Lompat Jangkit: Pengertian, Teknik, Persiapan, dan Manfaatnya bagi Kesehatan


Olahraga lompat jangkit berbeda dengan cabang olahraga lompat lainnya, karena mengutamakan jarak jangkauan lompat ketimbang tinggi lompatan.

0,0
lompat jangkit memperhitungkan jauh lompatan, bukan ketinggianLompat jangkit (triple jump) merupakan salah satu cabang olahraga atletik
Pernah mendengar olahraga lompat jangkit? Berbeda dengan olahraga lompat lainnya, lompat jangkit lebih menekankan pada jarak jangkauan lompatan dibandingkan tinggi lompatan. Tertarik untuk mencari tahu lebih lanjut? Simak penjelasan lengkap mengenai pengertian, teknik dasar lompat jangkit, persiapan yang harus dilakukan, dan manfaat lompat jangkit bagi kesehatan berikut ini.

Pengertian lompat jangkit

Lompat jangkit adalah salah satu cabang olahraga atletik nomor lompat yang bertujuan memaksimalkan jarak jangkauan horizontal. Olahraga ini disebut juga triple jump karena memiliki 3 fase atau gerakan, yakni hop (jingkat), step (langkah), dan jump (lompat).

Teknik dasar lompat jangkit 

Lompat jangkit termasuk ke salah satu cabang atletik
Lompat jangkit termasuk ke salah satu cabang atletik
Lompat jangkit merupakan kategori olahraga lari yang memiliki teknik dan irama tersendiri. Teknik dasar lompat jangkit terdiri dari 4 tahapan, yakni awalan, jingkat, langkah, dan lompat yang dilakukan sesuai dengan irama. Irama lompat jangkit yang benar adalah kiri, kiri, kanan atau kanan, kanan, kiri. Dalam hal ini, gunakan kaki yang paling kuat pada gerakan awal saat memulai jingkat (hop) dan memulai langkah (step), lalu gunakan kaki yang berbeda saat memulai lompat (jump). Lebih rinci, tahapan pada teknik dasar lompat jangkit antara lain:

1. Fase awalan

Fase awalan dilakukan dengan mengambil beberapa langkah atau lari percepatan dengan kecepatan yang terkontrol menuju papan tolakan pertama (hop). Tujuan dari fase awalan ini adalah untuk mendapatkan kecepatan ketika melompat pada fase-fase berikutnya. Fase awalan dilakukan dengan beberapa langkah berikut:
  • Persiapan pada posisi start berdiri
  • Fokuskan pandangan pada papan tolakan pertama
  • Mulai melangkah lalu berlari dengan kecepatan sedang ke cepat (slow to fast)

2. Fase jingkat (hop)

Fase jingkat merupakan lompatan pertama yang dilakukan dalam olahraga lompat jangkit. Gunakan kaki terkuat Anda untuk melakukan fase ini saat membuat tolakan. Kemudian, gunakan kaki yang sama untuk mendarat kembali agar menghasilkan jarak lompatan yang jauh pada fase berikutnya. 

3. Fase langkah (step)

Fase langkah merupakan tolakan kedua setelah fase jingkat dengan menggunakan kaki yang sama pada tolakan pertama. Saat melakukan tolakan kedua dengan kaki terkuat, ayunkan kaki sebelahnya sekuat tenaga dari belakang ke depan bersamaan dengan kaki terkuat ditolakkan ke atas dan ke depan.

4. Fase lompat (jump)

Fase lompat dilakukan dengan kaki yang berbeda (bukan kaki terkuat) sebagai tumpuan dan mulai melangkah sekuat-kuatnya sambil mencondongkan badan ke depan untuk melakukan pendaratan.Pendaratan dilakukan dengan sikap badan hampir duduk dengan kedua kaki menapak pada bak pasir sambil membengkokkan kedua lutut, kepala ditundukkan, dan kedua tangan ke depan. 

Persiapan lompat jangkit untuk menghindari cedera

Sama seperti olahraga lainnya, lompat jangkit membutuhkan persiapan yang matang mencapai keberhasilan dan menghindari cedera. Berdasarkan Journal of Human Kinetics, keberhasilan olahraga lompat jangkit terletak pada kualitas fisik atlet dan teknik lompat yang dilakukan. Berikut beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk menghindari cedera saat olahraga lompat jangkit:
  1. Persiapkan kondisi fisik dan stamina yang prima.
  2. Persiapkan pemahaman teknik dasar lompat jangkit yang benar.
  3. Latihan yang sistematis dan rutin perlu dilakukan untuk mencapai kecakapan setiap gerakan. 
  4. Persiapkan peralatan lompat jangkit yang sesuai dengan standar. Mulai dari lintasan, balok tumpu, hingga bak pasir turut mendukung keberhasilan olahraga lompat jangkit. 

Manfaat lompat jangkit bagi kesehatan

Lompat jangkit bermanfaat untuk memperkuat otot kaki
Lompat jangkit bermanfaat untuk memperkuat otot kaki
Sebagai salah satu cabang olahraga, lompat jangkit juga memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Sederet manfaat olahraga lompat jangkit bagi kesehatan antara lain:

1. Menguatkan otot kaki dan tubuh bagian bawah

Gerakan lompat jangkit yang sebagian besar dilakukan oleh tubuh bagian bawah. Hal ini membuat lompat jangkit dapat membantu menguatkan otot tubuh bagian bawah, termasuk kaki.

2. Melatih keseimbangan dan koordinasi tubuh

Gerakan lompat dan mendarat membutuhkan keseimbangan dan koordinasi tubuh yang baik. Berlatih atau mahir dalam lompat jangkit, membantu Anda memiliki koordinasi dan keseimbangan tubuh yang baik pula.

3. Melatih fokus

Gerakan lompat jangkit dari awal hingga tepat mendarat di bak pasir membutuhkan fokus. Dengan begitu, Anda juga dapat sekaligus melatih konsentrasi lewat olahraga ini.

4. Memiliki efek kardio

Lompat jangkit yang tergolong olahraga atletik memberikan efek kardio yang baik untuk kesehatan sistem kardiovaskuler.Selain itu, olahraga triple jump juga membantu membakar lemak tubuh. 

5. Menjaga kesehatan mental

Setiap olahraga yang dilakukan dengan benar dapat memacu tubuh menghasilkan hormon kebahagiaan, yakni endorphin, yang bermanfaat bagi kesehatan mental. Itulah serba-serbi olahraga lompat jangkit yang sayang untuk Anda lewatkan. Anda bisa melakukan olahraga atletik jenis ini dengan rutin melakukan latihan dengan pelatih profesional.Namun, pastikan Anda dalam kondisi prima sebelum menjajal olahraga yang satu ini. Terlebih jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu.Jika Anda mengalami keluhan kesehatan selama melakukan latihan lompat jangkit, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter menggunakan fitur chat dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!
olahragatips olahragalatihan fisik
Journal of Human Kinetics. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4096103/
Diakses pada 16 Juni 2021
Britannica. https://www.britannica.com/sports/triple-jump
Diakses pada 16 Juni 2021
Universitas Islam Riau. https://core.ac.uk/download/pdf/322502543.pdf
Diakses pada 16 Juni 2021
Universitas Negeri Surakarta. https://abstrak.uns.ac.id/wisuda/upload/A121308072_bab2.pdf
Diakses pada 16 Juni 2021
Journal of Sports Science and Medicine. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4306763/
Diakses pada 16 Juni 2021
Journal of Sport Coaching and Physical Education. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jscpe/article/view/31883/13729
Diakses pada 16 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait