Bolehkah Olahraga Saat Puasa? Ketahui Fakta dan Manfaatnya!

Tak perlu takut lemas ketika olahraga saat puasa dengan menerapkan tips berikut
Tak perlu takut lemas ketika olahraga saat puasa dengan menerapkan tips berikut

Ada beberapa perubahan yang terjadi selama bulan puasa. Misalnya saja soal pola makan, pola tidur, dan rutinitas sehari-hari. Namun bagaimana dengan olahraga saat puasa?

Amir (28) sudah sangat siap untuk melakukan olahraga rutinnya. Lari pagi selalu menjadi salah kebiasaannya sebelum ke kantor. Tiba-tiba saja muncul sebuah pesan dari temannya yang memperingatkan Amir untuk tidak olahraga saat puasa karena akan membuat badan lemas.

Olahraga saat puasa terkadang menjadi perdebatan yang cukup hangat di bulan Ramadan. Apakah hal tersebut benar? Apakah olahraga saat puasa akan memberikan efek negatif dan bukan manfaat yang melimpah?

Manfaat olahraga saat puasa

Olahraga saat puasa dapat membantu Anda untuk tetap menerapkan pola hidup sehat. Salah satu kebiasaan baik yang perlu dipertahankan adalah berolahraga. Olahraga saat puasa dapat menurunkan berat badan bagi orang yang ingin mengurangi berat badannya.

Olahraga saat puasa tidak hanya dapat menurunkan berat badan, tetapi juga dapat membantu mempertahankan berat badan selama puasa. Olahraga saat puasa tidak akan merusak badan dan justru akan membantu untuk menjaga saraf motorik otak dan jaringan otot tetap awet muda.  

Kapan waktu yang tepat untuk olahraga saat puasa?

Jadwal olahraga saat puasa dapat dilakukan saat berbuka puasa atau setelah mendapatkan makanan dan minuman yang cukup untuk berolahraga. Oleh karenanya, Anda dapat berolahraga setelah selesai bertarawih di malam hari.

Tak perlu terlalu kaku dengan jadwal karena Anda juga dapat melakukan olahraga di malam hari maupun satu jam sebelum buka puasa. Berolahraga satu jam sebelum berbuka puasa membuat Anda tidak terlalu lemas dan kelaparan. 

Jenis olahraga saat puasa yang dapat dilakukan

Olahraga saat puasa yang intens atau memicu detak jantung di atas 150 per menit sebaiknya dihindari, terutama jika Anda belum berbuka puasa  atau memiliki penyakit jantung.  

Bentuk olahraga saat puasa yang direkomendasikan adalah olahraga yang ringan atau lambat. Beberapa olahraga ringan yang dapat dilakukan adalah berjalan-jalan santai, jogging, berenang, bersepeda, dan sebagainya.  

Tips olahraga saat puasa

Memaksimalkan potensi olahraga saat puasa tanpa membuat Anda merasa lemas dapat dilakukan dengan memerhatikan pola makan dan minum Anda.

  • Konsumsi makanan yang imbang

Makanan yang dikonsumsi haruslah terdiri dari karbohidrat, protein, dan sayuran. Pilihan karbohidrat yang baik untuk tubuh adalah karbohidrat kompleks, berupa biji-bijian, kacang-kacangan, kurma, dan sebagainya.

Karbohidrat kompleks memberikan energi yang dikeluarkan secara perlahan dan kecil kemungkinannya untuk dapat diproses menjadi lemak dalam tubuh. Nutrisi untuk olahraga saat puasa juga perlu dipertimbangkan.

Dalam sekali makan porsi nutrisi yang direkomendasikan adalah 60% karbohidrat, 30% protein, dan 10% lemak. Perlu diperhatikan bahwa lemak yang dikonsumsi haruslah lemak yang baik bagi tubuh.

Salah satu lemak yang baik bagi tubuh adalah asam lemak omega-3 yang bisa didapatkan melalui kacang-kacangan, ikan salmon, dan sebagainya.

  • Perhatikan air yang diminum

    Air adalah hal yang mendasar dan kerap kali dilupakan. Dehidrasi ketika olahraga saat puasa dapat terjadi serta sangat merugikan kesehatan dan performa olahraga.

    Cegah dehidrasi dengan meminum 300 sampai 400 ml air sebelum tidur dan sewaktu sahur serta usahakan untuk berolahraga di dalam ruangan agar terhindar dari terik matahari.

    Anda juga bisa menghindari dehidrasi ketika berolahraga saat puasa dengan mengurangi penggunaan garam dan bumbu-bumbu secara berlebih saat sahur dan buka puasa agar Anda tidak merasa haus ketika berolahraga.

    Hindari konsumsi kafein, seperti soda, kopi, teh, dan sebagainya. Kafein dapat memicu hilangnya cairan tubuh dan meningkatkan risiko dehidrasi ketika olahraga saat puasa.

    Selain kafein, Anda juga perlu menghindari makanan dan minuman yang manis, karena serupa dengan garam, makanan yang manis meningkatkan rasa haus.

Bagaimana? Sudah tak ragu lagi untuk tetap berolahraga saat puasa, kan? Semoga Anda bisa menjalankan ibadah puasa dengan lancar dan tetap sehat.

Konsultasikan ke dokter

Apabila Anda memiliki penyakit atau kondisi medis tertentu, sebaiknya konsultasikan ke dokter Anda terlebih dahulu untuk mengetahui apakah Anda bisa melakukan olahraga saat puasa dan jenis olahraga yang bisa dilakukan saat puasa.

Hamad Medical Corporation. https://www.hamad.qa/EN/your%20health/Ramadan%20Health/Health%20Information/Pages/Dehydration.aspx
Diakses pada 02 Agustus 2019

Khaleej Times. https://www.khaleejtimes.com/ramadan-2017/ramadan-health//excercise-or-not-during-ramadan
Diakses pada 02 Mei 2019

Livestrong.com. https://www.livestrong.com/article/500051-should-i-exercise-while-fasting/
Diakses pada 02 Mei 2019

Men’s Health. https://www.menshealth.com.sg/fitness/tips-exercise-safely-while-fasting/
Diakses pada 02 Mei 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed