logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Sex & Relationship

Penyakit Obesitas Jadi Menyebabkan Disfungsi Ereksi

open-summary

Obesitas merupakan salah satu penyebab pria mengalami disfungsi ereksi hingga masalah seksual lainnya.


close-summary

12 Feb 2019

| Aby Rachman

Ditinjau oleh dr. Indra Wijaya

Disfungsi ereksi obesitas

Obesitas dan disfungsi ereksi memiliki kaitan satu sama lain

Table of Content

  • Hubungan obesitas dan disfungsi ereksi
  • Obesitas Menyebabkan Disfungsi Ereksi
  • Cara mengatasi disfungsi ereksi pada obesitas
  • Catatan dari SehatQ

Kelebihan berat badan atau obesitas diketahui dapat memberikan berbagai dampak merugikan bagi tubuh Anda. Salah satu dampak obesitas yang belum banyak diketahui adalah obesitas dapat menyebabkan disfungsi ereksi.

Advertisement

Disfungsi ereksi atau yang biasa disebut dengan impotensi pada penderita obesitas disebabkan karena adanya perubahan pada tubuh akibat pertambahan berat badan di antaranya ketidakseimbangan hormon dan gangguan pada pembuluh darah. Lalu, bagaimana sebenarnya obesitas dan disfungsi ereksi dapat berkaitan satu sama lain? berikut penjelasannya.

Hubungan obesitas dan disfungsi ereksi

Sebuah studi beberapa tahun lalu menunjukkan obesitas memiliki dampak signifikan pada kesehatan seksual seseorang. Penelitian ini diterbitkan oleh The Journal of Sexual Medicine, melibatkan 2.435 pasien pria Italia yang mencari pengobatan rawat jalan untuk disfungsi seksual pada tahun 2001- 2007. Sebanyak 41,5% responden memiliki berat badan normal, 42,4% memiliki kelebihan berat badan, 12,1% mengalami obesitas, dan 4% mengalami obesitas berat dengan usia rata-rata 52 tahun.

Pasien menjalani tes darah dan USG Doppler penis untuk mengukur aliran darah di penis mereka. Pasien juga menjalani wawancara tentang kondisi disfungsi ereksi meerka dan menyelesaikan kuesioner mengenai kesehatan mental.

Giovanni Corona, MD, dari Universitas Florence dan rekannya menemukan bahwa tingkat obesitas memiliki korelasi dengan penurunan testosteron tubuh. Hasilnya, semakin parah obesitas maka akan semakin rendah tingkat testosteronnya.

Studi ini juga menyimpulkan bahwa kondisi yang berkaitan dengan obesitas termasuk hipertensi (tekanan darah tinggi) menjadi penyebab paling signifikan terhadap kesehatan mental yang berhubungan dengan obesitas. Aliran darah penis yang abnormal juga berkaitan dengan adanya tekanan darah tinggi.

Bagi pria, dampak obesitas pada fungsi seksual tampaknya menjadi masalah fisik, bukan harga diri atau emosional. Mario Maggi, MD, dan rekannya sebagai penulis studi ini menyatakan bahwa hubungan antara obesitas dan disfungsi ereksi mungkin bisa menjadi motivasi yang berguna bagi pria untuk meningkatkan pilihan gaya hidup.

Baca juga: Penyebab Obesitas yang Perlu Dihindari

Obesitas Menyebabkan Disfungsi Ereksi

Ada beberapa faktor obesitas yang dapat menyebabkan disfungsi ereksi di antaranya:

1. Faktor Psikologis

Banyak penderita obesitas merasa tidak nyaman dengan kondisi tubuhnya. Ha ini membuat mereka merasa rendah diri. Orang yang obesitas juga akan menghadapi diskriminasi serta pandangan yang kurang bagus di mata masyarakat. Hasilnya akan menciptakan hambatan sosial serta psikologis bagi penderita. Masalah inilah yang akan membuat kinerja seksual menurun.

2. Adanya Gangguan Sistem Vaskular

Pria dengan obesitas akan mengalami hambatan aliran darah menuju penis, walaupun mereka sedang terangsang hebat. Kegemukan memengaruhi aliran darah yang mengalir ke penis. Pembuluh darah dapat menyempit karena timbunan lemak sehingga sulit mengalirkan darah secara lancar.

3. Kerusakan Lapisan Endothelium pada Penis

Endothelium adalah sebuah lapisan sel yang melindungi pembuluh darah dari jantung hingga jaringan terkecil dalam tubuh. Jika ada faktor yang menyebabkan terjadinya gangguan pada bagian ini, maka kinerja sistem vaskular dan fungsi ereksi akan berkurang. Obesitas pun menjadi penyebab utama penyakit vaskular dan disfungsi ereksi.

4. Ateroklerosis

Ateroklerosis merupakan pengerasan pembuluh arteri akibat adanya lemak yang mengendap bersama kolesterol. Ketika hal in terjadi pada arteri penis, aliran darah akan tertutup yang mengurangi kemampuan ereksi seorang pria.

5. Hipogonadisme

Hipogonadisme merupakan kondisi pria yang testisnya tidak bekerja normal untuk memproduksi testosteron. Sebuah studi melaporkan bahwa lingkar pinggang dan jumlah lemak berbanding terbalik dengan kadar testosteron dalam darah.

Testoseron merupakan hormon utama pda pria. Hormon inilah yang memberikan ciri fisik yang khas pada seorang pria mulai dari suara yang dalam, tumbuhnya jenggot dan kumis, dan tak ketinggalan produksi sperma serta libido.

Baca juga: Cara Mencegah Obesitas pada Anak dan Orang Dewasa

Cara mengatasi disfungsi ereksi pada obesitas

Berita baik bagi Anda, disfungsi ereksi pada pria yang obesitas dapat diatasi apabila Anda mulai menjalani gaya hidup sehat. Mengonsumsi makanan sehat, olahraga teratur, dan berhenti merokok dapat membantu meredakan disfungsi ereksi.

Pria yang berhasil menurunkan berat badannya menuju ke berat ideal akan dapat memperbaiki kondisi disfungsi ereksi yang dialaminya. Mengubah pola hidup menjadi lebih aktif dan rutin berolahraga juga dapat mengurangi risiko serta mencegah Anda terkena disfungsi ereksi.

Sebuah penelitian menyebutkan, hanya dengan berhasil menurunkan berat badan sebanyak 10% dari berat badan awal dalam dua bulan telah dapat membantu Anda untuk memperbaiki fungsi ereksi. Menurunkan berat badan memang bukanlah hal yang mudah, namun percayalah efek jangka panjang yang bisa didapatkan untuk kesehatan Anda akan sepadan.

Baca juga : Ide Olahraga untuk Orang Obesitas yang Mudah Dilakukan

Catatan dari SehatQ

Tubuh yang terlalu gemuk membuat banyak pria merasa rendah diri sekaligus sulit untuk ereksi. Biarpun begitu, disfungsi ereksi ini tetap bisa diatasi dengan serius menurunkan berat badan. Mintalah bantuan kepada dokter untuk melakukan diet yang aman.

Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar diet yang aman, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

disfungsi ereksiobesitas

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved