Obsessive Love Disorder atau Terobsesi dengan Orang yang Dicintai, Kenali Tanda-tandanya


Obsessive love disorder (OLD) merupakan kondisi seseorang sangat mencintai pasangannya hingga menjurus pada obsesi. Gangguan ini membuat seseorang jadi sangat protektif dan selalu melarang pasangannya.

(0)
22 Jul 2021|Ade Irawan
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Obsessive love disorderObsessive love disorder bisa sangat merugikan dalam sebuah hubungan percintaan
Cinta merupakan perasaan yang indah. Namun bagi sebagian orang, cinta merupakan rasa memiliki terhadap orang lain sehingga mereka bisa mengatur perasaan dan kehidupan orang tersebut. Kondisi ini sering disebut juga obsessive love disorder atau gangguan obsesif cinta.Sebenarnya, orang yang mengalami masalah ini ingin memberi tahu kepada pasangannya bahwa dia tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi. Sayangnya, cara yang dipakai sering kali tidak tepat dan kadang berlebihan. Untuk mengetahui lebih banyak tentang OLD, simak paparannya di bawah ini!

Mengenal obsessive love disorder

Obsessive love disorder adalah kondisi saat seseorang memiliki obsesi yang berlebihan terhadap orang yang dicintainya. Gangguan ini cenderung muncul pada seseorang yang sudah menjalin hubungan percintaan dengan orang lain, baik itu pacaran maupun pernikahan.Orang yang mengalami OLD cenderung ingin melindungi orang yang disayang tersebut dengan mengendalikan hidup mereka. Penderita OLD akan melarang orang yang dicintainya tersebut supaya tidak melakukan hal-hal yang tidak disukainya. Sebut saja bertemu dengan teman atau memintanya untuk selalu menemani ke mana pun dia pergi.Biarpun begitu, OLD juga bisa dialami oleh seseorang yang tidak dalam kondisi percintaan yang nyata. Anda yang terlalu terobsesi dengan artis atau orang terkenal lainnya bisa saja mengidap gangguan erotomania. Kondisi ini membuat Anda selalu mencoba untuk menemui dan berkomunikasi dengan idola Anda.Erotomania yang sudah sangat parah akan membawa seseorang pada aktivitas menguntit, melakukan pelecehan seksual, hingga tindakan kekerasan lainnya. Gangguan ini diperparah dengan adanya media sosial yang memudahkan seseorang bisa melakukan apa pun dalam dunia maya.Biarpun begitu, erotomania sangat berbeda dengan OLD. Namun, Anda yang mengalami salah satu gangguannya tetap butuh pertolongan medis yang tepat dari dokter.

Tanda-tanda obsessive love disorder

obsessive love disorder
Anda bisa sulit menerima pasangan apa adanya saat ingin selalu melindunginya
Bagi orang yang mengalami obsessive love disorder, “mengendalikan” pasangan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Gejala yang muncul pada penderita OLD pun bisa berbeda-beda. Berikut beberapa tanda dari OLD yang bisa dirasakan:
  • Jatuh cinta setengah mati kepada satu orang yang merupakan pasangannya
  • Merasa harus melindungi orang yang dicintainya tersebut
  • Ingin menghabiskan waktu bersama pasangannya
  • Cemburu berlebihan saat pasangan berinteraksi dengan orang lain, khususnya lawan jenis
  • Sangat posesif terhadap pasangan
  • Sulit menerima penolakan dari pasangan
  • Menolak batasan saat pasangan mencoba bernegosiasi
  • Mengancam pasangan jika mencoba untuk pergi
  • Menuntut perilaku yang spesifik dan kadang tidak masuk akal
  • Merasa rendah diri dan sering membanding-bandingkan diri dengan orang lain.

Penyebab obsessive love disorder

Penyebab obsessive love disorder pun bisa sangat bervariasi. Meskipun begitu, penyebab OLD bisa muncul dari gangguan kesehatan mental lainnya:

1. Masalah ketertarikan dengan orang lain

OLD bisa muncul saat orang kurang empati kepada orang lain. Anda mungkin merasa stres saat bergaul karena terbiasa sejak kecil tidak terikat pada orang lain.

2. Gangguan suasana hati

Gangguan kesehatan mental ini ditandai dengan perubahan suasana hati yang sangat cepat. Anda bisa sangat marah dan berubah menjadi bahagia dalam hitungan menit.

3. Kecemburuan delusional

Kecemburuan ini bisa muncul saat Anda percaya bahwa pasangan Anda telah berselingkuh. Sayangnya, kepercayaan tersebut sebenarnya salah.

4. Kecemburuan obsesif

Rasa cemburu ini muncul secara berulang setelah seseorang mengalaminya. Ketika pasangan melakukan perselingkuhan, rasa cemburu akan muncul dan bertahan. Lalu, orang tersebut terus-menerus merasa cemburu pada pasangannya dalam kondisi apa pun.

5. Obsessive-compulsive disorder (OCD)

Dalam sebuah hubungan percintaan, sebuah pernyataan cinta dan kepastian sangatlah dibutuhkan. Hal ini menjadi masalah jika salah satu pihak terus-menerus meminta kepastian tersebut dengan landasan yang tidak jelas.

6. Erotomania

Rasa suka terhadap orang terkenal ini pun bisa memicu seseorang mengalami obsessive love disorder (OLD). Orang yang terkena erotomania cenderung enggan berteman dengan orang baru.

Penanganan obsessive love disorder

OLD bisa sangat merugikan untuk banyak pihak. Orang yang mengidap OLD akan merasa selalu cemas terhadap pasangan. Di sisi lain, kehidupan sosial pasangannya pun akan terganggu dengan aturan-aturan tidak masuk akal.Karena penyebab OLD ini adalah gangguan lainnya, ada baiknya melakukan penanganan pada penyebabnya terlebih dahulu. Berkonsultasi dengan psikolog maupun psikiater akan membantu Anda menemukan jalan keluar yang tepat.Anda pun bisa menggunakan obat antidepresan atau obat yang bisa menstabilkan suasana hati lainnya. Namun, pastikan obat tersebut diberikan atas anjuran dokter. Konsumsilah obat-obatan tersebut dalam dosis yang sesuai dan jangan berlebihan.Selain itu, Anda bisa melakukan hobi atau aktivitas menarik lainnya untuk mengalihkan pikiran. Melakukan aktivitas yang Anda sukai juga bisa memunculkan rasa percaya diri yang tinggi. Anda pun akan menemukan pengalaman baru.

Catatan dari SehatQ

Obsessive love disorder terjadi saat seseorang sangat terobsesi dengan pasangannya dan cenderung ingin selalu mengaturnya. Gangguan ini bisa terjadi akibat masalah kesehatan mental lain yang dialami oleh seseorang. Segera hubungi dokter supaya mendapatkan penanganan dan terapi yang tepat untuk meredakan gejala dari gangguan yang dialami.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar OLD dan gangguan dalam hubungan percintaan lainnya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
percintaanmenjalin hubungan
Healthline https://www.healthline.com/health/obsessive-love-disorder
Diakses pada 7 Juli 2021
Medicinet https://www.medicinenet.com/confusing_love_with_obsession/views.htm
Diakses pada 7 Juli 2021
Medical News Today https://www.medicalnewstoday.com/articles/327098
Diakses pada 7 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait