemainnya dalam mengatur siasat dibanding kekuatan fisik.Jadi, olahraga tradisional Indonesia mana yang menjadi favorit Anda?
olahragatips olahragahidup sehat
Universitas Negeri Yogyakarta. http://staffnew.uny.ac.id/upload/131808680/pendidikan/PERMAINAN+TRADISIOANAL.pdf
Diakses pada 17 Januari 2020
Universitas Negeri Yogyakart. http://staffnew.uny.ac.id/upload/198207112008121003/pendidikan/mk-sepaktakraw.pdf
Diakses pada 17 Januari 2020
UNESCO. https://ich.unesco.org/en/RL/traditions-of-pencak-silat-01391
Diakses pada 17 Januari 2020
Journal of Physical Education, Health and Sport. https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/jpehs/article/download/3203/3178
Diakses pada 17 Januari 2020
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/ditwdb/dakon-jawa-tengah/
Diakses pada 17 Januari 2020
IDN Times. https://www.idntimes.com/sport/arena/jcnd/olahraga-tradisional-asli-indonesia-c1c2/11
Diakses pada 17 Januari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait