Obat Triptan untuk Atasi Serangan Migrain, Kenali Efek Sampingnya

(0)
08 Aug 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Triptan adalah obat yang dikonsumsi untuk mengatasi serangan migrainTriptan dapat membantu mengatasi serangan migrain akut
Migrain merupakan sakit kepala berdenyut yang biasanya terjadi di satu sisi kepala. Pada beberapa kasus, sakit kepala ini dapat diatasi dengan pereda nyeri biasa seperti ibuprofen. Namun, beberapa kasus migrain akan perlu ditangani dengan kelompok obat-obatan yang disebut triptan. Kenali cara kerja triptan serta efek samping obat-obatnya.

Mengenal apa itu triptan

Triptan adalah kelas obat yang dikonsumsi untuk mengatasi migrain akut. Obat triptan biasanya menjadi alternatif apabila obat pereda nyeri dan pereda nyeri antiradang tidak mampu mengatasi migrain yang dialami pasien .Sebagai obat migrain, triptan akan membantu mengatasi gejala yang dirasakan pasien, termasuk nyeri kepala, mual dan muntah, serta sensitif terhadap cahaya dan bunyi-bunyian. Sebagian besar pasien migrain dapat terbantu dengan obat triptan setelah dua jam penggunaan atau pemberian obat.Obat-obat triptan bekerja dengan meniru cara kerja ‘senyawa kebahagiaan’ tubuh yang disebut serotonin. Penggunaan obat ini akan memicu konstriksi (penyempitan) pembuluh darah, mengurangi peradangan, dan kemudian menghentikan migrain.Walau ampuh mengatasi migrain, triptan tidak dapat mencegah terjadinya sakit kepala ini.

Jenis-jenis obat triptan

Terdapat tujuh jenis obat triptan untuk menangani migrain. Tujuh obat tersebut, yaitu:
  • Almotriptan
  • Sumatriptan
  • Eletriptan
  • Frovatriptan
  • Naratriptan
  • Rizatriptan
  • Zolmitriptan
Obat triptan
Triptan digunakan untuk mengatasi migrain akut
Obat-obatan triptan di atas umumnya diberikan dalam bentuk tablet. Namun, obat ini juga tersedia dalam bentuk nasal spray dan injeksi.

Efek samping obat-obat triptan

Seperti obat keras lainnya, triptan juga berisiko menimbulkan efek samping tertentu. Beberapa efek samping obat-obatan triptan, yaitu:
  • Pusing
  • Mulut kering
  • Perasaan berat di wajah, lengan, kaki, dan dada
  • Mengantuk
  • Lemah otot
  • Kemerahan pada kulit yang terjadi dengan cepat
  • Mual
  • Reaksi kulit, jika pasien menerima obat-obat triptan dalam bentuk injeksi
  • Sesak di tenggorokan
  • Sensasi kesemutan
Pada banyak kasus, efek samping di atas cenderung bersifat ringan dan dapat hilang dengan sendirinya. Sebagian besar pasien migrain akut juga bisa menoleransi obat triptan dengan baik.Hanya saja, pada kasus yang jarang terjadi, triptan dikaitkan dengan serangan jantung dan stroke. Pasien pria dengan usia di atas 40 tahun atau wanita di atas 55 tahun akan perlu menerima pemeriksaan secara mendalam sebelum diresepkan obat-obat triptan di atas.

Kelompok pasien yang tidak bisa mengonsumsi triptan

Triptan dapat berefek pada  penyempitan pembuluh darah sehingga beberapa kelompok individu tidak dapat menggunakan obat ini. Beberapa penyakit yang pasiennya mungkin tidak akan diresepkan triptan, yaitu:
  • Tekanan darah tinggi
  • Penyakit jantung
  • Kolesterol tinggi
  • Rasa sakit di dada
  • Masalah pada hati
  • Diabetes
  • Stroke
  • Migrain hemiplegia, di mana pasien menjadi lemah di satu sisi tubuh
  • Migrain dengan aura pada batang otak yang menyebabkan vertigo dan gangguan berbicara
Penting juga untuk diingat bahwa triptan dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu, termasuk:

Risiko lain yang dapat ditimbulkan triptan

Selain efek samping dan peringatan di atas, penting untuk diperhatikan bahwa penggunaan  triptan terlalu sering dapat memicu medication-overuse headache (MOH). MOH menyebabkan sakit kepala dengan nyeri tumpul yang terjadi secara konstan.MOH dapat dicegah dengan penggunaan triptan bijak. Misalnya, dokter mungkin akan menganjurkan agar Anda tak menggunakan obat ini 2-3 kali dalam seminggu atau tidak boleh dikonsumsi selama 10 hari dalam satu bulan. Apabila pasien terlanjur mengalami MOH, beberapa obat membantu mengatasi masalah ini. Obat tersebut termasuk antidepresan, obat hipertensi (beta-blocker dan calcium channel blocker), serta beberapa obat antikejang.

Catatan dari SehatQ

Triptan adalah kelompok obat yang membantu mengatasi serangan migrain akut. Walau cenderung efektif, obat ini dapat menimbulkan efek samping tertentu. Obat ini juga tidak dapat dikonsumsi oleh pasien dengan penyakit tertentu, seperti pasien tekanan darah tinggi dan pasien diabetes.
migrainsakit kepalasakit kepala sebelah
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/migraine-headache
Diakses pada 27 Juli 2020
National Headache Foundation. https://headaches.org/2007/11/19/facts-about-triptans
Diakses pada 27 Juli 2020
Web MD. https://www.webmd.com/migraines-headaches/qa/what-are-the-seven-triptan-drugs-to-ease-migraines
Diakses pada 27 Juli 2020
Web MD. https://www.webmd.com/migraines-headaches/triptans-migraines
Diakses pada 27 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait