Olahraga High Impact Cepat Turunkan Berat Badan, tapi Berisiko Bagi Kesehatan

(0)
Olahraga high impact seperti squat dapat membantu Anda membakar banyak kaloriSquat adalah salah satu olahraga high impact yang sering dilakukan
Olahraga high impact merupakan salah satu opsi tepat bagi Anda yang ingin membakar banyak kalori. Membuat detak jantung lebih mudah meningkat, jenis olahraga ini mengharuskan untuk melakukan lompatan atau hentakan pada setiap gerakan sehingga Anda akan mengeluarkan banyak keringat.Manfaat olahraga high impact beragam, mulai dari memperkuat tulang hingga membuat berat badan turun lebih cepat karena banyaknya kalori yang terbakar. Meskipun begitu, tidak semua orang menyukai atau dapat melakukan jenis olahraga ini karena risiko yang bisa ditimbulkan. 

Apa saja manfaat olahraga high impact

Salah satu contoh olahraga high impact yang selama ini paling umum dan sering dilakukan oleh orang-orang adalah lari. Selain lari, Anda juga dapat mencoba beberapa macam olahraga high impact lain seperti lompat tali, lompat jauh, lompat katak, jogging di tempat, squat, jumping jack, dan plyo jacks.Mampu membakar banyak kalori dan energi dalam waktu singkat, olahraga high impact sering dilakukan untuk menurunkan berat badan dengan cepat. Selain itu, ada sejumlah alasan lain yang membuat orang melakukan jenis olahraga ini. Beberapa alasan tersebut di antaranya:
  • Persiapan yang efisien jelang kompetisi

Baik pertandingan tinju, maraton, atau pertandingan olahraga lain, latihan menggunakan olahraga high impact diperlukan untuk mempersiapkan diri jelang kompetisi. Olahraga jenis ini dinilai sangat efisien meski para atlet hanya mempunyai waktu singkat menuju pertandingan.
  • Mendapatkan performa tubuh terbaik

Olahraga high impact seperti lari membantu Anda mendapatkan performa tubuh yang baik
Olahraga high impact seperti lari akan mengoptimalkan kestabilan dan koordinasi tubuh
Melihat dampak yang dapat ditimbulkan, high impact disebut bukanlah olahraga untuk pemula. Namun, apabila Anda ingin mengkondisikan tubuh dalam performa terbaiknya, jenis olahraga ini dapat membantu meraih hal tersebut dalam waktu yang lebih singkat.Melakukan olahraga high impact  dinilai dapat mengoptimalkan kestabilan, keseimbangan, dan koordinasi tubuh Anda. Tidak hanya itu, jenis olahraga ini juga membantu memperkuat organ tubuh Anda seperti paru-paru serta jantung.
  • Meningkatkan kepadatan tulang

Menurut penelitian, olahraga high impact memberikan dampak positif bagi tulang Anda. Meski pada awalnya akan mengalami kelelahan karena jenis olahraga ini, secara perlahan tulang akan menguat. Jika Anda belum berusia lanjut dan tidak memiliki risiko cedera, olahraga high impact baik untuk dilakukan agar membantu meningkatkan kepadatan tulang.

Risiko olahraga high impact

Di balik manfaat yang diberikan, melakukan olahraga high impact juga berisiko bagi sebagian orang, khususnya yang mempunyai kondisi-kondisi tertentu. Jenis olahraga ini tidak jarang menyebabkan masalah pada lutut, pinggul, dan tulang kering. Berikut risiko olahraga high impact berdasarkan tingkat keparahan yang ditimbulkan:
  • Nyeri pada lutut

Nyeri pada lutut adalah salah satu risiko melakukan olahraga high impact
Olahraga high impact berisiko menyebabkan nyeri lutut
Timbulnya rasa nyeri pada lutut biasa disebabkan karena lutut harus menahan beban tubuh ketika melakukan olahraga high impact. Selain itu, rasa nyeri ini bisa juga jadi gejala atau pertanda dari kondisi lain karena sendi lutut sangatlah kompleks.
  • Stress fracture     

Kondisi ini merupakan cedera yang mungkin bisa terjadi ketika melakukan olahraga high impact seperti lari atau basket. Stress fracture adalah retakan kecil pada tulang yang muncul saat otot terlalu banyak bekerja dan membuat kaki tidak mempunyai kekuatan ketika terjadi hentakan. Penting untuk mencari pertolongan medis jika mengalaminya karena dapat menjadi indikasi patah tulang.
  • Iliotibial Band Syndrome (ITBS)

Cedera ini terjadi karena adanya peradangan pada tendon yang menghubungkan lutut ke pinggul (pita iliotibial). Rasa sakit akibat Iliotibial Band Syndrome digambarkan sebagai rasa nyeri yang menusuk pada bagian luar lutut. Kondisi ini biasa terjadi saat Anda berlari ketika turun bukit atau meningkatkan intensitas latihan terlalu cepat. Aktivitas ini memberi tekanan pada bagian luar lutut dan membuat peradangan pada pita iliotibial dan tulang paha.Untuk mengurangi risiko yang ditimbulkan, Anda bisa melakukan sejumlah cara, salah satunya dengan tidak melakukan jenis olahraga ini secara berlebihan. Cobalah meningkatkan intensitas latihan secara perlahan supaya tubuh dapat beradaptasi. Mengombinasikannya dengan olahraga lain juga dapat dilakukan untuk mengurangi timbulnya risiko yang ada. Sebagai contoh, Anda dapat mengganti olahraga lari dengan menggunakan sepeda statis secara bergantian. Selain tetap memenuhi kebugaran, hal ini juga membantu menurunkan risiko cedera akibat olahraga high impact.Di sisi lain, Anda juga harus menjaga asupan makanan yang masuk dalam tubuh. Mengonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin D dan kalsium membantu untuk memperkuat tulang Anda. Penggunaan sepatu yang tepat saat berolahraga high impact juga menurunkan risiko terjadinya cedera.
olahragamenurunkan berat badanmembakar kalori
Very Well Fit. https://www.verywellfit.com/is-high-impact-exercise-right-for-you-1230821
Diakses pada 30 Agustus 2020
Live Fit. https://livefit.com/blogs/livefit/high-impact-vs-low-impact-exercise
Diakses pada 30 Agustus 2020
Rothman Orthopaedic Institute. https://rothmanortho.com/stories/blog/high-impact-activities
Diakses pada 30 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait