Mengenal Berbagai Obat Sariawan Anak yang Ampuh dari Medis hingga Alami

(0)
Obat sariawan anak yang direkomendasikan dokterPastikan berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum memberikan obat sariawan untuk anak agar terjamin aman
Stomatitis aphtosa atau sariawan dapat dialami oleh siapa pun, tak terkecuali pada anak-anak. Kemunculan luka sariawan dapat menyebabkan rasa nyeri hingga mungkin membuat anak jadi tidak nafsu makan. Tak perlu khawatir, ada berbagai pilihan obat sariawan untuk anak yang aman dan ampuh digunakan.

Mengenal penyebab sariawan pada anak

Stomatitis aphtosa atau sariawan adalah luka kecil di mulut berwarna putih yang muncul di bagian mulut mana saja. Mulai dari gusi, bibir, langit-langit mulut, sisi dalam pipi, lidah, hingga tenggorokan. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa nyeri bahkan membuat anak tidak mau makan.Sariawan umum terjadi pada anak-anak dan remaja pada rentang usia 10-19 tahun. Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan atau meningkatkan risiko munculnya sariawan pada anak, yaitu:
  • Sistem imun tubuh anak melemah
  • Infeksi virus dan bakteri
  • Kurang terjaganya kesehatan mulut dan gigi
  • Kekurangan nutrisi tertentu, seperti zat besi, zinc, asam folat, atau vitamin B12
  • Alergi terhadap makanan atau minuman tertentu, seperti cokelat, keju, kacang-kacangan, telur, dan buah-buahan bercita rasa asam (seperti, jeruk, stroberi)
  • Efek samping obat-obatan tertentu
  • Iritasi atau gesekan akibat penggunaan behel gigi
  • Luka gigitan di mulut, bibir, atau lidah
  • Stres

Pilihan obat sariawan untuk anak yang aman

Sama seperti sariawan pada orang dewasa, sariawan pada anak biasanya dapat sembuh dengan sendirinya dalam kurun waktu beberapa hari hingga hitungan minggu.Meski tidak membahayakan, rasa nyerinya seringkali menyakitkan, terlebih bila anak makan makanan yang bercita rasa asin atau pedas. Rasa nyeri tersebut yang membuat anak menjadi sulit makan atau berbicara.Nah, agar buah hati Anda tidak terus menerus meringis kesakitan akibat sariawan, Anda dapat memberikan obat sariawan untuk anak yang bisa didapat di apotek atau melalui resep dokter berikut ini:

1. Obat pereda nyeri

Salah satu obat sariawan untuk anak adalah obat pereda nyeri, seperti paracetamol atau ibuprofen. Kedua jenis obat pereda nyeri ini mudah ditemui di warung, toko obat, apotek, atau swalayan tanpa harus menebusnya dengan resep dokter.Sesuai namanya, obat pereda nyeri bekerja dengan meredakan rasa nyeri akibat timbulnya sariawan di area mulut.Meski aman digunakan oleh semua kalangan, termasuk anak-anak, pastikan Anda memberikan obat sariawan untuk anak ini sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Baca juga aturan pakai yang tertera pada bungkus kemasan secara saksama.Tak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan apoteker atau dokter jika Anda belum paham cara pakai obat pereda nyeri untuk mengatasi sariawan pada anak. Terlebih, apabila Si Kecil memiliki riwayat penyakit tertentu.

2. Obat antiseptik

Obat antiseptik, seperti chlorhexidine gluconate, juga dapat digunakan sebagai obat sariawan untuk anak.Dokter biasanya meresepkan obat ini untuk mencegah pertumbuhan bakteri jahat di area mulut sekaligus meringankan pembengkakan dan kemerahan akibat sariawan pada anak. Chlorhexidine gluconate untuk mengobati sariawan biasanya muncul dalam bentuk obat kumur.Gunakan obat ini setelah anak menyikat gigi sebanyak 2 kali sehari. Anda dapat mendampingi Si Kecil saat berkumur dan pastikan ia tidak menelan larutan chlorhexidine ini. Kemudian, minta anak Anda agar tidak langsung makan dan minum setelah berkumur agar obat sariawan untuk anak ini dapat bekerja lebih maksimal.

3. Obat kortikosteroid

Untuk mengobati sariawan pada anak yang ukurannya besar dan luas, Anda bisa memberikan salep mulut yang mengandung obat golongan kortikosteroid, seperti triamcinolone acetonide.Jenis obat sariawan untuk anak ini bekerja dengan mengurangi pembengkakan yang disebabkan oleh sariawan. Namun, perlu diingat bahwa triamcinolone acetonide hanya dapat diperoleh melalui resep dokter.Anda dapat memberi obat sariawan untuk anak ini sesuai dengan dosis yang dianjurkan oleh dokter. Jangan mengubah dosis tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

4. Obat topikal

Obat sariawan untuk anak berikutnya adalah obat topikal. Obat topikal tersedia dalam bentuk pasta, krim, gel, atau cairan yang dioleskan tepat di atas permukaan yang sariawan. Anda dapat menemukannya di apotek dan toko obat atau menebusnya dengan resep dokter.Obat topikal bekerja dengan meringankan rasa nyeri sekaligus mempercepat proses penyembuhan sariawan. Ada berbagai kandungan obat topikal untuk mengobati sariawan, antara lain benzocaine, lidocaine, fluoxinonide, dan hidrogen peroksida.Anda dapat berkonsultasi dengan apoteker atau dokter terlebih dahulu guna menentukan mana obat sariawan untuk anak yang cocok untuk buah hati.Agar terjamin aman dan efektif, pastikan Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum memberikan obat sariawan untuk anak di atas, terutama anak di bawah usia 6 tahun.

Cara mengobati sariawan pada anak di rumah

Selain menggunakan obat dari dokter, Anda juga bisa melakukan perawatan rumahan guna mempercepat penyembuhan sariawan anak. Beberapa di antaranya meliputi:

1. Kumur air garam

Obat sariawan untuk anak yang alami adalah berkumur dengan air garam
Campurkan 1 sendok teh garam ke dalam segelas air hangat
Salah satu obat sariawan untuk anak secara alami adalah dengan berkumur air garam.Ya, bagi anak yang sudah berusia di atas 6 tahun, berkumur dengan air garam dapat membantu meredakan rasa nyeri akibat sariawan. Tak hanya itu, obat alami ini juga mampu mempercepat penyembuhan sariawan pada anak.Anda cukup melarutkan 1 sendok teh garam ke dalam segelas air hangat. Minta anak untuk berkumur menggunakan larutan ini selama 15-30 detik, lalu buang bekas air kumurnya. Lakukan langkah ini sebanyak 2-3 kali dalam sehari.Selain garam, Anda juga bisa menggunakan larutan baking soda sebagai bahan alami untuk mengobati sariawan pada anak.

2. Kompres dingin

Kompres dingin pada sariawan dapat membantu meringankan peradangan dan pembengkakan pada area mulut yang terluka. Dengan ini, rasa perih yang muncul dapat berkurang secara perlahan.Cara mengompres dingin untuk mengobati sariawan pada anak adalah bungkus beberapa buah es batu dengan kain atau handuk bersih. Tempelkan bungkusan es tersebut pada area yang mengalami sariawan.

3. Gunakan madu

Salah satu obat sariawan untuk anak yang alami adalah madu
Madu mengandung sifat antibakteri dan antiradang yang dapat mengobati sariawan
Madu juga menjadi salah satu obat sariawan untuk anak yang alami. Hal ini berkat kandungan sifat antibakteri dan antiradang di dalamnya.Bahkan, sebuah hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Quintessence International menyebutkan bahwa madu dapat membantu mengurangi rasa nyeri, ukuran, dan kemerahan pada sariawan.Akan tetapi, perlu dipahami bahwa tidak semua madu dapat dijadikan sebagai obat sariawan untuk anak. Pilihlah madu manuka, yaitu jenis madu yang tidak dipasteurisasi sehingga masih terdapat kandungan nutrisi alami di dalamnya.Untuk menggunakannya, cukup oleskan madu manuka ke area mulut yang sariawan sebanyak 4 kali sehari agar sariawan pada anak lebih cepat sembuh.

4. Kompres dengan kantong teh celup

 Melakukan kompres kantong teh celup juga dapat dilakukan untuk mengobati sariawan anak. Anda cukup menempelkan kantong teh celup bekas atau yang sudah dibasahi pada bagian mulut yang terluka, lalu diamkan selama beberapa menit.Kandungan tanin yang terdapat di dalam satu kantong teh hitam dapat membantu mengurangi rasa sakit yang ditimbulkan dari luka sariawan. Senyawa tanin juga umumnya ditemukan di dalam beberapa obat antinyeri.

5. Penuhi kebutuhan nutrisi anak

Saat anak sedang mengalami sariawan, anak akan menjadi malas makan dan minum karena sakit yang dirasakannya. Padahal, anak harus mencukupi kebutuhan nutrisi dan cairannya agar tetap sehat dan segera pulih.Hindari konsumsi makanan pedas, asam, terlalu panas, atau bertekstur keras untuk memudahkan anak mengunyah dan menelan makanan. Sebagai gantinya Anda dapat memberikan makanan yang lebih lembut dan mudah ditelan, seperti bubur dan sup.Pastikan anak mengonsumsi air putih secara teratur untuk mencegahnya mengalami dehidrasi.

6. Jaga kebersihan mulut anak

Selain kelima obat sariawan untuk anak alami di atas menjaga kebersihan gigi dan mulut anak juga perlu Anda perhatikan untuk dapat membantu mempercepat proses penyembuhan sariawan pada anak.Pastikan anak rutin menyikat gigi 2 kali sehari dengan menggunakan pasta gigi khusus anak, dan pastikan pula Anda memilih sikat gigi berbulu lembut untuk buah hati Anda agar tidak menambah iritasi dan luka pada sariawan.Hindari menyikat gigi terlalu keras sebab bisa memperburuk sariawan.

Catatan dari SehatQ

Jika sariawan pada anak semakin terasa menyakitkan, berlangsung selama lebih dari beberapa minggu, berjumlah banyak, berukuran sangat besar, atau kembali muncul, sebaiknya segera periksakan anak Anda ke dokter. Dokter mungkin akan memberikan rekomendasi obat sariawan untuk anak lainnya sesuai dengan kondisi anak Anda.
sariawan
Healthline. https://www.healthline.com/health/dental-and-oral-health/how-to-get-rid-of-canker-sores
Diakses pada 6 Mei 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320015
Diakses pada 6 Mei 2020
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/recurrent-mouth-ulcers-and-canker-sores-2633514
Diakses pada 6 Mei 2020
Web Md. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-9/triamcinolone-acetonide-injection/details
Diakses pada 6 Mei 2020
Web Md. https://www.webmd.com/oral-health/guide/stomatitis-causes-treatment#1
Diakses pada 6 Mei 2020
Web Md. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-5356/chlorhexidine-gluconate-mouth-and-throat/details
Diakses pada 6 Mei 2020
Stanford Children’s Health. https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=aphthous-stomatitis-90-P01843
Diakses pada 6 Mei 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/canker-sore/diagnosis-treatment/drc-20370620
Diakses pada 6 Mei 2020
Raising Children. https://raisingchildren.net.au/guides/a-z-health-reference/mouth-ulcers
Diakses pada 6 Mei 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/25019115
Diakses pada 6 Mei 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/stomatitis
Diakses pada 15 September 2020
Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/recurrent-mouth-ulcers-and-canker-sores-2633514
Diakses pada 15 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait