Berbagai Teknik Dasar Olahraga Tenis Meja yang Harus Dipelajari Pemula


Olahraga tenis meja hanya membutuhkan sedikit peralatan, yaitu meja, bet, bola, dan net. Cara memainkannya adalah memukul bola ke seberang net memakai bet, dengan memantulkannya ke meja area lawan.

(0)
15 Jan 2021|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Olahraga tenis meja dimainkan dengan bet dan bola kecilSalah satu teknik dasar olahraga teknik meja adalah sikap berdiri atau stance
Pernahkah Anda menjajal olahraga tenis meja alias pingpong? Ya, permainan yang satu ini memang digandrungi oleh banyak orang karena dapat menyegarkan badan sekaligus pikiran di tengah-tengah padatnya rutinitas.Setiap orang bisa melakukan jenis olahraga permainan ini karena peralatan yang diperlukan hanyalah meja, bet, bola, dan net. Prinsip permainannya ialah harus memukul bola ke seberang net menggunakan bet dengan cara dipantulkan ke meja area permainan lawan.

Teknik dasar olahraga tenis meja

Olahraga tenis meja dimainkan dengan bet dan bola pingpong
Olahraga tenis meja bisa dimainkan satu lawan satu atau beregu (dua lawan dua). Untuk setiap bentuk permainannya, ada 3 hal yang harus dikuasai oleh pemain bila ingin keluar sebagai pemenang dalam olahraga ini, yaitu:
  • Kecepatan: olahraga tenis meja menuntut Anda untuk cepat bereaksi terhadap datangnya bola demi mendapatkan angka.
  • Penempatan: menempatkan bola di bidang yang sulit butuh ketenangan, ketepatan, dan keuletan yang bisa diperoleh jika Anda berlatih secara rutin.
  • Putaran: dengan mengandalkan pukulan-pukulan tertentu yang menghasilkan putaran pada bola, lawan akan kesulitan mengembalikan bola.
Teknik dasar dalam tenis meja meliputi teknik pegangan (grip), sikap berdiri (stance), dan teknik pukulan (stroke). Berikut penjelasannya.

1. Teknik pegangan (grip)

Grip adalah salah satu teknik dasar yang sangat penting bagi pemula dalam olahraga tenis meja. Jika cara memegang bet saja sudah salah sejak awal, maka Anda akan banyak melakukan kesalahan serta mengalami kesulitan dalam menghadapi teknik-teknik permainan selanjutnya.Teknik pegangan sendiri bermacam-macam, yaitu:
  • Shakehands grip: bidang bet bersandar pada lekuk antara ibu jari dan jari telunjuk, kuku ibu jari tegak lurus dengan permukaan bet, jari telunjuk berada di bawah permukaan bet. Dengan grip ini, pemain dapat melakukan forehand stroke dan backhand stroke tanpa mengubah grip, dan paling baik dipraktikkan saat Anda bermain jauh dari meja.
  • Penhold grip: pegang bet mengarah ke bawah dengan pegangan mengarah ke atas, seperti Anda sedang memegang pena. Grip ini lebih populer di Asia dan sangat baik untuk pukulan forehand dan backhand yang cepat.
  • Seemiller grip: pegang bet dengan shakehands grip, putar bagian atas bet dari 20 menjadi 90 derajat ke arah tubuh, dengan lekuk jari telunjuk di sepanjang sisi bet. Seemiller grip juga dikenal dengan American grip dan cocok dilakukan saat Anda sedang melakukan blok.

2. Sikap berdiri (stance)

Stance adalah sikap berdiri pemain saat sedang menunggu pukulan servis lawan. Dalam olahraga tenis meja, sikap berdiri juga bisa beragam, yaitu:
  • Square stance: dengan posisi badan menghadap meja, sikap ini cocok digunakan bila Anda ingin langsung menyerang setelah menerima servis dari lawan.
  • Side stance: posisi badan menyamping ke kanan atau kiri dengan posisi salah satu bahu Anda lebih dekat ke meja.
  • Open stance: modifikasi dari square stance, hanya saja blok kaki kiri agak terbuka ke luar dan ke depan (pada pemain tangan kanan).

3. Teknik pukulan (stroke)

Ada 5 jenis teknik pukulan dalam olahraga tenis meja
Teknik pukulan dalam olahraga tenis meja adalah:
  • Push: teknik memukul bola dengan gerakan mendorong, dengan posisi bet terbuka.
  • Block: teknik memukul bola dengan gerakan menghentikan bola atau langkah membendung bola dengan posisi bet tertutup.
  • Chop: teknik memukul bola dengan gerakan seperti menebang pohon dengan kapak atau disebut juga dengan gerakan memotong dengan cepat.
  • Drive: teknik pukulan yang dilakukan dengan gerakan bet dari bawah serong ke atas dan sikap seperti bet tertutup.
  • Servis: bola pingpong harus berada di atas telapak tangan yang terbuka, kemudian lempar setinggi sekitar 15 cm, pukul dengan bet sehingga memantul di area meja sendiri sebelum menyeberang net dan mendarat di bidang permainan lawan.
Teknik servis sendiri terdiri atas 2 macam, yaitu:
  • Servis forehand: servis yang dilakukan dengan bagian depan bet di sebelah kanan badan bagi seorang pemain tangan kanan, atau sebelah kiri badan pemain kidal
  • Servis backhand: servis dilakukan dengan menggunakan bagian belakang kepala bet.
Setelah mengetahui teknik dasar olahraga tenis meja di atas, jangan tunggu lama untuk mulai memainkan permainan yang satu ini. Anda bisa mengajak orang yang sudah berpengalaman atau mengajak orang yang sama-sama pemula agar bisa belajar bersama.
olahragatips olahragahidup sehat
Universitas Negeri Yogyakarta. https://eprints.uny.ac.id/8685/2/bab2%20-NIM%20%2008602241048.pdf
Diakses pada 1 Januari 2020
Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. http://fik.um.ac.id/wp-content/uploads/2018/03/buku-tenis-meja.pdf
Diakses pada 1 Januari 2020
Repository UPI. http://repository.upi.edu/19810/4/s_pgsd_penjas_1105349_chapter2.pdf
Diakses pada 1 Januari 2020
Liberty University. https://www.liberty.edu/media/1211/rules/IMS-Table-Tennis-Rules.pdf
Diakses pada 1 Januari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait