Obat Vertigo untuk Ibu Menyusui yang Aman, Ini 4 Rekomendasinya


Tidak ada obat vertigo untuk ibu menyusui yang diresepkan secara khusus oleh dokter. Namun, Anda bisa juga mengatasi vertigo tanpa obat dengan berbaring dan mempraktekkan manuver Epley.

(0)
minum obat vertigo yang aman untuk ibu menyusuiPastikan Anda sudah berkonsultasi dengan dokter sebelum minum obat vertigo jika sedang menyusui
Vertigo adalah salah satu jenis sakit kepala berat yang kerap melanda ibu menyusui. Namun, menangani gejala vertigo di masa menyusui bisa jadi sedikit lebih sulit karena busui tidak boleh minum sembarang obat. Ada kemungkinan zat obat dapat terserap ke dalam ASI dan ikut terminum bayi. Oleh karenanya, jangan asal pilih obat vertigo untuk ibu menyusui.Lantas apa penyebab dari kondisi ini dan adakah obat vertigo untuk ibu menyusui yang aman dan efektif? Berikut ulasan selengkapnya.

Penyebab sakit kepala atau vertigo pada ibu menyusui

Ada banyak penyebab vertigo yang bisa dialami ibu menyusui. Bangun setelah menyusui dalam posisi berbaring bahkan bisa menyebabkan pusing atau vertigo mendadak yang bisa berlangsung sekitar 30 detik setelah Anda berdiri. Selain itu, perubahan hormon setelah melahirkan, komplikasi akibat persalinan dan konsumsi obat-obatan tertentu selama hamil bisa memicu sakit kepala dan kelelahan pada ibu menyusui.Dikutip dari American Academy of Otolaryngology, dehidrasi pada ibu menyusui juga bisa menyebabkan sakit kepala. Gula darah yang rendah juga menjadi salah satu penyebab vertigo paling umum yang biasanya menyerang ibu. Itulah sebabnya mengapa ibu menyusui membutuhkan lebih banyak kalori daripada saat mereka sedang hamil. Vertigo juga bisa disebabkan karena infeksi telinga bagian dalam. Penyebab lain yang memungkinkan terjadinya vertigo pada ibu menyusui adalah alergi, penyakit Meniere, neuritis vestibular, cedera kepala hingga masalah jantung.

Obat vertigo untuk ibu menyusui di apotek

Jika Anda mengalami pusing berputar yang mengganggu, Anda dapat mengonsumsi obat vertigo yang aman untuk ibu menyusui berikut setelah sebelumnya berkonsultasi dengan dokter.

1.Betahistine (Mertigo)

Dikutip dari Specialist Pharmacy Service (SPS) UK, betahistine dapat digunakan untuk gangguan vestibular seperti vertigo dan meniere. Salah satu merek dagang obat Betahistine yang paling umum dikonsumsi adalah Mertigo.Selain mengobati vertigo, obat ini juga digunakan untuk mengatasi gejala penyakit meniere yang meliputi telinga berdenging, dan gangguan pendengaran. Dosis obat betahistine yang biasa diresepkan adalah 1-2 tablet tiga kali sehari dan dianjurkan untuk dikonsumsi setelah makan. Anda tidak diperbolehkan mengurangi atau menambah dosis tanpa persetujuan dokter. Adapun efek samping yang dapat ditimbulkan dari mengonsumsi obat vertigo untuk ibu menyusui ini adalah:
  • Mual dan ingin muntah.
  • Gangguan pencernaan.
  • Sakit kepala.
  • Gejala alergi berat, seperti pembengkakan wajah, bibir, lidah atau leher, hilang kesadaran dan sulit bernapas.
Keamanan obat ini untuk ibu hamil dan menyusui belum dapat dipastikan. Maka, dokter biasanya akan memberikan obat ini bila manfaat yang didapatkan dianggap lebih besar dari kemungkinan risiko yang ditimbulkan.Pastikan Anda sudah berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini.

2. Prochlorperazine

Dikutip dari Breastfeeding and Medication Inggris, obat vertigo untuk ibu menyusui selanjutnya yang biasa dikonsumsi adalah Prochlorperazine. Ini adalah obat yang biasa digunakan untuk meredakan gejala mual dan muntah akibat vertigo.Menurut Food and Drugs Administration (FDA), obat ini masuk dalam kategori C untuk ibu hamil.  Obat kategori C artinya potensi efek samping pada bayi belum diketahui karena terbatasnya bukti penelitian, tapi tetap aman dikonsumsi ibu menyusui.Dosis Prochlorperazine umumnya diminum 6-8 jam sekali dengan dosis yang disesuaikan secara bertahap pada setiap individu. Oleh sebab itu, mengonsumsi obat ini haruslah berada di bawah pengawasan dokter.Adapun efek samping dari penggunaan obat ini adalah mengantuk, pusing, amenore, penglihatan kabur, hipotensi dan reaksi kulit lainnya. Jika tubuh mengalami reaksi yang tidak normal seperti demam, nyeri di tenggorokan atau tanda infeksi lainnya, maka hentikan konsumsi obat dan segera berkonsultasi ke dokter.

3. Meclizine

Beberapa obat yang masuk dalam golongan meclizine seperti antivert, bonine dan meclicot adalah jenis obat yang dapat digunakan untuk mengobati mual, muntah dan vertigo. Efek obat ini pada ibu menyusui belum diketahui secara pasti. Untuk itu, mengonsumsi obat ini haruslah di bawah pengawasan dokter. Adapun dosis yang umumnya diresepkan adalah diminum setiap 4-8 jam dengan dosis  yang diresepkan dokter. Efek samping dari minum obat ini adalah menyebabkan kantuk.

4. Benzodiazepin

Dikutip dari Vestibular Disorders Association, obat benzodiazepin yang termasuk diazepam, clonazepam, lorazepam, dan alprazolam adalah obat antidepresan yang juga bisa mengatasi gejala vertigo akut.Obat ini dapat meredakan kecemasan dan kepanikan akibat vertigo. Kemungkinan efek samping yang ditimbulkan adalah habituasi, mengantuk, hingga gangguan memori.Obat ini termasuk dalam golongan D untuk ibu hamil yang berarti sudah terbukti berisiko pada janin. Untuk itu, mengonsumsi benzodiazepin dengan dosis dan aturan pakainya haruslah atas persetujuan dokter. 

Obat vertigo untuk ibu menyusui yang alami

Sebenarnya tidak ada obat vertigo untuk ibu menyusui yang diresepkan secara khusus oleh dokter. Guna mengatasi vertigo tanpa obat, Anda bisa melakukan sejumlah cara berikut:
  • Cukup istirahat dan jangan banyak bergerak dulu.
  • Hindari gerakan secara tiba-tiba dan kepala mendongak ke atas.
  • Berbaring atau tidur dengan beberapa bantal mengganjal posisi kepala agar lebih tinggi.
  • Makan makanan sehat yang bergizi.
  • Minum air putih minimal 2 liter per hari.
  • Hindari pekerjaan yang membuat Anda banyak membungkuk atau berjongkok.
  • Praktekkan manuver Epley. 
Obat vertigo alami untuk ibu menyusui juga bisa dengan meminum teh jahe yang dicampur madu. Selain itu penuhi asupan harian Anda dengan makan makanan yang tinggi vitamin D. Ini karena kekurangan vitamin D diketahui dapat memperburuk gejala vertigo.Selain makanan yang mengandung vitamin D, konsumsi juga makanan yang kaya vitamin A, B dan E seperti kacang almond.Jika Anda ingin berkonsultasi langsung pada dokter terkait kondisi ini, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Download gratis sekarang di Google Play dan Apple Store.
minum obat saat menyusuiibu menyusuivertigosakit kepalapusingminum obat
SPS NHS. https://www.sps.nhs.uk/articles/safety-in-lactation-drugs-used-in-nausea-and-vertigo-2.Diakses pada 28 Januari 2021Breastfeeding and Medication. https://breastfeeding-and-medication.co.uk/fact-sheet/breastfeeding-and-labarynthitis-vertigodiakses pada 28 Januari 2021NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK501435/Diakses pada 28 Januari 2021Hello Mother Hood. https://www.hellomotherhood.com/what-are-the-danger-signs-of-natural-gas-4857167.htmlDiakses pada 28 Januari 2021Mother to Baby. https://mothertobaby.org/fact-sheets/meclizine-pregnancy/Diakses pada 28 Januari 2021Vestibular. https://vestibular.org/article/diagnosis-treatment/treatments/medication/Diakses pada 28 Januari 2021FDA. https://www.accessdata.fda.gov/drugsatfda_docs/label/2010/089903s018lbl.pdfDiakses pada 28 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait